Sivera Dian Getrida, Perempuan Tangguh di Industri Energi dan Petrokimia

Vania Rossa

Selasa, 25 Mei 2021 | 07:32 WIB
Sivera Dian Getrida, Perempuan Tangguh di Industri Energi dan Petrokimia
Sivera Dian Getrida, Perempuan Tangguh di Industri Energi dan Petrokimia . (PT Pupuk Kalimantan Timur)

Suara.com - Lingkungan industri pabrik energi dan petrokimia masih menjadi ladang pekerjaan yang didominasi oleh kaum pria. Namun stereotip ini dipatahkan oleh PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT). BUMN produsen pupuk dengan pabrik penghasil urea terbesar di Indonesia ini memiliki sosok srikandi yang turut andil dalam menjaga stabilitas operasional pabrik. Sivera Dian Getrida, atau yang akrab disapa Dian, merupakan salah satu perempuan tangguh yang kini mengemban posisi sebagai Vice President (VP) Laboratorium di PKT. Dari total 90 anggota tim, hanya 13 orang di antaranya yang merupakan perempuan.

Sebagai VP Laboratorium, perempuan yang telah memulai karirnya di PKT dari 30 tahun silam ini juga bertanggung jawab untuk memastikan semua peralatan dan fasilitas penunjang di laboratorium berjalan dengan baik. Tak jarang, Dian pun harus melakukan negosiasi dengan kepala unit kerja lain di area pabrik yang juga didominasi kaum pria. Meskipun berada pada area pekerjaan yang didominasi oleh kaum pria, Dian menilai dukungan perusahaan terhadap ekosistem bekerja bagi perempuan patut untuk diapresiasi.

“Budaya timur dan barat memang beda dalam menanggapi perempuan yang bekerja. Namun sebagai perusahaan BUMN, sejak 1989 PKT sudah sangat mendukung kemajuan perempuan dengan menempatkan perempuan di berbagai posisi strategis perusahaan, termasuk di area yang masih didominasi oleh kaum pria. Teman-teman kerja pria pun menghormati dan mendukung para perempuan yang bekerja di area mereka, dengan cara mereka,” ungkap Dian, mengutip siaran pers yang diterima Suara.com.

Sebelum menjabat sebagai VP Laboratorium, sosok srikandi PKT ini juga sempat menduduki jabatan VP di Departemen Proses dan Pengelolaan Energi (PPE). Departemen tersebut juga tak kalah menantang, karena dirinya hanya sebagian kecil perempuan dari total anggota tim yang merupakan kaum pria.

Meskipun pekerjaan yang digelutinya sangat identik dengan pekerjaan kaum pria, namun sejak awal bergabung dengan PKT, wanita lulusan Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) itu selalu memiliki prinsip bahwa perempuan mempunyai kesempatan yang sama dalam bidang pendidikan dan pekerjaan.

“Saya percaya tidak ada pekerjaan yang hanya bisa dilakukan kaum pria. Karakteristik perempuan yang (secara umum) lebih teliti, detail, mampu berkomunikasi secara verbal, serta terbiasa multitasking, memberi nilai tambah terhadap nilai perempuan saat memasuki persaingan menuju posisi puncak, tak terkecuali di industri energi dan petrokimia ini. Sebagai seorang perempuan, kita seharusnya menggunakan karunia “keperempuanan” sebagai faktor pendukung bukan sebagai alat untuk meminta fasilitas atau pengecualian,” jelas wanita berumur 54 tahun ini.

Mengadopsi gaya kepemimpinan “ibu-ibu banget”, perempuan yang kini menahkodai sekitar 90 anggota tim di Departemen Lab itu juga bertekad untuk dapat mentransformasi sistem di departemennya menjadi digitalisasi secara menyeluruh, mulai dari pelatihan, sistem kerja, hingga pelaporan. Lebih lanjut, persoalan peran seorang ibu dengan perempuan pekerja juga tetap menjadi momok bagi setiap ibu yang bekerja. Namun bagi ibu dengan dua orang anak ini, dukungan dari suami serta membuat prioritas, menjadi kunci agar dirinya tetap mampu membagi waktu antara pekerjaan dengan tugasnya sebagai seorang ibu.

Di era modern yang serba digital saat ini, Dian berpesan bahwa kaum perempuan harus senantiasa bersyukur atas kesempatan yang diberikan bagi kaum perempuan.

“Di era modern, semangat Ibu Kartini lah yang harus tetap dihidupkan. Bagaimana kaum perempuan dapat memandang jauh ke depan walau banyak tekanan, namun semangat dan tekad tidak lantas surut. Bahkan tantangan tersebut dapat menjadi semangat bagi kaum perempuan untuk mencari jalan, agar cita-cita besarnya tercapai tanpa meninggalkan kodrat kewanitaannya,” jelas Dian.

baca juga

Menurutnya, pandemi juga tidak menjadi pembatas semangat dan keinginan untuk maju dan merubah keadaan. “Semangat Kartini di zamannya saja mampu melewati batasan negara. Terlebih sekarang kita hidup di zaman digital dan era sosial media yang dapat menjadi jendela bagi kaum perempuan untuk semakin melebarkan sayap,” tutup Dian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Pupuk Kaltim Jaga Operasional Tetap Stabil di Tengah Pandemi

Strategi Pupuk Kaltim Jaga Operasional Tetap Stabil di Tengah Pandemi

Press Release | Kamis, 04 Maret 2021 | 16:40 WIB

5 Perempuan Tangguh Siap Daki 5 Gunung Selama 50 Jam Non-Stop!

5 Perempuan Tangguh Siap Daki 5 Gunung Selama 50 Jam Non-Stop!

Your Say | Jum'at, 20 September 2019 | 17:00 WIB

Kisah Perempuan Paruh Baya Hidupi Keluarga Dari Jualan Cilok

Kisah Perempuan Paruh Baya Hidupi Keluarga Dari Jualan Cilok

Jabar | Kamis, 21 Maret 2019 | 11:06 WIB

Terkini

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

×