Jelang Idul Adha, Yuk Lakukan Gerakan Kurban Asyik Tanpa Plastik untuk Cegah Pencemaran

Arendya Nariswari, Hiromi Kyuna

Kamis, 08 Juli 2021 | 16:45 WIB
Jelang Idul Adha, Yuk Lakukan Gerakan Kurban Asyik Tanpa Plastik untuk Cegah Pencemaran
Ilustrasi sampah plastik menumpuk (shutterstock)

Suara.com - Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi mengadakan sharing session dengan tema Pengendalian Sampah Plastik saat Idul Adha. Acara ini dilakukan secara daring pada Kamis (8/7/2021).

Idul Adha tahun ini akan berlangsung pada Selasa (20/7/2021). Hari raya umat Islam ini akan diperingati dengan kurban atau memotong hewan ternak seperti sapi, kambing, dan kerbau.

Di Indonesia, pendistribusian daging kerbau umumnya menggunakan kantong plastik. Hal ini membuat peningkatan sampah plastik yang dihasilkan hanya dalam waktu satu hari.

Kepala Subdirektorat Barang dan Kemasan Direktoran Pengelolaan Sampah Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Ujang Solihin Sidik, mengungkapkan tentang jumlah fantastis penggunaan plastik di Iduladha. Ia menjelaskan, penggunaan kantong plastik bisa mencapai 100 juta buah untuk pengemasan daging kurban.

Ujang Solihin Sidik dalam acara sharing session, Kamis (8/7/2021) (YouTube Dompet Dhuafa TV)
Ujang Solihin Sidik dalam acara sharing session, Kamis (8/7/2021) (YouTube Dompet Dhuafa TV)

"Urusan sampah plastik ini banyak dibicarakan orang bukan cuma di nasional tapi juga internasional. Bahkan sampah plastik ini mengalihkan isu lain salah satunya perubahan iklim," ujar Ujang Solihin Sidik secara daring.

Secara umum, masyarakat Indonesia masih terbiasa menggunakan kantong plastik sebagai wadah atau kemasan daging kurban yang akan dibagikan. Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sendiri telah mengeluarkan surat edaran SE.2/PSLB3/PS/PLB.0/7/2019 tentang Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Tanpa Sampah kepada seluruh pemerintah daerah di Indonesia.

Himbauan tersebut ditujukan kepada setiap kepala daerah agar mengajak warganya dapat menggunakan kemasan ramah lingkungan sebagai wadah daging kurban. Wadah yang bisa digunakan diantaranya besek, daun pisang, dan lainnya yang bisa didaur ulang.

Ujang Solihin Sidik dalam acara sharing session, Kamis (8/7/2021) (YouTube Dompet Dhuafa TV)
Ujang Solihin Sidik dalam acara sharing session, Kamis (8/7/2021) (YouTube Dompet Dhuafa TV)

Idul Adha 2021 ini, Dompet Dhuafa bersama dengan Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi (KFLHK), Filantropi Indonesia, dan Belantara Foundation berinisiatif membuat gerakan Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik. Gerakan tersebut merupakan kampanye untuk mengedukasi masyarakat agar dapat beralih ke kemasan alternatif yang ramah lingkungan sebagai wadah daging kurban.

"Pengurangan sampah plastik tidak akan efektif tanpa dukungan dari masyarakat. oleh karena itu bersama dengan kegiatan ini juga diluncurkan program kurban asik tanpa sampah plastik. Kegiatan ini merupakan kampanye bagi masyarakat agar dapat beralih ke kemasan alternatif yang ramah lingkungan," ungkap Rizal Algamar selaku Ketua Pengurus Badan FIlantropi Indonesia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hukum Kurban Sekaligus Akikah, Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Hukum Kurban Sekaligus Akikah, Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Lampung | Kamis, 08 Juli 2021 | 14:57 WIB

Harga Hewan di Sleman Merangkak Naik, Baru Boleh Potong Kurban 21 Juli

Harga Hewan di Sleman Merangkak Naik, Baru Boleh Potong Kurban 21 Juli

Jogja | Kamis, 08 Juli 2021 | 08:30 WIB

Imbas PPKM Darurat, Pedagang Hewan Kurban Sepi Pembeli

Imbas PPKM Darurat, Pedagang Hewan Kurban Sepi Pembeli

Foto | Kamis, 08 Juli 2021 | 06:16 WIB

Terkini

Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah

Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Kelemahan Mesin Rotary yang Dihilangkan Mazda di Generasi Terbaru

Kelemahan Mesin Rotary yang Dihilangkan Mazda di Generasi Terbaru

Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik

Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Bukan Sekadar Isu Elite, Botok Pati Sebut Korupsi Sebagai Perusak Masa Depan Bangsa

Bukan Sekadar Isu Elite, Botok Pati Sebut Korupsi Sebagai Perusak Masa Depan Bangsa

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Igor Tolic Punya 8 Hari untuk Selamatkan Persib dari Badai Cedera Jelang ACL II

Igor Tolic Punya 8 Hari untuk Selamatkan Persib dari Badai Cedera Jelang ACL II

Bola | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Drama 4 Babak Wamen Dahnil vs Anak Mario Teguh Soal Plat Vespa, Berujung Laporan Polisi

Drama 4 Babak Wamen Dahnil vs Anak Mario Teguh Soal Plat Vespa, Berujung Laporan Polisi

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Sejarah Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Tembus ke Mekkah Dalam 1,5 Jam

Sejarah Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Tembus ke Mekkah Dalam 1,5 Jam

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Persoalan Karhutla di Kalimantan, Pakar Kehutanan: Jangan Bikin Panik Masyarakat

Persoalan Karhutla di Kalimantan, Pakar Kehutanan: Jangan Bikin Panik Masyarakat

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Indonesia Dapat Kategori E untuk Kesejahteraan Hewan, Kok Bisa?

Indonesia Dapat Kategori E untuk Kesejahteraan Hewan, Kok Bisa?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Ulasan Drakor Snowdrop: Debut Akting Jisoo Blackpink yang Tercoreng Kontroversi

Ulasan Drakor Snowdrop: Debut Akting Jisoo Blackpink yang Tercoreng Kontroversi

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:50 WIB

×