10 Penyebab Kucing Muntah dan Langkah Penanganannya

Rima Sekarani Imamun Nissa | Suara.com

Rabu, 15 September 2021 | 09:26 WIB
10 Penyebab Kucing Muntah dan Langkah Penanganannya
Ilustrasi kucing peliharaan. (Pexels/Lina Kivaka)

Suara.com - Melihat kucing muntah tentu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi pemilik anabul satu ini. Rasanya tentu bingung dan panik, apalagi jika kita tidak tahu penyebab kucing muntah.

Salah satu penyebab utama kucing muntah adalah sesuatu yang masuk ke organ pencernaannya, mengingat kucing terkadang memakan segala sesuatu yang dilihatnya.

Dilansir dari The Spurce Pets,  berikut 10 penyebab kucing muntah dan penanganannya

Penyebab Kucing Muntah dan Cara Mengobati Kucing Muntah

Ilustrasi Kucing/TeamK/Pixabay
Ilustrasi Kucing. (TeamK/Pixabay)

Bola bulu

Kucing menjilati bulunya sendiri tentu menjadi pemandangan yang biasa kita saksikan sehari-hari. Namun, tidak jarang bulu-bulu itu ikut termakan dan masuk ke saluran penceranaan hewan peliharaan kesayangan Anda.

Jika hal ini terus berulang, bulu akan menumpuk sampai susah dikeluarkan. Sebagai respons, kucing biasanya akan memuntahkannya dalam bentuk busa.

Untuk mencegah bola bulu ini, kamu bisa secara rutin menyikat giginya supaya menyingkirkan bulu yang tersangkut supaya tidak tertelan.

Insufisiensi hati

Salah satu ciri kucing yang menderita penyakit hati adalah muntah. Di samping itu, ada pula ciri lain seperti kurang nafsu makan yang kemudian mendorong berkurangnya berat badan.

Untuk mencegah insufisiensi hati, kamu dapat membawa kucing ke dokter hewan untuk mendapat perawatan semestinya.

Hipertiroidisme

Hipertiroid menjadi salah satu penyakit yang kerap menyerang kucing tua. Selain muntah, gejala lain dari hipertiroidisme adalah penurunan berat badan meski porsi makan normal, diare, dan peningkatan buang air kecil.

Cara untuk mengobati hipertiroidisme tentu saja membawa anabul ke dokter hewan untuk kemudian dilakukan pemeriksaan darah.

Ilustrasi dokter hewan. (Pixabay/13228026)
Ilustrasi dokter hewan. (Pixabay/13228026)

Insufisiensi ginjal

Selain hipertiroidisme, penyakit insufisiensi ginjal atau ginjal kronis juga biasa diderita oleh kucing yang sudah berusia tua.

Penyakit satu ini umumnya ditandai dengan kehilangan nafsu makan, sampai perubahan tekstur dan tampilan bulu.

Cara mengobati insufisiensi hati tentu saja membawa ke dokter hewan, segera setelah kucing menunjukkan gejala.

Radang perut

Salah satu dampak kucing yang suka makan sembaragan dan mengunyah sesuatu yang tidak seharusnya mereka makan adalah perutnya yang teriritasi.

Salah satu ciri kucing mengalami radang perut adalah muntah busa berwarna putih yang disertai darah.

Jika sudah menunjukkan ciri tersebut, baiknya kamu langsung membawa kucing ke dokter hewan agar segera mendapat pengobatan yang tepat.

Gangguan pencernaan

Sama seperti manusia, kucing juga menghasilkan cairan asam di lambungnya, dan apabila terlambat makan, gas ini juga akan menumpuk di perut yang mengakibatkan iritasi.

Salah satu ciri kucing sakit yang mengalami gangguan pencernaan adalah muntah busa. Biasanya busa ini berwarna kuning atau putih.

Jika dokter mendiagnosa ciri tersebut sebagai gangguan pencernaan, biasanya akan disarankan untuk memberikan makan dalam porsi kecil untuk kucing.

Sindrom iritasi usus

Kucing yang mengalami radang usus biasanya akan mengami diare dan dekompensasi kronis. Selain itu, ciri yang paling umum adalah muntah busa.

Jika ciri tersebut sudah muncul, bawa kucingmu ke dokter hewan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Diabetes

Apabila kucing terlihat mulai kehilangan berat badan, sering buang air kecil, tapi sering minum, bisa jadi mereka terkena diabetes. Jika kamu menemukan ciri tersebut, segera bawa kucing ke dokter hewan.

Penanganan yang diberikan biasanya tergantung pada tingkat keparahan diabetes. Salah satu pengobatan akan dilakukan dengan terapi insulin atau penetapan pola makan sederhana.

Parasit

Jika anak kucing sering kali muntah padahal belum pernah diberi obat cacing, besar kemungkinan mereka terkena infeksi parasite. Dokter hewan biasanya akan memeriksa sampel kotoran kucing untuk menentukan resep pengobatannya.

Pankreatitis

Selain menyerang anjing dan manusia, penyakit satu ini juga bisa ditemukan pada kucing.

Pankreatitis biasanya akan dibaregi dengan penyakit lain, seperti diabetes, gastrointestinal, dan penyakit hati.

Demikian 10 penyebab kucing muntah beserta cara penanganannya. Sebagai sesama makhluk hidup, ada baiknya sebagai pemilik, kita juga berusaha memahami kucing dan mengalami perubahan-perubahan yang terjadi pada kucing peliharaan.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini 5 Alasan Induk Kucing Pergi usai Melahirkan, Bisa Jadi karena Trauma

Ini 5 Alasan Induk Kucing Pergi usai Melahirkan, Bisa Jadi karena Trauma

Lifestyle | Jum'at, 10 September 2021 | 13:00 WIB

3 Alasan Kucing Suka Ikut ke Kamar Mandi, Gemes Banget!

3 Alasan Kucing Suka Ikut ke Kamar Mandi, Gemes Banget!

Lifestyle | Kamis, 09 September 2021 | 13:49 WIB

7 Penyebab Infeksi Telinga pada Kucing Kesayangan, Gejala dan Cara Mengatasinya

7 Penyebab Infeksi Telinga pada Kucing Kesayangan, Gejala dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Kamis, 09 September 2021 | 12:19 WIB

Terkini

AI hingga Sertifikasi Internasional, Kunci Cetak Generasi Unggul di Industri Pariwisata Global

AI hingga Sertifikasi Internasional, Kunci Cetak Generasi Unggul di Industri Pariwisata Global

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 08:07 WIB

Terpopuler: Shio Paling Hoki 12 April 2026, Top 7 Sepatu Lokal Senyaman Nike dan ASICS

Terpopuler: Shio Paling Hoki 12 April 2026, Top 7 Sepatu Lokal Senyaman Nike dan ASICS

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 06:50 WIB

Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi

Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 22:30 WIB

5 Sunscreen Spray SPF 50 Terbaik yang Bisa Kamu Gunakan

5 Sunscreen Spray SPF 50 Terbaik yang Bisa Kamu Gunakan

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 18:40 WIB

Strategi Atur Napas Finansial: Mengapa Pria Usia 30-an Kini Lebih Hobi Pakai Paylater?

Strategi Atur Napas Finansial: Mengapa Pria Usia 30-an Kini Lebih Hobi Pakai Paylater?

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 18:17 WIB

Desain Indonesia Incar Panggung Global Lewat Pameran Furnitur Terbesar di Milan

Desain Indonesia Incar Panggung Global Lewat Pameran Furnitur Terbesar di Milan

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 18:05 WIB

Bukan Cuma Tabungan, Ini Alasan Asuransi Wajib Masuk Rencana Masa Depan

Bukan Cuma Tabungan, Ini Alasan Asuransi Wajib Masuk Rencana Masa Depan

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:42 WIB

7 Sepatu Lokal Sekelas Nike dan ASICS, Fleksibel Buat Jalan Jauh dan Lari

7 Sepatu Lokal Sekelas Nike dan ASICS, Fleksibel Buat Jalan Jauh dan Lari

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:33 WIB

5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis

5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:16 WIB

Lupakan Sandal Berat! Ini Tren Alas Kaki Cloud-Walking yang Bakal Dominasi Musim Panas 2026

Lupakan Sandal Berat! Ini Tren Alas Kaki Cloud-Walking yang Bakal Dominasi Musim Panas 2026

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:14 WIB