Pengertian Cara Berpikir Diakronik dan Sinkronik untuk Menangkal Hoaks

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 16 Juli 2021 | 11:45 WIB
Pengertian Cara Berpikir Diakronik dan Sinkronik untuk Menangkal Hoaks
Ilustrasi cara berpikir. (pexels.com/Vlada Karpovich)

Suara.com - Mindset atau cara berpikir diakronik dan sinkronik sangat penting untuk menyerap informasi agar tidak mudah termakan hoaks, dan menelan mentah-mentah informasi yang belum bisa dikonfirmasi kebenarannya.

Cara berpikir diakronik dan sinkronik juga sangat penting untuk memahami peristiwa di masa lampau atau sejarah. Namun sebenarnya apa sih cara berpikir diakronik dan sinkronik itu?

Cara berpikir diakronik

Mengutip Ruang Guru, diakronik adalah sesuatu yang melintas, melampaui, atau melalui dalam batasan-batasan waktu. Berasal dari bahasa Yunani, yaitu dia dan chronos. Dia artinya melintas, melampaui, atau melalui, sedangkan chronos artinya waktu.

Cara berpikir diakronik

Cara berpikir diakronik sering dikaitkan dengan cara berpikir secara kronologis. Kronologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu chronos yang berarti waktu dan logos yang berarti ilmu atau uraian.

Sehingga kronologi adalah ilmu tentang waktu yang membantu dalam menyusun peristiwa-peristiwa sesuai dengan urutan waktu terjadinya. Kesimpulannya diakronik adalah cara berpikirnya, sedangkan kronologi adalah ilmu bantunya.

Saat seseorang berpikir secara diakronik maka ia akan mampu berpikir secara runtut, teratur, dan berkesinambungan. Ini karena diakronik menekankan pada urutan waktu kejadian. Dengan begitu kita bisa mengidentifikasi suatu masalah dengan tepat, dan bisa terhindar dari pemahaman anakronik.

Anakronik adalah menempatkan tokoh, objek, peristiwa, atau kebiasaan yang tidak sesuai dengan urutan waktunya.

Selain kronologi, di dalam diakronik juga dikenal istilah periodisasi. Periodisasi bisa digunakan untuk mengklasifikasikan peristiwa-peristiwa masa lalu secara menyeluruh.

baca juga

Dalam periodisasi, seseorang bisa membagi peristiwa ke dalam berbagai macam jenis atau kelompok, mulai dari sistem politik, ekonomi, kepercayaan, agama, sosial, dan budaya. Periodisasi juga bisa disebut sebagai pembabakan.

Contoh: Perkembangan sejarah antara zaman praaksara dan zaman aksara di Nusantara, salah satu aspek yang dilihat adalah budaya.

Periodisasi dapat memudahkan memahami hal-hal seperti:

- Perkembangan manusia dari waktu ke waktu.
- Kesinambungan antarperiode.
- Kemungkinan pengulangan fenomena.
- Perubahan dari periode awal hingga periode berikutnya.

Cara Berpikir Sinkronik

Cara berpikir sinkronik adalah cara berpikir yang mengutamakan penggambaran ruang yang meluas, namun tidak terlalu memikirkan dimensi waktunya. Melalui pendekatan sinkronis, seseorang bisa menganalisa suatu peristiwa sejarah tertentu pada waktu tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kantor Kelabu

Kantor Kelabu

Your Say | Kamis, 15 Juli 2021 | 17:20 WIB

Internet Mempengaruhi Cara Kerja Otak Kita

Internet Mempengaruhi Cara Kerja Otak Kita

Your Say | Kamis, 15 Juli 2021 | 14:29 WIB

Sering Berpikir Negatif? 5 Tips Mengatasinya agar Hidupmu jadi Positif

Sering Berpikir Negatif? 5 Tips Mengatasinya agar Hidupmu jadi Positif

Your Say | Kamis, 15 Juli 2021 | 13:10 WIB

Terkini

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:35 WIB

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:33 WIB

Gandeng Kodam I/Bukit Barisan, 120 PNS Imigrasi Sumut Gelar Kesamaptaan

Gandeng Kodam I/Bukit Barisan, 120 PNS Imigrasi Sumut Gelar Kesamaptaan

Sumut | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:31 WIB

Bapenda Sumut Jemput Bola, Permudah Warga Bayar Pajak Lewat Operasi Sadar Pajak

Bapenda Sumut Jemput Bola, Permudah Warga Bayar Pajak Lewat Operasi Sadar Pajak

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:26 WIB

Ekonomi RI Makin Suram! Kepuasan Publik ke Prabowo Anjlok, Program Unggulan Jeblok

Ekonomi RI Makin Suram! Kepuasan Publik ke Prabowo Anjlok, Program Unggulan Jeblok

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:25 WIB

244 Personel Padamkan Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Helikopter Water Bombing Diupayakan

244 Personel Padamkan Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Helikopter Water Bombing Diupayakan

Jawa Tengah | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Jelang Delisting Saham, DUCK Terseret Dugaan Utang US$32 Juta Tak Diungkap Saat IPO

Jelang Delisting Saham, DUCK Terseret Dugaan Utang US$32 Juta Tak Diungkap Saat IPO

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Dampak Gempa Gunung Salak Rusak 349 Bangunan, Wilayah Bogor Terparah

Dampak Gempa Gunung Salak Rusak 349 Bangunan, Wilayah Bogor Terparah

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:06 WIB

PDIP Sudah Peringatkan Bupati Klaten Hamenang, 23 Hari Kemudian Malah Ditahan KPK

PDIP Sudah Peringatkan Bupati Klaten Hamenang, 23 Hari Kemudian Malah Ditahan KPK

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:05 WIB

×