Tips Bangun Bisnis Kuliner Selama Pandemi ala Founder Dapur Solo

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 16:55 WIB
Tips Bangun Bisnis Kuliner Selama Pandemi ala Founder Dapur Solo
Ilustrasi bisnis kuliner. (Pixabay)

Suara.com - Bagi beberapa orang, membangun bisnis jadi salah satu solusi untuk memperbaiki kondisi keuangan. Itu pula yang dilakukan oleh founder rumah makan Dapur Solo Karina Rosalin Kumarga, atau yang juga akrab disebut Nyonya Swan, pada tahun 1988.

Memulai bisnis kuliner hanya di garasi rumah dengan modal Rp 100 ribu, nyonya Swan konsisten menyajikan makanan khas Solo dan Jawa Tengah hingga terkenal saat ini.

Bukan perjalanan yang mudah bagi nyonya Swan menjalankan bisnis kuliner hingga kini telah 33 tahun dan Dapur Solo menjadi salah satu rumah makan terkenal yang telah memiliki 42 cabang restoran di Jakarta dan sekitarnya. 

Menurut Ny. Swan, ada lima kunci sukses yang ia pegang teguh dalam membangun dan mengembangkan Dapur Solo. Dikutip dari keterangan pers Shopeepay Indonesia, berikut tips langsung dari nyonya Swan untuk para wirausahawan baru di tengah pandemi. 

1. Bersikap optimis dan penuh semangat

Ilustrasi Bisnis Online
Ilustrasi Bisnis

Keberhasilan bisnis bergantung terhadap keuletan pemiliknya dalam memecahkan masalah dan menghadapi tantangan yang pasti akan datang. Menurut nyonya Swan, seorang pengusaha wajib bersikap optimis dan bersemangat tinggi. 

“Menjadi pengusaha harus passionate atau bersemangat dalam membangun bisnis. Semangat adalah hal yang akan membuat seseorang menjadi ulet dalam bekerja dan semangat itu juga yang akan menimbulkan rasa pantang menyerah yang sangat dibutuhkan dalam berbisnis,” ucapnya. 

2. Pandai berpromosi

Satu kepastian yang akan datang ketika berbisnis adalah naik turunnya jumlah omzet dan karyawan. Namun, pengusaha yang pasti berhasil, menurut nyonya Swan, harus pandai mencari ide untuk berpromosi. 

baca juga

Karena, jika omzet menurun, sebagai pemilik usaha harus mencari cara untuk berpromosi dan memanfaatkan banyaknya media sosial yang bisa digunakan. 

"Di awal saya merintis bisnis, saya membuat brosur dan menyebarkannya sambil mengantarkan pesanan pelanggan dari rumah ke rumah menggunakan sepeda. Di zaman modern sekarang ini, kita harus kreatif dan memanfaatkan internet untuk mengembangkan bisnis,” saran nyonya Swan. 

3. Pandai bergaul dan berteman dengan siapapun

Selama 33 tahun membangun Dapur Solo, nyonya Swan selalu menganggap bahwa pelanggan yang datang adalah teman. Hal tersebut mendorongnya untuk bersikap ramah kepada siapapun. 

Sejak awal berbisnis, ia selalu membiasakan diri dengan menyapa dan mengajak para pembeli bercengkrama. Hal itu menurutnya, jadi menimbulkan rasa kekeluargaan bagi pelanggan yang datang ke Dapur Solo dan bisa menimbulkan kesetiaan. 

"Selain rasa makanannya yang enak, rasa kekeluargaan juga bisa membuat pelanggan datang kembali ke bisnis kita,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Jajanan Pasar Paling Populer

5 Rekomendasi Jajanan Pasar Paling Populer

Your Say | Kamis, 05 Agustus 2021 | 15:13 WIB

Warung Ini Jual Ketoprak Rahasia, Publik Syok Pas Lihat Rincian di Dalamnya

Warung Ini Jual Ketoprak Rahasia, Publik Syok Pas Lihat Rincian di Dalamnya

Kalbar | Rabu, 04 Agustus 2021 | 21:51 WIB

Sudah Buat Pesanan Martabak Dalam Jumlah Banyak, Ending Kisah Penjual Ini Bikin Mewek

Sudah Buat Pesanan Martabak Dalam Jumlah Banyak, Ending Kisah Penjual Ini Bikin Mewek

Kalbar | Rabu, 04 Agustus 2021 | 21:33 WIB

Terkini

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:55 WIB

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

×