Lem Kuku Dikira Obat Tetes Mata, Kelopak Mata Ibu Ini Nyaris Tak Bisa Dibuka

Arendya Nariswari, Amertiya Saraswati

Rabu, 23 Juni 2021 | 18:16 WIB
Lem Kuku Dikira Obat Tetes Mata, Kelopak Mata Ibu Ini Nyaris Tak Bisa Dibuka
Ilustrasi menggunakan obat tetes mata (Freepik/yupachingping)

Suara.com - Seorang ibu 35 tahun nyaris kehilangan penglihatan akibat salah menggunakan lem kuku sebagai obat tetes mata. Kelopak mata ibu tersebut juga hampir tidak bisa dibuka.

Melansir The Sun, ibu bernama Katie Beith tersebut tengah menonton televisi ketika membutuhkan obat tetes mata. Mata Katie terasa gatal akibat alergi serbuk bunga.

"Mataku sangat gatal karena alergi serbuk bunga. Jadi aku pikir aku akan meneteskan obat mata. Tapi aku tidak bisa menemukannya di tasku," ungkap Katie.

Ibu asal Inggris ini lantas menemukan botol lain yang terlihat mirip obat tetes mata. Ia pun terlanjur meneteskannya tanpa mengecek lebel botol lebih dulu.

Awalnya, Katie memang merasa bahwa matanya seperti terbakar. Namun, ia mengira jika hal tersebut disebabkan alerginya yang parah dan kembali meneteskan isi botol.

Saat matanya terasa terbakar parah, Katie baru mengecek botol yang ia temukan. Ternyata, Katie tak sengaja meneteskan lem kuku Elegant Touch yang membuat kelopaknya tak bisa dibuka.

"Aku langsung melihat ke botol, berlari ke dapur, dan mulai membilas. Itu sangat menyakitkan," jelas Katie.

Ilustrasi: mata merah. (Shutterstock)
Ilustrasi: mata merah karena lem kuku (Shutterstock)

Ibu satu anak ini langsung dilarikan ke rumah tetangga, kemudian dibawa ke rumah sakit. Namun, dokter tidak bisa melakukan banyak hal selain berusaha membersihkan mata Katie dengan air panas dan kapas.

"Dokter berkata mereka tidak pernah melihat ini dalam 17 tahun, dan mereka juga baru saja menemui seseorang yang melakukan hal serupa satu jam sebelumnya."

baca juga

"Itu sangat menyakitkan. Malamnya, mataku terbuka dan ketika aku melihat, ada gumpalan lem kering di bawah kelopak mataku," tambah Katie.

Untunglah, mata Katie kembali bisa dibuka setelah insiden tersebut. Namun, matanya sempat memerah dan bengkak karena lem kuku yang digunakan.

Insiden itu sendiri terjadi karena Katie lupa sudah meletakkan botol lem kuku di rumahnya. Botol lem kuku tersebut juga punya bentuk dan ukuran serupa dengan obat tetes mata.

"Aku sudah lama tidak memakai kuku palsu selama berbulan-bulan. Botol itu tiba-tiba ada di dapur."

"Aku pikir itu adalah obat tetes mata karena aku tidak punya alasan untuk berpikir sebaliknya. Itu hanya botol putih. Keduanya terlihat sangat mirip. Aku tidak sadar karena aku sedang menonton televisi," tambah Katie menjelaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hilangkan Kantung Mata, Ayu Ting Ting Lakukan Perawatan Seharga Rp25 Juta!

Hilangkan Kantung Mata, Ayu Ting Ting Lakukan Perawatan Seharga Rp25 Juta!

Lifestyle | Senin, 21 Juni 2021 | 20:31 WIB

5 Tips Menjaga Kesehatan Mata Buat Kamu yang Hobi Membaca

5 Tips Menjaga Kesehatan Mata Buat Kamu yang Hobi Membaca

Your Say | Minggu, 20 Juni 2021 | 12:00 WIB

Wanita Ini Mukbang 10 Telur Mata Sapi, Panen Reaksi Menggelitik

Wanita Ini Mukbang 10 Telur Mata Sapi, Panen Reaksi Menggelitik

Lifestyle | Jum'at, 18 Juni 2021 | 20:37 WIB

Terkini

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

×