Punya Bisnis Fesyen Muslim? Kembangkan Brandmu Dalam Program Ini Yuk

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Rabu, 25 Agustus 2021 | 18:45 WIB
Punya Bisnis Fesyen Muslim? Kembangkan Brandmu Dalam Program Ini Yuk
Diajeng Lestari pemilik perusahaan busana muslim HijUp (DW Indonesia)

Suara.com - Industri fesyen muslim dalam negeri memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang dan bersaing ke pasar global. Dengan hal tersebut, branding Indonesia sebagai kiblat dunia untuk produk muslim dan produk halal bisa semakin menguat. 

Untuk mencapai hal tersebut, Founder and Chief Executive Officer HIJUP, Diajeng Lestari mengungkap jika brand-brand fesyen muslim lokal harus bisa melahirkan produk yang semakin berkualitas dengan produktivitasnya yang tinggi terlebih dahulu.

Menurut Diajeng, sejak pengembangan selama satu dekade ini banyak ditemui brand-brand lokal yang memiliki kualitas bagus dan diminati konsumen hingga mancanegara. Namun lantaran produktivitas yang terbatas akibat minimnya modal peluang pasar tersebut belum dapat dioptimalkan. 

Punya Bisnis Fesyen Muslim? Kembangkan Brandmu Dalam Program Ini Yuk. (Dok: Istimewa)
Punya Bisnis Fesyen Muslim? Kembangkan Brandmu Dalam Program Ini Yuk. (Dok: Istimewa)

Untuk itulah, sebagai e-commerce fesyen muslim, pihaknya mengumumkan peluncuran program Hijup Growth Fund. Program pembiayaan hingga maksimal sebesar Rp 100 miliar yang ditujukan kepada para pelaku usaha di industri fesyen muslim dan modest lokal di Indonesia. 

"Kami berinisiatif melakukan pendanaan dan pendampingan kepada lokal brand untuk dapat memaksimalkan potensi dan produktivitasnya. Program ini sekaligus menjadi bukti dari komitmen dan konsistensi dalam mengembangan industri fesyen muslim di Indonesia selama 10 tahun ini," jelasnya dalam jumpa pers virtual Rabu (25/8/2021).

Diajeng menjelaskan, bagi pelaku usaha yang berminat mengikuti program tersebut mereka harus menjadi tenant dan menjual produknya di situs Hijup. Brand tersebut kemudian akan melewati beberapa tahapan sebelum mendapatkan pendanaan. Misalnya mulai dari tahap pengajuan, verifikasi, persetujuan, pencairan hingga tahap kesepakatan pengembalian dana.

Program ini menawarkan beberapa skema pendanaan. Pertama, skema “Special Collection” yang diperuntukkan bagi brand yang berminat menciptakan koleksi produk yang akan dikolaborasikan dengan dengan nominal pendanaan up to Rp5 miliar. 

Kedua, skema “Modal Kerja” dengan nominal up to Rp2 miliar untuk meningkatkan kapasitas produksi. Terakhir, skema “Investasi Corporate” dengan konsep Hijup akan menjadi salah satu pemegang saham brand tersebut dengan nominal pendanaan up to Rp20 miliar. 

“Pilihan skema pendanaannya akan kami sesuaikan dengan karakteristik dan kondisi brand masing-masing. Kami membuka ruang pembiayaan hingga maksimal senilai Rp20 miliar kepada satu brand jika proposal bisnis mereka mampu meyakinan komite program tadi," jelasnya lagi.

baca juga

Sejak disosialisasikan di awal bulan Juli 2021 ini, Diajeng mengungkapkan, banyak brand yang tertarik untuk bergabung dalam program ini. 

Saat ini Hijup sudah menyetujui dan menandatangani kesepakatan pendanaan kepada dua tenant dengan total pembiayaan senilai Rp 22 miliar. Per Agustus 2021, Hijup memiliki tenant lebih dari 300 brand lokal. 

Linda Anggrea, pemilik brand Buttonscarves sebagai salah satu penerima program tadi mengungkapkan bahwa program pendanaan ini menjadi bukti bahwa konsistensi membangun ekosistem yang positif untuk local brand Indonesia, khususnya pada fesyen muslim. 

“Sejak awal Buttonscarves berdiri, kami telah banyak didukung oleh  dan kini kami dipercaya untuk menjadi salah satu local brand terpilih dalam program ini. Tentu kami sangat bersyukur dan mengapresiasi program ini. Suatu kebanggaan bisa terus bekerja sama, berkarya dan tumbuh bersama untuk memajukan industri fesyen muslim Indonesia” ungkap Linda Anggrea.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Industri Fesyen Muslim Lokal, Tokopedia Hadirkan Muslim Fash Forward

Dukung Industri Fesyen Muslim Lokal, Tokopedia Hadirkan Muslim Fash Forward

Press Release | Rabu, 25 Agustus 2021 | 13:47 WIB

Siap-siap, Ada Brand Asli Depok Tampil di New York Fashion Week

Siap-siap, Ada Brand Asli Depok Tampil di New York Fashion Week

Lifestyle | Selasa, 24 Agustus 2021 | 15:17 WIB

Brand Fesyen Lokal Wakili Indonesia di New York Fashion Week

Brand Fesyen Lokal Wakili Indonesia di New York Fashion Week

Lifestyle | Selasa, 24 Agustus 2021 | 09:51 WIB

Terkini

Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG

Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG

Bali | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Ekonomi Kreatif Bisa Dorong Pertumbuhan Negara-negara Global South

Ekonomi Kreatif Bisa Dorong Pertumbuhan Negara-negara Global South

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Clouds Roll Like Gureumi Tayang 2027, Dahyun dan Cha Woo Min Jatuh Cinta

Clouds Roll Like Gureumi Tayang 2027, Dahyun dan Cha Woo Min Jatuh Cinta

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Protes Relokasi, Pedagang Pasar Raya Padang Khawatir Kehilangan Pembeli

Protes Relokasi, Pedagang Pasar Raya Padang Khawatir Kehilangan Pembeli

Sumbar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Pengedar Tembakau Sintetis Ditangkap di Pinggir Jalan Tanjung Duren

Pengedar Tembakau Sintetis Ditangkap di Pinggir Jalan Tanjung Duren

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Beda Konten, Beda Alat! Rekomendasi Phone Holder dan Tripod Auto Face Tracking

Beda Konten, Beda Alat! Rekomendasi Phone Holder dan Tripod Auto Face Tracking

Tekno | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Danantara Aji Mumpung, Aktif Serok Saham di Kala Pasar Modal RI Ambruk

Danantara Aji Mumpung, Aktif Serok Saham di Kala Pasar Modal RI Ambruk

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang

Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Curhat Warga Malaysia Tersiksa Dikirim Asap Kebakaran Hutan Indonesia: Kami Tidak Bisa Bernapas

Curhat Warga Malaysia Tersiksa Dikirim Asap Kebakaran Hutan Indonesia: Kami Tidak Bisa Bernapas

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Disikat Lagi oleh Kejati

Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Disikat Lagi oleh Kejati

Sulsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:25 WIB

×