Setahun Disetop, Bali Kembali Gelar Upacara Ngaben Besar-besaran

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 08 Oktober 2021 | 19:39 WIB
Setahun Disetop, Bali Kembali Gelar Upacara Ngaben Besar-besaran
Bali Kembali Gelar Upacara Ngaben dengan Protokol Kesehatan (Dok. Kementerian Kesehatan)

Suara.com - Setelah pandemi Covid-19 mereda, kini Bali siap menyambut wisatawan kembali. Salah satunya lewat momen upacara ngaben yang telah dilaksanakan dan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Upacara ngaben sendiri digelar di area Pantai Matahari Terbit, Sanur, pada Jumat (8/10/2021), yang kembali langsung menarik wisatawan.

Sebelumnya, Pengabenan atau upara ngaben sempat terhenti selama lebih dari satu tahun, kemudian diganti dengan kremasi terbatas di krematorium untuk mencegah kerumunan dan keramaian.

"Ini untuk upacara ngaben di Sanur ini sudah dirancang satu tahun yang lalu, tapi karena pandemi berlanjut terus maka acara ini sampai tertunda dua kali," kata Mangku Praja di lokasi Ngaben, Sanur mengutip siaran pers Kementerian Kesehatan yang diterima Suara.com.

Bali Kembali Gelar Upacara Ngaben dengan Protokol Kesehatan (Dok. Kementerian Kesehatan)
Bali Kembali Gelar Upacara Ngaben dengan Protokol Kesehatan (Dok. Kementerian Kesehatan)

Seharusnya pokok upacara Ngaben digelar pada 15 Agustus lalu, namun karena pandemi belum terkendali, maka upacara ditunda hingga 6 Oktober 2021.

"Di dalam melaksanakan upacara di Sanur ini protokol kesehatan di Sanur sangat ketat sekali. Di tempat upacara baru masuk itu harus ada tempat cuci tangan, kedua ada hand sanitizer, ketiga setelah memuncaknya pandemi warga itu wajib mengikuti vaksinasi, kalau yang belum mengikuti vaksin tidak boleh masuk ke tempat acara," tutur Mangku Praja.

Untuk memastikan protokol kesehatan, salah satunya status vaksinasi pengunjung, panitia upacara mengharuskan mereka melakukan scan QR Code PeduliLindungi di pintu masuk.

Di samping itu, lanjut Mangku Praja, semua panitia yang tergabung dalam upacara tersebut telah dilakukan swab antigen sehari sebelum pelaksanaan dan penyemprotan disinfeksi tempat acara.

"Harapan saya dan masyarakat umumya di Sanur, saya mewanti-wanti menginginkan supaya masyarakat dalam menjalankan new normal tetap mengikuti protokol kesehatan dan selalau menjaga imun tubuh dalam hal menjaga kesehatan supaya pariwisata atau kehidupan di Bali bisa berjalan seperti semula," ucap Mangku Praja.

baca juga
Bali Kembali Gelar Upacara Ngaben dengan Protokol Kesehatan (Dok. Kementerian Kesehatan)
Bali Kembali Gelar Upacara Ngaben dengan Protokol Kesehatan (Dok. Kementerian Kesehatan)

Salah satu pengunjung dari Jakarta, Yulia mengatakan upacara Ngaben tersebut merupakan upacara besar, tapi karena pandemi maka wajib menjaga diri dengan memakai masker.

"Dan kebetulan saya lihat semuanya bermasker dengan benar dengan tertib," katanya.

Ia berharap pandemi Covid-19 cepat berlalu dengan mematuhi protokol kesehatan.

"Semoga pandemi cepat berlalu, kita semua harus patuhi peraturan dari pemerintah supaya ini cepat berlalu dan kita bisa kembali lagi menikmati liburan dengan lebih tenang lagi," tutup Yulia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bali Siap Sambut Turis Asing Mulai 14 Oktober, Bagaimana dengan DIY?

Bali Siap Sambut Turis Asing Mulai 14 Oktober, Bagaimana dengan DIY?

Jogja | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 18:53 WIB

Lakukan Evaluasi, Bali United Bidik Banyak Kemenangan di Seri Kedua BRI Liga 1

Lakukan Evaluasi, Bali United Bidik Banyak Kemenangan di Seri Kedua BRI Liga 1

Bola | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 18:34 WIB

Tinjau Venue Untuk KTT G 20 Di Bali, Jokowi Yakin Bali Miliki reputasi dan Pengalaman

Tinjau Venue Untuk KTT G 20 Di Bali, Jokowi Yakin Bali Miliki reputasi dan Pengalaman

News | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 17:21 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×