Menparekraf dan PB IDI Kolaborasi Buat Wisata Kesehatan, Mak Erot Apa Kabar?

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 02 Juni 2021 | 20:23 WIB
Menparekraf dan PB IDI Kolaborasi Buat Wisata Kesehatan, Mak Erot Apa Kabar?
Menparekraf dan PB IDI Kolaborasi Buat Wisata Kesehatan. (Dok: Kemenparekraf)

Suara.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Ikatan Dokter Indonesia berencana kembangkan wisata kesehatan (medical tourism) termasuk wisata kebugaran (wellness tourism) di Indonesia. 

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno telah menerima audiensi dengan ketua PB IDI dr. Daeng M. Faqih. Keduanya berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan nota kesepahaman dalam mendorong destinasi wisata kesehatan.

Beberapa yang direncanakan yakni, Wisata Medis Indonesia, Wisata Kebugaran, Estetika, Anti Penuaan dan Herbal Indonesia, Wisata Ilmiah Kedokteran Indonesia (MICE), serta Wisata Olahraga Kesehatan Indonesia. 

"Saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi langkah kita dalam mengembangkan wisata kesehatan di Indonesia. Bukan hanya medical tourism tapi juga health tourism yang mendorong kebugaran, anti penuaan, juga mendorong MICE ilmiah kedokteran untuk dilakukan di Indonesia," kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/6/2021).

Menparekraf dan PB IDI Kolaborasi Buat Wisata Kesehatan. (Dok: Kemenparekraf)
Menparekraf dan PB IDI Kolaborasi Buat Wisata Kesehatan. (Dok: Kemenparekraf)

Menurut Sandi, wisata medis saat ini menjadi salah satu yang dijadikan unggulan untuk menarik minat wisatawan di sejumlah negara. Data research and market pada Maret 2020 tercatat bahwa potensi pasar pariwisata medis global hingga tahun 2026 diperkirakan mencapai 179,6 juta dolar AS atau sekitar Rp 2580,4 triliun. 

Namun potensi ini belum dimaksimalkan dengan baik oleh Indonesia. Bahkan Indonesia belum masuk top destinations di Asia dalam medical tourism berdasarkan data Global Healthcare Respurces & International Helathcare Resource Center. 

"Kita harapkan ini jadi satu langkah pembenahan secara struktural karena pertahun ada hampir Rp 100 triliun lebih yang dibelanjakan di luar negeri oleh terkait layanan kesehatan yang sebetulnya bisa dilakukan di Indonesia," kata Sandi.

Menparekraf juga menyambut baik dan akan mendorong untuk terbentuknya Konsil Wisata Kesehatan Indonesia yang nantinya akan memiliki banyak fungsi dalam menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat daya tarik wisata kesehatan dunia. 

Di antaranya melakukan pengembangan inovasi produk dan kolaborasi layanan unggulan wisata kesehatan Indonesia. Juga membangun komitmen agen perjalanan dan event organizer sebagai penyelenggara lima klaster konsep wisata kesehatan Indonesia. 

"Dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama kita akan tandatangani kesepakatan agar dibentuk satu kelembagaan Indonesian Health Tourism Health Council," imbuh Sandi.

Sebelumnya, Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto juga sempat mencanangkan pengembangan wisata medis, dengan menggandeng Mak Erot sebagai salah satu di dalamnya. Namun, hingga akhirnya ia diganti, wacana itu belum juga terwujud. 

Di samping itu, salah seorang praktisi pengobatan alat vital yaitu HM Otong yang merupakan keturunan langsung dari Hj Umi Aenah anak ke-6 almarhumah Hj Mak Erot mempertanyakan rencana janji Menkes itu.

"Harapan kami kalau janji itu bisa terealisasi di menteri yang baru ini, bisa mengeluarkan izin langsung buka pengobatan untuk di Kampung Cigadog. Supaya tidak ada lagi yang mengatasnamakan pengobatan alternatif ini, kecuali di sini dan cabang-cabang sesuai yang dibuka keturunan almarhum Hj Mak Erot," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkat Program Work From Bali, Kunjungan Turis Lokal Naik Hampir Tiga Kali Lipat

Berkat Program Work From Bali, Kunjungan Turis Lokal Naik Hampir Tiga Kali Lipat

Lifestyle | Rabu, 02 Juni 2021 | 18:24 WIB

Takut Wisatawan Lokal Lari ke AS, Sandiaga Ingin Terapkan Wisata Berbasis Vaksin?

Takut Wisatawan Lokal Lari ke AS, Sandiaga Ingin Terapkan Wisata Berbasis Vaksin?

Lifestyle | Rabu, 02 Juni 2021 | 17:50 WIB

Negara Dunia Terapkan Pariwisata Berbasis Vaksin, Indonesia Mau Ikut?

Negara Dunia Terapkan Pariwisata Berbasis Vaksin, Indonesia Mau Ikut?

Lifestyle | Rabu, 02 Juni 2021 | 15:06 WIB

Terkini

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:48 WIB

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:29 WIB

Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh

Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:07 WIB

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:02 WIB

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:41 WIB

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:11 WIB

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:55 WIB

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:43 WIB

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:41 WIB