Terhalang Mendung dan Hujan, Warga di TIM Saksikan Gerhana Bulan via Streaming

Erick Tanjung

Rabu, 04 Maret 2026 | 11:06 WIB
Terhalang Mendung dan Hujan, Warga di TIM Saksikan Gerhana Bulan via Streaming
Antusiasme masyarakat memadati pelataran Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, pada Selasa (3/3/2026) sore. Ratusan orang berkumpul demi menyaksikan fenomena langka Gerhana Bulan Total melalui teropong yang telah disiapkan oleh panitia. [Suara.com/Dinda]
baca 10 detik
  • Warga di TIM saksikan Gerhana Bulan via streaming akibat cuaca buruk.
  • Hujan dan awan tebal hambat pengamatan langsung Gerhana Bulan di Jakarta.
  • Panitia HAAJ ajak pengunjung amati objek lain saat bulan tertutup mendung.

Suara.com - Antusiasme masyarakat memadati pelataran Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, pada Selasa (3/3/2026) sore. Ratusan orang berkumpul demi menyaksikan fenomena langka Gerhana Bulan Total melalui teropong yang telah disiapkan oleh panitia.

Bagi Airin, salah satu pengunjung asal Jakarta, rasa penasaran menjadi alasan utamanya hadir. Selama ini, ia hanya bisa melihat fenomena astronomi melalui layar ponsel.

“Saya penasaran ingin melihat langsung menggunakan teropong. Sebelumnya, saya juga sempat masuk ke planetarium mini untuk belajar rasi bintang seperti Sagitarius dan Scorpio,” ujarnya.

Semangat serupa ditunjukkan oleh Anis, yang mengaku tidak keberatan harus mengantre panjang demi mendapatkan kesempatan mengintip ke langit malam.

"Pokoknya harus bisa melihat," katanya optimis.

Antusiasme masyarakat memadati pelataran Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, pada Selasa (3/3/2026) sore. Ratusan orang berkumpul demi menyaksikan fenomena langka Gerhana Bulan Total melalui teropong yang telah disiapkan oleh panitia. [Suara.com/Dinda]
Antusiasme masyarakat memadati pelataran Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, pada Selasa (3/3/2026) sore. Ratusan orang berkumpul demi menyaksikan fenomena langka Gerhana Bulan Total melalui teropong yang telah disiapkan oleh panitia. [Suara.com/Dinda]

Namun, faktor cuaca menjadi kendala utama. Selepas Magrib, langit Jakarta mulai tertutup awan tebal disertai angin kencang. Humaida, anggota Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ), mengakui bahwa pengamatan luar ruangan sangat bergantung pada kondisi alam.

“Meski persiapan sudah matang, kami tetap harus berhadapan dengan alam,” jelasnya.

Ketika bulan sulit terpantau, tim HAAJ sempat mengarahkan teleskop ke objek lain yang lebih terang seperti planet Jupiter dan bintang Sirius. Namun, kondisi kian memburuk saat gerimis mulai turun. Kekecewaan tidak dapat disembunyikan oleh Ibu Rika, yang datang jauh-jauh dari Bogor bersama putranya, Zidan.

"Agak sedih karena saat bulan muncul, sebenarnya sudah masuk fase total. Tapi masalah cuaca memang tidak bisa dikendalikan," tutur Ibu Rika.

baca juga

Zidan pun merasakan hal serupa, apalagi ini merupakan pengalaman pertamanya mencoba melihat gerhana secara langsung. Meski demikian, ia bertekad untuk kembali pada gerhana tahun 2028 mendatang.

Guna mengobati kekecewaan pengunjung, panitia sempat mengarahkan teleskop ke puncak gedung-gedung tinggi di Jakarta. Langkah ini dilakukan agar masyarakat tetap mendapatkan pengalaman membandingkan penglihatan mata telanjang dengan bantuan lensa optik.

"Setidaknya mereka mendapatkan experience, meskipun bukan objek langit langsung," tambah Humaida.

Sekitar pukul 19.30 WIB, hujan turun semakin deras. Petugas dengan sigap mengevakuasi peralatan teleskop ke area yang aman. Karena pengamatan langsung tidak lagi memungkinkan, pada pukul 19.40 WIB, panitia mengarahkan pengunjung masuk ke dalam gedung untuk menyaksikan Gerhana Bulan Total melalui sesi live streaming bersama.

Meski hanya melalui layar digital, kebersamaan di dalam ruangan tetap menjaga antusiasme warga dalam mengagumi fenomena alam tersebut sebagai penawar kekecewaan atas langit yang tertutup mendung.

_____________________________

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sediakan 6 Teleskop, Planetarium Jakarta Ajak Warga Amati Gerhana Bulan Total

Sediakan 6 Teleskop, Planetarium Jakarta Ajak Warga Amati Gerhana Bulan Total

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 20:05 WIB

Timnas Indonesia Krisis Bek Kiri, Pemain Rp 3,48 Miliar Siap Tempur Debut di Tangan John Herdman

Timnas Indonesia Krisis Bek Kiri, Pemain Rp 3,48 Miliar Siap Tempur Debut di Tangan John Herdman

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 15:28 WIB

Tata Cara Salat Gerhana Sendiri di Rumah, Lengkap dengan Bacaan Niatnya

Tata Cara Salat Gerhana Sendiri di Rumah, Lengkap dengan Bacaan Niatnya

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:17 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×