Ngeri! Tren Kecantikan Ekstrim di China, Potong Saraf Kaki Demi Betis Ramping

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 27 Mei 2021 | 12:06 WIB
Ngeri! Tren Kecantikan Ekstrim di China, Potong Saraf Kaki Demi Betis Ramping
Ilustrasi betis ramping. (Elements Envato)

Suara.com - Tren kecantikan semakin berkembang, namun tidak pernah terbayangkan jika ada tren memutus saraf kaki demi memiliki betis ramping. Ya, tren kecantikan ekstrim ini tengah menjamur di China, dan membuat para perempuan muda rela memutus saraf kaki mereka secara permanen.

Dikenal dengan istilah 'calf block', pada praktiknya membuat perempuan muda dan sehat memotong saraf di kaki yang dianggap tidak penting. Tujuannya agar otot betis tidak tumbuh dan membesar.

Menanggapi ini, Wakil Direktur Departemen Bedah Sendi dan Kedokteran Olahraga Dr. Zeng Chun mengaku kaget dan miris mengetahui tren potong saraf kaki ini. Pasalnya banyak orang yang ingin sarafnya kembali normal dan sehat, namun malah ada tren kecantikan yang berlawanan.

"Pasien dengan cedera saraf dan atrofi otot betis (otot betis mengecil) mengalami rasa sakit yang terus menerus dan sangat ingin menemukan cara untuk pulih. Saya tidak menyangka ada orang sehat yang secara sadar malah merusak saraf mereka," ungkap Dr. Zeng mengutip Oddity Central, Kamis (27/5/2021).

Ia kemudian menegaskan, jika tidak ada satupun saraf yang tidak penting. Bahkan jika saraf sudah rusak atau dirusak, kemungkinan besar kerusakan akan kembali terjadi di kemudian hari, dan jika sudah rusak maka saraf tidak akan kembali normal seperti sedia kala.

Tren kecantikan ini ramai dibicarakan di forum internet dan forum media sosial, di mana para penggunanya saling bertukar kiat dan saran untuk memiliki betis yang lebih ramping.

Namun sayangnya, hanya sedikit dari peserta forum tersebut yang menyadari konsekuensi dari prosedur kecantikan ini.

Pada situs Good Doctor Online yang populer di China, seorang perempuan yang menjalani prosedur ini mengaku tidak bisa berjalan dengan benar selama dua bulan, bagian bawah kakinya mengaku selalu mati rasa, dan ia tidak bisa berdiri.

Saat mengalami ini, perempuan tersebut mengaku khawatir dan takut, lantas bertanya pada dokter bagaimana cara memperbaikinya.

Sayangnya tren kecantikan ini semakin menjamur setelah para blogger dan vlogger kecantikan di China mempromosikannya. Meski, tren ini juga jadi perdebatan di kalangan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Kecantikan 2021: Makeup Natural dengan Kandungan Skincare

Tren Kecantikan 2021: Makeup Natural dengan Kandungan Skincare

Lifestyle | Rabu, 20 Januari 2021 | 18:06 WIB

Disebut Bakal Jadi Tren Kecantikan di 2021, Apa Itu Mochi Skin?

Disebut Bakal Jadi Tren Kecantikan di 2021, Apa Itu Mochi Skin?

Press Release | Kamis, 31 Desember 2020 | 01:40 WIB

Cantiknya Eksotis, 5 Tren Kecantikan Unik untuk Pemilik Kulit Gelap

Cantiknya Eksotis, 5 Tren Kecantikan Unik untuk Pemilik Kulit Gelap

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 19:46 WIB

Terkini

Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah

Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 10:30 WIB

5 Sepatu Hybrid dari Brand Lokal, Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Tinggi

5 Sepatu Hybrid dari Brand Lokal, Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Tinggi

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 09:54 WIB

4 Rekomendasi Parfum Aroma Peach dari Brand Lokal, Wangi Segar dan Tidak Pasaran

4 Rekomendasi Parfum Aroma Peach dari Brand Lokal, Wangi Segar dan Tidak Pasaran

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 09:44 WIB

7 Sabun Cuci Muka dengan Niacinamide untuk Memutihkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan

7 Sabun Cuci Muka dengan Niacinamide untuk Memutihkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 09:09 WIB

Satu Dekade Buttonscarves: Dari Mimpi Sederhana Menjadi Ikon Fashion Kebanggaan Indonesia

Satu Dekade Buttonscarves: Dari Mimpi Sederhana Menjadi Ikon Fashion Kebanggaan Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 08:45 WIB

Apa Maksud Hustle Culture? Mengenal Sisi Lain Budaya 'Gila Kerja'

Apa Maksud Hustle Culture? Mengenal Sisi Lain Budaya 'Gila Kerja'

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 08:30 WIB

Cara Cek Bansos Cair Bulan Ini untuk PKH dan BPNT, Ini Panduannya

Cara Cek Bansos Cair Bulan Ini untuk PKH dan BPNT, Ini Panduannya

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 07:55 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung pada 17 April 2026, Saatnya Memulai Babak Baru

5 Zodiak Paling Beruntung pada 17 April 2026, Saatnya Memulai Babak Baru

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 07:53 WIB

7 Moisturizer Terbaik di Indomaret untuk Atasi Flek Hitam

7 Moisturizer Terbaik di Indomaret untuk Atasi Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 07:40 WIB

Terpopuler: Gaji Manajer Koperasi Merah Putih, Harta Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Terpopuler: Gaji Manajer Koperasi Merah Putih, Harta Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 06:45 WIB