alexametrics

Penting! Ini yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Melihat Gerhana Matahari

M. Reza Sulaiman | Dian Kusumo Hapsari
Penting! Ini yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Melihat Gerhana Matahari
Fenomena alam gerhana matahari cincin yang diabadikan di Banda Aceh, Aceh, Minggu (21/6/2020). [ANTARA FOTO]

NASA membuat daftar hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat melihat fenomena alam Gerhana Matahari. Apa saja?

Suara.com - Gerhana matahari cincin akan berlangsung pada 10 Juni 2021 petang nanti. Berdasarkan Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) gerhana kemungkinan akan berlangsung selama 3 menit 51 detik.

Gerhana cincin, yang dikenal sebagai gerhana parsial, adalah gerhana di mana 'cincin api' muncul di langit. 'Cincin api' muncul setelah Bulan menutupi Matahari, tetapi tidak seluruhnya.

Gerhana matahari terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi. Sinar matahari dibatasi di beberapa daerah sebagian atau seluruhnya oleh Bulan, sampai gerhana tidak berakhir. Inilah alasan mengapa langit menjadi gelap saat puncak gerhana.

Dilansir melalui news18, berikut adalah apa yang harus dan tidak boleh dilakukan yang harus dipatuhi selama gerhana matahari:

Baca Juga: Belum Banyak Yang Tahu, Ini Fakta Menarik Tentang Gerhana Matahari

  • Menurut NASA, orang harus menggunakan filter surya tujuan khusus atau 'kacamata gerhana' untuk melindungi mata mereka.
    Bahkan di hari biasa, orang disarankan untuk tidak melihat langsung ke Matahari, tanpa filter apa pun.
  • NASA tidak menyarankan menggunakan filter buatan sendiri atau kacamata hitam biasa.
    Menurut badan antariksa tersebut, kacamata hitam yang paling gelap masih akan memancarkan terlalu banyak sinar matahari, yang dapat dengan mudah merusak mata.
  • Orang-orang disarankan untuk melepas kacamata pelindung mereka jika Anda telah memalingkan wajah dari gerhana atau ketika gerhana selesai.
  • Mereka yang memiliki minat khusus pada acara luar angkasa, mungkin ingin mengabadikan cincin api dengan kamera mereka. Tetapi para ilmuwan tidak menyarankan untuk melakukannya.
    Ada kemungkinan besar bahwa sinar matahari yang terkonsentrasi dapat menyebabkan cedera pada mata yang melihatnya.
  • Orang yang dekat atau rabun jauh dapat memakai kacamata gerhana mereka di atas kacamata mereka sehari-hari untuk melihat gerhana.
  • Anak-anak yang mau menyaksikan gerhana matahari harus dalam pengawasan orang tua.
  • Dengan gerhana matahari di tempat, orang-orang disarankan untuk mengemudi dengan lampu depan mereka dan menjaga kecepatan tetap terkendali. Mereka juga dihimbau untuk menjaga jarak yang baik dengan kendaraan lain.

Komentar