Mengenal dan Cara Menerapkan Teknik Belajar Podomoro, Agar Lebih Konsen

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 26 Juni 2021 | 10:15 WIB
Mengenal dan Cara Menerapkan Teknik Belajar Podomoro, Agar Lebih Konsen
Ilustrasi teknik belajar podomoro. (Pexels/August de Richelieu)

Suara.com - Sulit fokus belajar jadi hal lumrah yang dialami para pelajar. Dibanding hasrah menatap buku, hasrat menjamah gadget lebih menggoda. Maka cobalah teknik belajar Podomoro yang disebut bisa meningkatkan konsentrasi.

Mengutip Ruang Guru, Teknik Belajar Podomoro adalah teknik pengaturan waktu yang telah diperkenalkan oleh Fransisco Cirillo pada akhir tahun 1980.

Pomodoro berasal dari Bahasa Spanyol yang artinya tomat. Ini karena saat mahasiswa Cirillo menggunakan pengingat waktu berbentuk tomat saat belajar.

Teknik ini adalah teknik fokus dengan interval selang waktu. Melalui teknik ini, pelakunya harus fokus dalam selang waktu tertentu, contohnya 25 menit.

Setelah waktu habis, maka diharuskan istirahat selama 5 menit. Cara ini dilakukan sebanyak 4 babak. Setelah itunya, bisa beristirahat lebih lama asal durasinya tidak lebih lama dibanding waktu saat harus fokus tadi.

Cara menerapkan teknik belajar podomoro

1. Jauhi distraksi dan siapkan materi yang harus dipelajari

Matikan notifikasi di ponsel, bisa dengan menggunakan fitur airplane mode bila perlu atau senyapkan ponsel. Tutup browser di laptop yang tidak diperlukan, cukup siapkan materi yang perlu kamu pelajari. Misalnya soal latihan, power point, atau modul.

2. Tentukan waktu dan mulai fokus untuk beraktivitas

baca juga

Bisa menggunakan jam alarm, alarm ponsel, atau bahkan jam pasir. Tentukan berapa lama waktu untuk fokus pada materi pelajaran. Sesuaikan waktu fokus berdasarkan ritme yang diinginkan diri sendiri. 

Cirillo biasanya menggunakan waktu 25 menit, seperti yang dilakukan penemu teknik ini. Selanjutnya terapkan trial and error untuk menemukan waktu fokus yang sesuai. Biasanya setelah itu tubuh akan menemukan ritme dan pengaturan waktu yang cocok untuk diri sendiri.

3. Lakukan kegiatan yang menyenangkan saat istirahat

Setelah menyelesaikan waktu fokus untuk belajar, bisa beristirahat dengan melakukan peregangan ringan atau mengambil air minum. Berjalan-jalan sebentar dan melemaskan otot selama dua sampai lima menit juga bisa menjadi cara untuk istirahat. Supaya saat kembali belajar lebih rileks dan fokus.

4. Ulangi teknik di atas hingga empat kali

Gunakan siklus belajar-istirahat selama empat kali, kemudian ambil waktu istirahat selama 15 hingga 30 menit, asalkan tidak lebih dari waktu fokus.

Teknik Pomodoro bisa digunakan untuk menantang diri menyelesaikan materi pelajaran dengan target waktu tertentu. Bila berhasil mencapai target tersebut, bisa memberi rewards pada diri sendiri dengan melakukan kegiatan yang disenangi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Pembelajaran di Masa Pandemi

Dampak Pembelajaran di Masa Pandemi

Your Say | Jum'at, 25 Juni 2021 | 20:20 WIB

Belajar Tatap Muka, Sekolah di Medan Minta Orangtua Antar Jemput Anaknya

Belajar Tatap Muka, Sekolah di Medan Minta Orangtua Antar Jemput Anaknya

Sumut | Rabu, 23 Juni 2021 | 17:37 WIB

Efektivitas Belajar Saat Pendemi Covid-19

Efektivitas Belajar Saat Pendemi Covid-19

Your Say | Rabu, 23 Juni 2021 | 14:55 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×