Seputar Konsep Rumah Tumbuh dan Langkah-Langkah Pembangunannya

Vania Rossa

Jum'at, 20 Agustus 2021 | 16:37 WIB
Seputar Konsep Rumah Tumbuh dan Langkah-Langkah Pembangunannya
Ilustrasi rumah tumbuh. (Inhabitat)

Suara.com - Banyak orang yang menunda rencana beli rumah karena menginginkan rumah dengan luas ruangan yang besar namun terkendala dana yang kurang. Jika Anda termasuk salah satunya, rumah tumbuh adalah solusinya. Rumah tumbuh adalah rumah yang dikembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Untuk mengetahui lebih lanjut, yuk, simak artikel dari Rumah.com, portal properti terdepan di Indonesia seputar rumah tumbuh.

Pengertian Rumah Tumbuh
Rumah tumbuh adalah sebuah konsep membangun rumah yang didasarkan pada kemampuan dari pemilik rumah dan dilakukan secara bertahap. Sebagai contoh, ada pengembang yang saat ini menawarkan rumah dengan lahan seluas 72m2 namun dengan satu kamar tidur. Rumah ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan rumah lain dengan luas lahan yang sama.

Harga yang lebih rendah ini tentu saja karena luas bangunan yang lebih kecil. Sangat sederhana, karena hanya terdiri dari satu kamar tidur, satu kamar mandi, ruang tengah, dan dapur sederhana. Tetapi sisi positifnya, rumah ini dapat dibeli oleh mereka yang masih lajang atau baru menikah dan memiliki dana terbatas.

Yang penting, mereka bisa memiliki lahannya dulu dan atap untuk berteduh. Nanti seiring bertambahnya kemampuan, misalnya jika sudah menikah dan dikaruniai anak, rumah tersebut mulai dibangun.

Rumah tumbuh sendiri terdiri dari dua tipe berbeda, yakni rumah tumbuh horizontal dan rumah vertikal seperti yang akan dijelaskan di bawah ini:

Rumah tumbuh horizontal adalah rumah yang pembangunan dan penambahannya dilakukan secara melebar, baik itu ke samping atau ke arah belakang. Kelebihan dari rumah tumbuh horizontal adalah proses pembangunannya yang jauh lebih cepat karena dilakukan secara menyamping dan tidak membutuhkan perhitungan struktural yang lebih kompleks lagi.

Rumah tumbuh vertikal adalah rumah yang pembangunan tambahannya dilakukan ke atas atau bisa disebut sebagai penambahan secara bertingkat. Secara efektifitas, pembangunan jenis ini tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas, tetapi Anda harus memperhitungkan kekuatan struktural secara maksimal supaya bangunan mampu untuk menahan beban yang lebih berat lagi.

Sedang mencari desain untuk bangun rumah? Simak 15 denah dan desain rumah terkini di sini.

baca juga

Manfaat atau Keuntungan Rumah Tumbuh
Rumah tumbuh sendiri memiliki beberapa manfaat yang harus Anda ketahui. Di bawah ini adalah beberapa manfaat atau keuntungan dari membangun sebuah konsep rumah tumbuh:

1. Sesuai keinginan
Rumah tumbuh berarti Anda sendiri yang langsung terlibat dalam pembuatan rumah tersebut, baik dalam pengawasan pelaksanaan pembangunan maupun pengawasan keuangan.

2. Sesuai kemampuan
Tidak ada jadwal yang mengharuskan hunian tersebut selesai dalam tenggat waktu yang singkat dan Anda bisa memaksimalkan waktu sesuai dengan keadaan yang ada.

Anda bisa menjadi lebih fleksibel dalam mengubah desain dari rumah yang sudah ada. Apabila dalam perjalanannya terdapat desain yang ingin diubah atau ditambahkan, konsep rumah tumbuh memberikan kemudahan untuk bisa mewujudkan keinginan tersebut.

3. Bisa mencari referensi dari berbagai sumber
Memiliki berbagai bentuk pengalaman dan pengetahuan tambahan dalam dunia konstruksi. Sebab, pengetahuan tersebut bisa dimanfaatkan untuk memiliki sebuah hunian yang lebih baik dari sebelumnya.

4. Efisien
Rumah yang dimiliki juga menjadi tidak mubazir karena kapasitasnya bisa digunakan semaksimal mungkin terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menambah atau memperluas seisi rumah yang dimiliki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Potret Penampakan Rumah Sarah Azhari di Los Angeles, Berkonsep Kabin

8 Potret Penampakan Rumah Sarah Azhari di Los Angeles, Berkonsep Kabin

Entertainment | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 16:34 WIB

Rumah Ustaz Arifin Ilham Dijual, Pihak Istri Kedua Buka Suara

Rumah Ustaz Arifin Ilham Dijual, Pihak Istri Kedua Buka Suara

Entertainment | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 15:44 WIB

7 Tips Aman Sewa Rumah Agar Tidak Rugi

7 Tips Aman Sewa Rumah Agar Tidak Rugi

Lifestyle | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 09:35 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×