alexametrics

Topi Renang Atlet Wanita Ini Tuai Kontroversi di Olimpiade Tokyo 2020, Kenapa?

Yasinta Rahmawati | Nur Khotimah
Topi Renang Atlet Wanita Ini Tuai Kontroversi di Olimpiade Tokyo 2020, Kenapa?
Alice Dearing, atlet wanita Inggris yang tuai kontroversi karena topi renang. (Instagram/@alicedearingx)

Atlet wanita ini memakai topi khusus karena rambutnya.

Suara.com - Atlet renang bernama Alice Dearing belakangan menjadi perbincangan karena dilarang memakai topi renang khusus di Olimpiade Tokyo 2020. Wah, kenapa ya?

Sebagai wanita keturunan Ghana, Alice Dearing dikaruniai rambut afro tebal. Sehingga topi renang biasa mungkin akan sulit menutupi semua rambutnya ketika bertanding.

Oleh karena itu Alice akan mengenakan topi renang khusus rambut afro. Topi tersebut dirancang dengan bagian belakang lebih besar untuk menyesuaikan volume rambut afro.

Melansir US News, salah satu merek topi renang khusus rambut afro yang mengajukan diri agar produknya dipakai di Olimpiade Tokyo 2020 adalah Soul Cap.

Baca Juga: 5 Fakta Lee Yang/Wang Chi-lin, Penggemar Ganda Indonesia Juara Olimpiade 2020

Merek asal Inggris ini juga menggandeng Alice sebagai brand ambassador. Namun Federasi Renang Internasional (FINA) menolak pengajuan Soul Cap.

Potret Alice Dearing memakai topi renang khusus rambut afro. (Instagram/@soulcapofficial)
Potret Alice Dearing memakai topi renang khusus rambut afro. (Instagram/@soulcapofficial)

Alasannya karena belum pernah ada atlet yang menggunakan topi renang dengan ukuran dan konfigurasi seperti itu. Desain topi itu juga dirasa tak mengikuti kontur alami kepala atlet.

Selain itu, pihak FINA khawatir kalau topi renang khusus tersebut bisa berpotensi meningkatkan kecepatan atlet dengan mendistraksi aliran air kolam.

Larangan ini kemudian menuai kontroversi di media sosial dan kalangan perenang kulit hitam. Mereka menganggap hal ini lebih dari sekadar larangan topi renang, tapi juga isu rasialisme.

Profesor studi komunikasi di Vanderbilt University, Claire Sisco King, menyebutkan bahwa selama ini atlet renang kulit putih masih mendominasi.

Baca Juga: Profil Viktor Axelsen, Finalis Tunggal Putra Olimpiade Tokyo 2020

Alice Dearing, atlet wanita Inggris yang tuai kontroversi karena topi renang. (Instagram/@alicedearingx)
Alice Dearing, atlet wanita Inggris yang tuai kontroversi karena topi renang. (Instagram/@alicedearingx)

"Dominasi atlet kulit putih dalam renang adalah contoh kunci dari perbedaan rasial dalam olahraga yang dapat dikaitkan dengan sejarah rasisme institusional," kata Claire Sisco King melansir US News, Senin (2/8/2021).

Komentar