Takut Dibilang Corona, Ibu Ini Pilih Kerok Bayinya Sampai Kulitnya Memerah

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Kamis, 24 Juni 2021 | 13:56 WIB
Takut Dibilang Corona, Ibu Ini Pilih Kerok Bayinya Sampai Kulitnya Memerah
Takut Dibilang Corona, Ibu Ini Pilih Kerok Bayinya Sampai Kulitnya Memerah. (Dok: TikTok/

Suara.com - Pengobatan tradisional masih dipilih banyak orang untuk mengatasi sakit yang mereka alami. Salah satunya adalah kerokan yang dipercaya dapat mengatasi masuk angin atau tidak enak badan.

Bukan cuma orang dewasa, ternyata di beberapa daerah, kerokan juga dilakukan untuk mengobati anak-anak, bahkan bayi. Seperti halnya ibu satu ini yang membagikan gambar bayinya setelah melakukan kerokan. 

Dalam video yang diunggah di TikTok oleh @lubnaaxxxx, kulit punggung bayi malang tersebut tampak bergaris kemerahan. Menurut sang ibu, kerokan itu dilakukan oleh seorang paraji (dalam adat Sunda ini merupakan jabatan bagi mereka yang memiliki keahlian umum urusan wanita dan bayi). 

"Sakit hati banget ngeliat anak sakit. Lebih sakit lagi pas liat dia kesakitan  dan gua cuma bisa nahan air mata," tulisnya dalam video itu. 

Takut Dibilang Corona, Ibu Ini Pilih Kerok Bayinya Sampai Kulitnya Memerah. (Dok: TikTok/
Takut Dibilang Corona, Ibu Ini Pilih Kerok Bayinya Sampai Kulitnya Memerah. (Dok: TikTok/

Ia pun sesekali mengelap punggung bayinya memggunakan handuk kecil. Lebih lanjut ia mengatakan jika alasannya melakukan pengobatan tersebut dikarenakan ia takut membawa bayinya ke rumah sakit. 

"Mau dibawa ke rumah sakit takut dibilang Corona. Akhirnya dibawa ke paraji malah dikerok sampe kayak gitu," tambah dia lagi.

Tentu saja video ini membuat banyak warganet yang melihatnya miris dan kasihan dengan bayi tersebut. Mengingat, kondisi kulit bayi yang sensitif, rasanya membuat kerokan hingga semerah itu akan terasa sangat menyiksanya. 

Video ini telah dilihat hingga lebih dari 800 ribu dengan komentar yang beragam. Rata-rata, warganet menyalahkan ibu tersebut, yang tak memiliki wawasan luas dalam merawat bayinya. 

"Drama banget sih anak sakit ya dibawa ke RS, kalo ga sanggup RS bawa ke pukesmas," tulis @diaxxxx.

baca juga

"Umur milenial tapi pemikiran purba," kata @yulxxxx.

"Ya Allah anak kecil kok dikerokin, saya yang udah tua aja sebisa mungkin jangan sampe kerokan," ujar @ aryxxxx.

"Mom, kamu ibunya kamu yang berhak memutuskan, bukan dokter atau paraji. Next lebih berani bilang tidak ya," ungkap @rahxxxx. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gadis 13 Tahun Lahirkan Bayinya Sendiri di Rumah, Diduga Dirudapaksa Sepupu Seusianya

Gadis 13 Tahun Lahirkan Bayinya Sendiri di Rumah, Diduga Dirudapaksa Sepupu Seusianya

Batam | Kamis, 24 Juni 2021 | 13:43 WIB

Bayi Lahir Caesar Kehilangan Bakteri Baik dari Ibu, Cairan Vagina Bisa Membantu

Bayi Lahir Caesar Kehilangan Bakteri Baik dari Ibu, Cairan Vagina Bisa Membantu

Health | Kamis, 24 Juni 2021 | 13:48 WIB

Meninggal Karena Keracunan Kandungan, Momen Terakhir Ibu dan Bayi Ini Bikin Mewek

Meninggal Karena Keracunan Kandungan, Momen Terakhir Ibu dan Bayi Ini Bikin Mewek

News | Kamis, 24 Juni 2021 | 13:49 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×