Menparekraf Sandiaga Uno Jawab Protes UNESCO Soal Taman Nasional Komodo

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 09 Agustus 2021 | 18:30 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno Jawab Protes UNESCO Soal Taman Nasional Komodo
Tim dari Kementerian PPN/Bappenas meninjau rencana pembangunan di kawasan wisata Pulau Kelor di Taman Nasional (TN) Komodo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (18/7/2020). [ANTARA FOTO/Kornelis Kaha]

Suara.com - Pembangunan Taman Nasional Komodo yang berlokasi di Resort Loh Buaya Pulau Rinca, telah menuai protes. Hal ini proyek tersebut akan mengancam keberlanjutan konservasi, ekonomi lokal, dan ruang hidup masyarakat.

Lewat tanggapan UNESCO yang dilansir dari Foeasiapacific.org, dalam acara Extended Session Of The World Heritage Committee yang diselenggarakan pada 16-31 Juli di Fuzho, China, seruan UNESCO kepada Pemerintah Indonesia agar menghentikan proyek infrastruktur tersebut.

Atas tanggapan protes tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, pembangunan Taman Nasional Komodo yang sempat menjadi polemik UNESCO karena menyangkut dampak lingkungan, sebenarnya hanya permintaan informasi secara detail.

“Poin evaluasinya sebenarnya hanya permintaan informasi, yakni terkait pengembangan pariwisata agar tidak menimbulkan dampak negatif di Taman Nasional Komodo. Dan ini akan kita sampaikan kepada pihak UNESCO,” ungkapnya dalam acara Weekly Press Briefing, Senin (9/8/2021).

Menteri Sandiaga Uno dalam Webinar KOMPAG, Jumat (2/7/2021) (Suara/Hiromi)
Menteri Sandiaga Uno dalam Webinar KOMPAG, Jumat (2/7/2021) (Suara/Hiromi)

Menurutnya, pengembangan sarana dan prasarana di Taman Nasional Komodo dipastikan tidak berdampak pada warisan alam.

Sandiaga mengatakan pembangunan ini sudah berdasarkan hasil kajian dan penyempurnaan Enviromental Impact Assignment.

“Ini sudah berdasarkan hasil kajian, dan sudah menjadi suatu acuan yang dilakukan bersama lintas Kementerian Lembaga serta pakar lainnya,” ungkapnya lebih lanjut.

Meski pembangunan taman yang disebut ‘Jurassic Park’ nya Indonesia, Sandiaga menegaskan pembangunan taman ini adalah dengan mengganti sarana dan prasarana yang tidak layak dengan standar internasional.

Adapun pembangunan sarana dan prasarana Taman Nasional Komodo ini, meliputi pengamanan pantai, pembangunan dermaga, pusat informasi, pondok ranger, pondok peneliti, dan pondok pemandu.

baca juga

“Waktu kita berkunjung, kita juga melihat banyak fasilitas yang perlu kita perbaiki. Karena ini berkaitan dengan keselamatan, kesehatan, dan juga keberlanjutan,” kata Sandiaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Uno Dorong Game Lokal Promosikan Ikon Pariwisata Indonesia

Sandiaga Uno Dorong Game Lokal Promosikan Ikon Pariwisata Indonesia

Tekno | Senin, 09 Agustus 2021 | 15:30 WIB

Kebakaran di Sabana Laju Pemali TN Komodo Diduga Karena Kemarau Panjang

Kebakaran di Sabana Laju Pemali TN Komodo Diduga Karena Kemarau Panjang

Lifestyle | Senin, 09 Agustus 2021 | 15:09 WIB

Sandiaga Uno Beri Beasiswa ke 1.000 Anak Pedagang Kecil Terdampak Pandemi

Sandiaga Uno Beri Beasiswa ke 1.000 Anak Pedagang Kecil Terdampak Pandemi

News | Senin, 09 Agustus 2021 | 07:08 WIB

Terkini

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

Ada Hadiah Eksklusif! Cukup Pakai Fitur BRImo Ini di Indonesia Sport Summit 2026

Ada Hadiah Eksklusif! Cukup Pakai Fitur BRImo Ini di Indonesia Sport Summit 2026

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:08 WIB

6 Orang Tewas dalam Insiden Kapal Virgo Transport 8, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh

6 Orang Tewas dalam Insiden Kapal Virgo Transport 8, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh

News | Minggu, 13 September 2026 | 20:04 WIB

Promo Naga Swalayan dari BRI, Bawa Pulang Minyak Goreng Gratis!

Promo Naga Swalayan dari BRI, Bawa Pulang Minyak Goreng Gratis!

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:03 WIB

Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan

Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 20:00 WIB

Promo Cashback BRImo di Osteria Gia Bikin Makan Pasta Makin Untung

Promo Cashback BRImo di Osteria Gia Bikin Makan Pasta Makin Untung

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 19:53 WIB

KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik

KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik

Kalbar | Minggu, 13 September 2026 | 19:46 WIB

Isu Pungli Bansos Beras 30 Kg, Bapanas Buka Suara

Isu Pungli Bansos Beras 30 Kg, Bapanas Buka Suara

News | Minggu, 13 September 2026 | 19:36 WIB

Kosgoro 1957 Tegaskan Siap Perkuat Golkar Menuju Pemilu 2029

Kosgoro 1957 Tegaskan Siap Perkuat Golkar Menuju Pemilu 2029

News | Minggu, 13 September 2026 | 19:36 WIB

FTL Universe 2026 Resmi Digelar, BRImo Bawa Kejutan Spesial

FTL Universe 2026 Resmi Digelar, BRImo Bawa Kejutan Spesial

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 19:32 WIB

×