Keluarga yang Toksik Bisa Memicu Anak Sulit Mengekspresikan Diri

Arendya Nariswari | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Senin, 05 Juli 2021 | 19:00 WIB
Keluarga yang Toksik Bisa Memicu Anak Sulit Mengekspresikan Diri
Ilustrasi marah (pexels/@katlovessteve)

Suara.com - Tanda-tanda terjadinya toxic family jika sang anak hidupnya sangat tertekan. Bahkan jika memiliki pilihan hidup maupun minatnya, keluarga bisa saja menentang dan menghina anaknya sendiri.

Lebih parahnya, apa yang anak inginkan maupun kemampuannya, bisa dikontrol secara berlebihan oleh orang tuanya. Sebab, orang tuanya hanya mau menginginkan sang anak sesuai kemauan mereka.

Menurut studi dari American Psychological Association yang diungkap oleh founder Ruang Tumbuh sekaligus Psikolog Anak, Remaja dan Keluarga Irma Gustiana, anak yang mengalami toxic family lebih sulit mengekspresikan diri.

Selain itu, sang anak juga tidak bisa memiliki kehidupan privasi jika hidup bersama keluarga yang toksik.

Ilustrasi anak hilang (Unsplash/Lucas)
Ilustrasi anak hilang (Unsplash/Lucas)

“Toxic family itu juga dikenal dengan keluarga yang disfungsi dan tidak sehat. Di mana hubungan dan komunikasi terganggu, sehingga anak sulit mengekspresikan dirinya sendiri,” ungkapnya pada acara The Rise of Toxic Family During Pandemic, beberapa waktu lalu.

Tentunya, anak yang sulit mengekspresikan diri juga berdampak pada kesehatan mental dan juga fisiknya.

“Di toxic family atau keluarga yang beracun, memang satu sama lain merusak secara fisik dan mental. Bahkan diwajarkan kayak ‘Nggak apa-apa sih, dia kan bokap gue’, tapi jika mental ditekan terus-menerus, itu tidak baik dan bisa bikin hidup anak berantakan,” ungkapnya lebih lanjut.

Sisi lain, bahaya atau dampak toxic family juga bisa membuat value sang anak rendah. Bahkan sang anak seperti tidak memiliki kompeten dalam hidupnya, sehingga ini bisa membuat anak rendah dan tidak percaya diri.

“Di keluarga yang seperti ini tentu anak bisa punya value yang rendah, merasa tidak kompeten, merasa pencapaiannya sia-sia, dan itu bisa mengganggu seluruh kehidupan anak,” katanya.

Kata Irma Gustiana, rumah seharusnya menjadi tempat yang paling nyaman dan aman bersama keluarga. Namun jika memiliki keluarga yang toksik, rumah bisa menjadi penjara bagi anak.

“Rumah kayak dipenjara, karena anak dikontrol secara berlebihan dan tidak punya privasi sama sekali,” pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

50 Persen Kematian Anak Akibat Covid-19 Adalah Balita, IDAI: Mereka Lahir Saat Pandemi

50 Persen Kematian Anak Akibat Covid-19 Adalah Balita, IDAI: Mereka Lahir Saat Pandemi

Batam | Senin, 05 Juli 2021 | 17:50 WIB

Gejala Covid-19 Pada Anak, Dokter Ingatkan Cara Napas Cepat

Gejala Covid-19 Pada Anak, Dokter Ingatkan Cara Napas Cepat

Health | Senin, 05 Juli 2021 | 17:07 WIB

Bangun Kesehatan Mental Anak Bersama Ayah

Bangun Kesehatan Mental Anak Bersama Ayah

Your Say | Senin, 05 Juli 2021 | 16:46 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Buah Pir yang Segar dan Manis

5 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Buah Pir yang Segar dan Manis

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 14:37 WIB

Aturan WFH untuk Swasta Berlaku Kapan? Ini Penjelasan Terbarunya

Aturan WFH untuk Swasta Berlaku Kapan? Ini Penjelasan Terbarunya

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 14:37 WIB

20 Desain Kartu Ucapan Selamat Hari Paskah 2026 yang Menyentuh untuk Keluarga dan Sahabat

20 Desain Kartu Ucapan Selamat Hari Paskah 2026 yang Menyentuh untuk Keluarga dan Sahabat

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 14:27 WIB

Urutan Skincare Animate Expert Ageless untuk Atasi Penuaan Dini Wanita 30 Tahun

Urutan Skincare Animate Expert Ageless untuk Atasi Penuaan Dini Wanita 30 Tahun

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 14:23 WIB

Sunscreen Spray Apakah Efektif Melindungi Kulit? Ini 5 Rekomendasi Mulai Rp60 Ribuan

Sunscreen Spray Apakah Efektif Melindungi Kulit? Ini 5 Rekomendasi Mulai Rp60 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 13:50 WIB

5 Rekomendasi Serum Lokal Pengganti Retinol yang Minim Iritasi

5 Rekomendasi Serum Lokal Pengganti Retinol yang Minim Iritasi

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 13:37 WIB

Viral Lowongan Babysitter Gaji Rp8,5 Juta di Bekasi, Bikin Dokter ICU hingga Lulusan S2 Rebutan

Viral Lowongan Babysitter Gaji Rp8,5 Juta di Bekasi, Bikin Dokter ICU hingga Lulusan S2 Rebutan

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 13:03 WIB

Mengenal Karakter Musk untuk Parfum Mewah bagi Penggemar Wewangian

Mengenal Karakter Musk untuk Parfum Mewah bagi Penggemar Wewangian

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 12:41 WIB

Harga Adidas Samba Original Berapa? Ini 4 Sepatu Lokal Murah dengan Gaya Mirip

Harga Adidas Samba Original Berapa? Ini 4 Sepatu Lokal Murah dengan Gaya Mirip

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 12:30 WIB

5 Urutan Skincare Malam Glad2Glow Agar Glowing saat Bangun Tidur

5 Urutan Skincare Malam Glad2Glow Agar Glowing saat Bangun Tidur

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 12:05 WIB