Peduli Sampah Tekstil, Sejauh Mata Memandang Gelar Pameran Bumi Rumah Kita

Vania Rossa | Suara.com

Sabtu, 08 Mei 2021 | 22:14 WIB
Peduli Sampah Tekstil, Sejauh Mata Memandang Gelar Pameran Bumi Rumah Kita
Sejauh Mata Memandang Gelar Pameran Bumi Rumah Kita. (Dok. SMM)

Suara.com - Topik mengenai permasalahan sampah rasanya masih hangat untuk diperbincangkan saat ini, mengingat bahwa penimbunan sampah akan terus meningkat seiring dengan pertambahan penduduk Indonesia dan pola konsumsi yang tidak benar. Dan salah satu yang menjadi perhatian Sejauh Mata Memandang (SMM) adalah sampah tekstil sebagai hasil limbah industri fesyen.

Chitra Subyakto, Pendiri dan Direktur Kreatif SMM menjelaskan “Perhatian khusus yang memicu Sejauh Mata Memandang untuk terus berkarya, salah satunya adalah fakta menyedihkan mengenai keadaan bumi yang kini darurat sampah, khususnya Indonesia, dengan timbunan sampah per tahun yang mencapai 13 juta ton. Ditambah lagi, dari banyaknya timbunan sampah setiap tahunnya, sebesar 46% sampah ternyata masih tidak terkelola. Oleh karena itu, kami secara konsisten menggelar berbagai inisiatif yang memungkinkan setiap orang untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah yang bertanggung jawab sekaligus dapat menyelamatkan bumi.”

Inisiatif Sejauh Mata Memandang (SMM) dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi sampah, khususnya sampah tekstil, ditunjukkan dalam pameran dengan tajuk “Bumi Rumah Kita”. Didukung penuh oleh Wardah & Taco, juga bekerja sama dengan Senayan City, pameran ini digelar di Senayan City Lantai 1, Jakarta Pusat, dari 29 April - 1 Agustus ini 2021.

Pameran ini melibatkan masyarakat untuk bersama-sama mengubah perilaku, menciptakan ekosistem, dan menjadi komunitas yang ramah lingkungan dengan berdasarkan 4 prinsip, yaitu (1) kurangi, (2) gunakan kembali, (3) daur ulang, dan (4) terbarukan.

Drop box di Pameran Bumi Rumah Kita. (Dok. SMM)
Drop box di Pameran Bumi Rumah Kita. (Dok. SMM)

Pameran Bumi Rumah Kita merupakan implikasi dari tekad SMM untuk berkontribusi dalam membuat dunia lebih ramah lingkungan. Selama pameran berlangsung SMM menyediakan area dropbox, dimana setiap pengunjung dapat memasukan sampah seperti styrofoam, kantong plastik, bubble wrap, botol plastik (pet), sachet, sampah kertas bekas (majalah, koran, buku, kardus), kemasan kaleng, makanan kaleng, alumunium, sampah produk kecantikan, dan sampah tekstil untuk upcycle dan recycle.

Jaclyn Halim, GM Leasing & Marketing Communications Senayan City, mengatakan pihaknya senang dapat kembali berkolaborasi dengan Sejauh Mata Memandang. Hal ini karena program yang diadakan oleh Sejauh Mata Memandang dalam Pameran Bumi Rumah Kita sejalan dengan #SCCONSCIOUS, sebuah kampanye yang dijalankan oleh Senayan City untuk terus mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan lingkungan melalui gaya hidup yang lebih baik.

Sejauh Mata Memandang Gelar Pameran Bumi Rumah Kita. (Dok. SMM)
Sejauh Mata Memandang Gelar Pameran Bumi Rumah Kita. (Dok. SMM)

Pada pameran ini, SMM juga berkolaborasi dengan generasi muda Indonesia untuk menciptakan inovasi dari pengolahan sampah, antara lain; (1) Rekosistem sebagai partner dalam mendistribusikan dan mengolah sampah yang terkumpul pada pameran Bumi Rumah Kita, masyarakat juga dapat melakukan partisipasinya dengan mengirimkan langsung sampah anorganiknya dengan menggunakan aplikasi Rekosistem agar nantinya dapat didaur ulang. (2) Rebricks juga berkontribusi dengan menciptakan inovasi dalam mendaur ulang sampah sachet menjadi paving block, (3) Mortier mendaur ulang tutup botol menjadi meja, rumah rio, rumah tanaman, dan kursi, serta (4) Alvin T yang mendayagunakan ulang sampah tekstil dan kayu bekas menjadi furniture baru, (5) Setali mendayagunakan ulang sampah tekstil menjadi karpet anyam, dan (6) Pable yang mendaur ulang sampah tekstil menjadi bahan baru.

Chitra menambahkan bahwa setiap pembelian satu baju dari Sejauh Mata Memandang, konsumen telah berkontribusi membantu menyelamatkan lingkungan dengan ikut menanam 1 pohon di Hutan Lindung Leuser, Aceh.

Koleksi Daur dari SMM meliputi jenis produk yang cukup beragam, seperti selop, tas serbaguna, bantal, masker kain, topi, dan koleksi pakaian daur.

Selain itu, SMM juga menghadirkan Bingkisan Hari Raya yang meliputi Bingkisan Raya, Bingkisan Fitri, dan Sayang Sandang Sayang Alam. Setiap bingkisannya mengajak pecinta SMM untuk semakin bijak dalam mengkonsumsi produk, khususnya produk fesyen berkelanjutan yang diharapkan dapat mengurangi limbah tekstil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamatkan Bumi dari Limbah Fesyen, Yuk Lakukan Recycle dan Upcycle!

Selamatkan Bumi dari Limbah Fesyen, Yuk Lakukan Recycle dan Upcycle!

Lifestyle | Rabu, 10 Maret 2021 | 14:53 WIB

JFW 2021, Sejauh Mata Memandang Kenalkan Bahan Daur Ulang Ramah Lingkungan

JFW 2021, Sejauh Mata Memandang Kenalkan Bahan Daur Ulang Ramah Lingkungan

Lifestyle | Selasa, 01 Desember 2020 | 21:55 WIB

Mengenal Pable, Pengolah Limbah Tekstil di Indonesia

Mengenal Pable, Pengolah Limbah Tekstil di Indonesia

Tekno | Senin, 23 November 2020 | 15:42 WIB

Terkini

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:51 WIB

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:38 WIB

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:32 WIB

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:11 WIB

Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan

Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 19:56 WIB

5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural

5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 19:00 WIB

Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet

Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 17:29 WIB

Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan

Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 17:11 WIB