7 Aktivitas Saat Pandemi Untuk Hindari Depresi dan Kesepian

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 02 Juni 2021 | 07:30 WIB
7 Aktivitas Saat Pandemi Untuk Hindari Depresi dan Kesepian
Ilustrasi olahraga bersepeda. (Unsplash/@musicfox)

Suara.com - Pandemi rentan menyebabkan banyak orang merasakan gejala kesepian dan depresi. Hal ini umumnya dikarenakan masyarakat tidak lagi bebas melakukan kegiatan layaknya sebelum pandemi. Beberapa aktivitas banyak dilakukan secara virtual sehingga berpotensi mengurangi hangatnya interaksi antara manusia.

Berbagai literatur dan hasil riset mengungkapkan bagaimana gejala depresi dialami sejumlah kelompok masyarakat saat pandemi. Riset dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran mengungkapkan 47% responden mahasiswa mengaku mengalami gejala depresi. Media sosial juga diramaikan dengan keluhan dari berbagai pekerja kantoran akan burn out karena WFH.

Startup konseling online dan kesehatan mental terdepan di Indonesia, Riliv, percaya bahwa kebahagiaan bisa dimulai dari diri sendiri. Audrey Maximillian Herli, CEO Riliv, mengatakan bahwa setiap manusia memiliki kapabilitas untuk menciptakan kebahagiaan.

“Mungkin awalnya terasa sulit karena kita sudah menemukan pola bahagia yang dulu dibantu oleh kehadiran orang lain. Tetapi sekarang kondisinya berbeda, dan kita harus menemukan aktivitas agar bisa berdamai dengan situasi yang sedang dihadapi,” katanya, mengutip siaran pers yang diterima Suara.com.

Agar Anda bisa memulai langkah awal mengatasi rasa sepi dan mencegah depresi, Riliv membagikan 7 aktivitas positif yang bisa dilakukan saat pandemi. Aktivitas ini bisa membantu Anda lebih mengenal diri sendiri, menikmati waktu yang tersedia, dan tentunya menjadi lebih bahagia.

1. Meluangkan waktu untuk berolahraga sederhana
Anda bisa mencoba olahraga sederhana seperti bersepeda, berjalan kaki, atau jogging di daerah yang cukup aman. Bergerak membantu melancarkan sirkulasi darah dan berdampak pada mood bahagia. Anda juga akan fokus menikmati pergerakan badan dan lingkungan sekitar sehingga bisa lebih mindful.

Coba luangkan waktu di pagi hari saat masih sepi. Atau jika tidak memungkinkan, cobalah membiasakan berjalan kaki ke toko atau lokasi yang tidak jauh. Dengan begitu, Anda tidak akan lagi menghadapi situasi ‘nggak ngapa-ngapain’ yang bisa berujung pikiran negatif.

2. Kunjungi taman atau sekadar duduk di daerah penuh pohon
‘Forest bathing’ adalah konsep dari Jepang yang mengajak Anda menikmati suasana pepohonan. Aktivitas ini bisa membantu menurunkan stres dan menenangkan diri. Apalagi jika Anda sudah berada di rumah selama 24 jam berhari-hari.

Meski begitu, jangan lupakan protokol kesehatan. Hindari keramaian dan cobalah menikmati 30 hingga 60 menit berada di tengah pepohonan. Anda juga bisa melepas sepatu dan menikmati rerumputan di kaki.

3. Tidur tepat waktu
Tahukah Anda bahwa pikiran negatif kerap muncul saat kita kelelahan, kurang tidur, dan masih terbangun di malam hari? Jangan tunda waktu untuk terlelap. Badan yang sehat berpengaruh terhadap kesehatan mental yang kuat.

4. Bertukar kado dengan keluarga dan sahabat
Meski terhalang jarak, bukan alasan untuk tidak bersua. Anda bisa menyampaikan salam dan kasih sayang melalui kado berupa makanan delivery atau hampers cantik.

Menyayangi, mengayomi, dan terhubung kepada orang terdekat adalah naluri alamiah manusia. Jika biasanya Anda melakukannya melalui tatap muka, kini Anda tetap bisa melakukannya melalui jarak jauh. Ucapan terima kasih dan kebahagiaan mereka bisa membuat Anda merasa tidak sendiri lagi.

5. Mencoba resep masakan yang belum pernah dicoba
Siapa sangka jika memasak bisa menjadi meditasi bagi banyak orang. Menikmati setiap irisan pisau di sayuran atau meracik bumbu agar menjadi santapan berkualitas, bisa membuat lebih tenang dan lega. Energi berlebihan akibat rasa kesepian bisa tersalurkan melalui kegiatan positif dengan bonus makanan lezat.

6. Memberi makan kucing di jalan
Sembari berjalan kaki, tidak ada salahnya jika Anda mencoba memberi makan kucing jalanan. Perasaan berbagi dan melihat mereka makan dengan lahap bisa membuat Anda merasa berharga serta meningkatkan harga diri yang bisa menangkal perasaan sedih dan depresi.

7. Mencari bantuan psikolog lewat online, lebih dipahami dan tanpa menghakimi
Jika Anda sudah melakukan banyak hal tetapi masih merasa kesepian dan bahkan tidak berharga, Anda bisa segera menghubungi psikolog online seperti Riliv. Berbeda dengan teman atau sahabat yang mungkin menghakimi, psikolog akan mendengarkan dengan tulus serta membantu menemukan solusi. Anda akan merasa lebih berdaya dan siap menghadapi situasi sulit secara mandiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli: Pandemi Benar-benar Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Jiwa

Ahli: Pandemi Benar-benar Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Jiwa

Health | Selasa, 25 Mei 2021 | 15:35 WIB

Hati-hati! Ini 5 Kebiasaan Pemicu Depresi yang Harus Dihindari

Hati-hati! Ini 5 Kebiasaan Pemicu Depresi yang Harus Dihindari

Video | Kamis, 20 Mei 2021 | 04:00 WIB

Studi Jerman: 23 Persen Penderita Gagal Jantung Alami Masalah Mental

Studi Jerman: 23 Persen Penderita Gagal Jantung Alami Masalah Mental

Health | Sabtu, 15 Mei 2021 | 11:50 WIB

Terkini

Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi

Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 22:30 WIB

5 Sunscreen Spray SPF 50 Terbaik yang Bisa Kamu Gunakan

5 Sunscreen Spray SPF 50 Terbaik yang Bisa Kamu Gunakan

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 18:40 WIB

Strategi Atur Napas Finansial: Mengapa Pria Usia 30-an Kini Lebih Hobi Pakai Paylater?

Strategi Atur Napas Finansial: Mengapa Pria Usia 30-an Kini Lebih Hobi Pakai Paylater?

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 18:17 WIB

Desain Indonesia Incar Panggung Global Lewat Pameran Furnitur Terbesar di Milan

Desain Indonesia Incar Panggung Global Lewat Pameran Furnitur Terbesar di Milan

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 18:05 WIB

Bukan Cuma Tabungan, Ini Alasan Asuransi Wajib Masuk Rencana Masa Depan

Bukan Cuma Tabungan, Ini Alasan Asuransi Wajib Masuk Rencana Masa Depan

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:42 WIB

7 Sepatu Lokal Sekelas Nike dan ASICS, Fleksibel Buat Jalan Jauh dan Lari

7 Sepatu Lokal Sekelas Nike dan ASICS, Fleksibel Buat Jalan Jauh dan Lari

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:33 WIB

5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis

5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:16 WIB

Lupakan Sandal Berat! Ini Tren Alas Kaki Cloud-Walking yang Bakal Dominasi Musim Panas 2026

Lupakan Sandal Berat! Ini Tren Alas Kaki Cloud-Walking yang Bakal Dominasi Musim Panas 2026

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:14 WIB

Siap-siap Cuan, 5 Shio Bakal Hoki Besar Besok Minggu 12 April 2026

Siap-siap Cuan, 5 Shio Bakal Hoki Besar Besok Minggu 12 April 2026

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:06 WIB

Ironi Slogan Berakhlak Mulia Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Ironi Slogan Berakhlak Mulia Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:04 WIB