Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Menparekraf Tegaskan Pemulihan Pariwisata Tetap Berjalan

Arendya Nariswari, Lilis Varwati

Senin, 05 Juli 2021 | 19:25 WIB
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Menparekraf Tegaskan Pemulihan Pariwisata Tetap Berjalan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.

Suara.com - Penularan Covid-19 di Indonesia masih melonjak hingga mencapai 27 ribu per hari. Namun situasi tersebut tidak menghentikan pelaksanaan pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sandiaga Uno menyampaikan bahwa aturan PPKM darurat yang dilakukan pemerintah tentu berdampak lagi terhadap sektor parekraf. Namun, ia menegaskan bahwa pemulihan sektor parekraf akan tetap berlanjut terutama di tiga wilayah prioritas.

"Tidak menghentikan pelaksanaan pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya di Bali, Batam, dan Bintan," kata Sandi dalam Weekly Press Breafing virtual, Senin (5/7/2021).

Ia menambahkan bahwa pembukaan pariwisata bagi turis mancanegara juga akan tetap dilakukan. Akan tetapi dengan mengacu pada aturan PPKM darurat. Sehingga meski mobilitas masih dibatasi, program wisata melalui remote working tetap bisa dilakukan.

Menteri Sandiaga Uno dalam Webinar KOMPAG, Jumat (2/7/2021) (Suara/Hiromi)
Menteri Sandiaga Uno dalam Webinar KOMPAG, Jumat (2/7/2021) (Suara/Hiromi)


Salah satu upaya pencegahan kasus positif dari kedatangan luar negeri yakni dengan memperpanjang masa karantina pelaku perjalanan internasional. Dari sebelumnya lima hari menjadi delapan hari. 

"Mulai minggu ini akan diberlakukan bagi pelaku perjalanan internasional, melakukan vaksinasi dan membuktikan bahwa sudah divaksin sebagai prasyarat. Dan memiliki hasil PCR yang masih berlaku. Setibanya di Indonesia wajib menjalani PCR di hari pertama dan jalani karantina sampai 8 hari. Di hari ke 7 akan di tes PCR lagi. Baru kalau hasil negatif, maka hari ke 8 pelaku perjalanan internasional baru bisa berkegiatan," jelas Sandi.

Pelaku perjalanan dalam negeri juga diberlakukan syarat yang lebih ketat selama PPKM Darurat. Sandi menyampaikan, bagi pelaku perjalanan dalam negeri wajib memiliki kartu vaksin serta tes negatif Covid-19.

Ia berharap, jika tambahan kasus Covid-19 kembali dalam keadaan kondusif, pariwisata mancanegara bisa kembali dilakukan. Kondisi kondusif yang dimaksud Sandi merupakan jumlah kasus positif harian di bawah 100, vaksinasi sudah mencapai angka 6 juta dosis, juga konsep end to end CHSE bisa dirampungkan dan kondisi pandemi secara global telah terkendali.

"Seperti kita lihat tetangga kita, dan saya sudah berkoordinasi dengan KBRI Thailand, kami memantau situasi pembukaan Phuket yg dimulai 1 Juli lalu. Jadi dalam konsep ini harapannya kesiapan kita terus dimatangkan. Dan begitu terbuka kondisi kondusif bisa dicapai maka pembukaan bisa dimulai kembali. Tentunya ini butuh dukung semua pihak," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Natasha Wilona Klarifikasi Soal Positif Covid-19 Tapi Tetap Kerja

Natasha Wilona Klarifikasi Soal Positif Covid-19 Tapi Tetap Kerja

Entertainment | Senin, 05 Juli 2021 | 19:18 WIB

Terus Waspada, Varian COVID 19 Kappa Sudah Masuk Sumsel

Terus Waspada, Varian COVID 19 Kappa Sudah Masuk Sumsel

Sumsel | Senin, 05 Juli 2021 | 19:07 WIB

Kenapa Virus Corona Varian Delta Lebih Menular? Begini Menurut Pendapat Ahli

Kenapa Virus Corona Varian Delta Lebih Menular? Begini Menurut Pendapat Ahli

Health | Senin, 05 Juli 2021 | 19:15 WIB

Terkini

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

×