3 Kiat Jadikan Konten Video Pendekmu Naik Level di Mata Penonton

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 27 Agustus 2021 | 03:10 WIB
3 Kiat Jadikan Konten Video Pendekmu Naik Level di Mata Penonton
Ilustrasi Content Creator. (pixabay.com/Lukas Bieri)

Suara.com - Konten video pendek kini menjadi tren di platform Tik-Tok, Instagram dan Likee. Bahkan tidak jarang konten kreator yang rela menghabiskan waktu berhari-hari untuk mengedit video, agar dapat hasil yang maksimal.

Tapi terlepas dari teknik editing, ada beberapa kiat yang bisa dilakukan untuk membuat video pendek jadi naik level di mata penonton. Sebagaimana mengutip siaran pers Likee, Kamis (26/8/2021).

1. Pantau dan gunakan tagar yang sedang tren

Ilustrasi content writer. (Unsplash.com)
Ilustrasi content creator. (Unsplash.com)

Mengikuti tren positif media sosial wajib hukumnya untuk para konten kreator agar terus berkembang. Memantau tagar yang sedang jadi tren dan sering digunakan konten kreator juga jadi hal yang wajib dilakukan

Seperti misalnya, tagar yang populer menunjukkan adanya minat audience pada suatu topik tertentu, misalnya #IndonesiaTangguh dan #OutfitMerahPutih yang sempat populer beberapa waktu lalu.

Kontent kreator juga bisa membuat konten dengan topik serupa untuk meramaikan momen seperti HUT RI. Bisa juga dicari konten seperti apa yang bisa menyesuaikan minat penonton pada momen tersebut.

2. Up to date dengan fitur dan teknik edit terbaru

Perlu juga up to date dengan fitur dan teknik mengedit yang baru. Berbagai platform pembuatan video pendek terus berinovasi untuk menciptakan kemudahan bagi para konten kreator untuk menciptakan kontennya sekreatif mungkin.

Inovasi tersebut biasanya diwujudkan platform melalui fitur-fitur baru untuk memudahkan pengguna membuat dan mengedit video. Setelah tahu fitur baru tersebut, pelajarilah manfaatnya dan putarlah otak kreatif untuk menciptakan sesuatu yang unik dari hanya mengedit video saja.

Bisa juga mempelajari teknik edit video dari berbagai sumber, termasuk berdiskusi dengan konten kreatoir lainnya.

3. Berteman dan saling dukung konten kreator lain

Agar terus bisa menjadi konten kreator yang berkembang ke level berikutnya, diperlukan berteman dengan konten kreator lainnya untuk mempunyai wawasan yang lebih luas.

Bisa saling bertukar pikiran dan berbagai informasi terkait membuat konten yang unik yang bisa disuguhkan kepada penonton. Bahkan bisa juga berkolaborasi untuk membuat konten agar konten tidak monoton.

Hasil kolaborasi ini juga menjadi tanda bahwa konten kreator lain saling mendukung. Secara tidak langsung para kreator telah mempromosikan konten sejawat, begitu juga sebaliknya. Sehingga akhirnya bisa menambah audience.

4. Rajin ikut program, kontes, dan tantangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

YouTube, Panggung Baru Para Seniman

YouTube, Panggung Baru Para Seniman

Your Say | Kamis, 26 Agustus 2021 | 17:48 WIB

TikTok Uji Coba Durasi Video Jadi 5 Menit

TikTok Uji Coba Durasi Video Jadi 5 Menit

Tekno | Kamis, 26 Agustus 2021 | 17:27 WIB

Viral Potret Mobil Parkir di Sungai, Tuai Perdebatan Warganet

Viral Potret Mobil Parkir di Sungai, Tuai Perdebatan Warganet

News | Kamis, 26 Agustus 2021 | 17:40 WIB

Terkini

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:01 WIB

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:48 WIB

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:29 WIB

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:02 WIB

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:41 WIB

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:11 WIB

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:55 WIB

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:43 WIB

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:41 WIB