Array

Umat Muslim Harus Tahu, Ini 5 Hadist yang Menjelaskan Bahaya Berhutang

Kamis, 26 Agustus 2021 | 18:30 WIB
Umat Muslim Harus Tahu, Ini 5 Hadist yang Menjelaskan Bahaya Berhutang
Ilustrasi berhutang (pexels.com/Ahsanjaya)

Suara.com - Banyak hadist-hadist Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan tentang bahaya berhutang. Dengan begitu umat Muslim dapat belajar agar tidak mudah berhutang, kecuali jika mengalami kondisi darurat.

Dan jika terpaksa berhutang, alangkah baiknya untuk segera melunasi hutang tersebut, agar tidak menjadi beban di kemudian hari.

Melansir dari Muslim OR. ID berikut hadist-hadist tentang bahaya berhutang yang mesti umat Muslim ketahui.

Hadist pertama
Terkait bahaya hutang ini telah dijelaskan lewat hadist Uqbah bin Amir Radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah SAW bersabda, berhutang sama saja seperti meneror diri sendiri.

“Jangan kalian meneror diri kalian sendiri, padahal sebelumnya kalian dalam keadaan aman.’ Para sahabat bertanya, ‘Apakah itu, wahai Rasulullah?’ Rasulullah menjawab, ‘Itulah hutang!’ (HR. Ahmad [4/146], At Thabrani dalam Mu’jam Al Kabir [1/59], disahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah [2420]).

Hadist kedua
Tentang bahaya hutang juga dijelaskan lewat hadist Abdullah bin Umar Radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih punya hutang, maka kelak (di hari kiamat) tidak ada dinar dan dirham untuk melunasinya. Namun yang ada hanyalah kebaikan atau keburukan (untuk melunasinya)” (HR. Ibnu Majah no. 2414, disahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah no. 437).

Hadist ketiga
Bahaya hutang selanjutnya juga disebutkan lewat hadist Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu. Bahkan, Rasulullah SAW bersabda jika seseorang berhutang di dunia maka ruhnya akan terkatung-katung.

"Ruh seorang mukmin (yang sudah meninggal) terkatung-katung karena hutangnya sampai hutangnya dilunasi." (HR. At Tirmidzi no. 1079, ia berkata, “(Hadits) hasan”, disahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi).

Baca Juga: Sindir Umat Islam, Muhammad Kece Sebut Ajaran Nabi Tidak Masuk Akal

Hadist keempat
Bahaya hutang selanjutnya juga dijelaskan lewat hadist Shuhaib bin Sinan Ar Rumi Radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah SAW bersabda, seseorang yang berhutang dan belum melunasinya akan dibangkitkan sebagai peencuri.

"Siapa saja yang berhutang dan ia tidak bersungguh-sungguh untuk melunasinya, maka ia akan bertemu Allah sebagai seorang pencuri." (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, no.5561, disahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami’ no. 2720).

Hadist kelima
Lewat hadist Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu, Nabi SAW menyatakan bahwa menunda hutang sama saja berbuat kezaliman.

"Penundaan pelunasan hutang oleh orang yang mampu adalah sebuah kezaliman, maka jika hutang kalian ditanggung oleh orang lain yang mampu maka setujuilah." (HR. Bukhari no.2287).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI