Jalani Multiperan Berisiko Bikin Perempuan Cepat Baper, Ini Solusinya

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Selasa, 12 Oktober 2021 | 13:06 WIB
Jalani Multiperan Berisiko Bikin Perempuan Cepat Baper, Ini Solusinya
Ilustrasi Perempuan (dok.Unsplash/Mateus Campos)

Suara.com - Memiliki peran ganda seperti sebagai seorang ibu, istri dan pekerja dapat menjadi tantangan besar bagi perempuan, terutama di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. 

Dalam satu waktu perempuan harus dihadapkan pada beberapa pilihan, seperti melayani kebutuhan suami, memenuhi kebutuhan anak atau mengerjakan tugas-tugas di kantor. 

Tentu saja hal tersebut pada akhirnya bisa membuat banyak perempuan merasa kewalahan, yang pada gilirannya memicu stres, tidak nyaman dengan diri sendiri, rasa percaya diri yang hilang dan lainnya.

Hal inilah yang disampaikan Diina Sofia, seorang Empowering Women Trainer dari Tempa Trainers Guild (TTG), dalam diskusi bertajuk 'Wanita Tangguh Tanpa Keluh' yang diinisiasi Desainer Nina Nugroho melalui gerakan #akuberdaya belum lama ini. 

"Perempuan yang insecure ini akhirnya jadi baperan dan emosi. Melakukan sesuatu hanya untuk menggugurkan kewajiban."

Webinar bertajuk Wanita Tangguh Tanpa Keluh (Ist)
Webinar bertajuk Wanita Tangguh Tanpa Keluh (Ist)

"Karena berpikirnya simple aja, kan gak dapat apreasiasi dari anak dan suami juga,” urai mantan penyiar asal Lamongan, Jawa Timur ini dalam siaran pers yang Suara.com terima, Selasa (12/10/2021).

Fenomena tersebut bahkan ia temukan saat membuat survei untuk kepentingan pembuatan bukunya yang berjudul "Tangguh Tanpa Keluh". 

Diina menemukan sebanyak 85 persen responden perempuan yang diwawancarainya mengalami 'baper' alias terlalu sensitif akibat ketidak berdayaan dalam menjalankan tugas multi peran.

Selain baper, perasaan iri dan memiliki hidup yang penuh persaingan juga akan dialami perempuan.

baca juga

"Jadi banyak perempuan-perempuan karena insecure tadi, akhirnya merasa kehidupan orang lain lebih bagus dari dirinya. Kalau ini dibiarkan, bikin capek. Udah kerjaan nggak selesai, tapi justru sibuk memikirkan hidup orang lain. Sehingga hidup menjadi tidak produktif," lanjut Diina lagi.

Hal yang juga tak kalah menyeramkan, kata dia adalah ketidakmampuan menjalankan tugas multi peran, melahirkan perempuan yang gemar bergosip dan mudah curiga. Hal ini adalah salah satu akibat dari perempuan yang merasa depresi dengan perannya di rumah.

“Curiga pada suami, pulang kemalaman dicurigai, anak juga ikut dicurigai, lagi teleponan sama siapa. Kalau curiga terus, jadi nggak tenang hidupnya. Ini curiga yang membutakan. Curiga yang tidak berkesudahan, juga menimbulkan salah paham dan konflik,” ujar Diina.

Melalui sharing session ini, Diina berharap berbagai fenomena yang dibeberkannya diatas dapat diatasi. Sebab peremluan tangguh akan dengan mudah mengatasi masalah-masalah yang terdapat dalam dirinya.

Untuk mengatasi setiap kendala dalam kehidupannya, Diina mengungkap bahwa peremphan seharusnya memiliki kesadaran diri yang baik tentang kodratnya sebagai perempuan dan lebih percaya diri bahwa ia yakin dan mampu.

“Ini berhubungan dengan skill ya.  Sebagai contoh, boleh saja bilang nggak tahu cara masak soto. Tapi  ketika dia ingin tahu cara memasaknya, disinilah ciri-ciri wanita tangguh, dia nggak tahu tapi dia cari tahu,” jelas Diina. 

Selain itu, perempuan yang tangguh juga tentunya mau berusaha, ia pandai mengatur waktu dan memilah, juga memilih semua aktifitasnya dengan baik. 

Hal penting lainnya adalah menerima ketetapan dari Tuhan, karena banyak perempuan terkadang memiliki ekspektasi tinggi, tali ketika tidak terwujud akhirnya timbul memiliki rasa kecewa yang tak berkesudahan. 

Dikatakan Diina lagi, upaya untuk menjadi perempuan tangguh juga mesti diikuti dengan satu prinsip bahwa segala sesuatu tidak ada yang instan. 

"No instant formula. Gak mungkin selesai kelas ini, kita jadi sabar. Semua bertahap. Perempuan tangguh nggak cari cara instan. Semua akan menjalani semua proses, dengan bertahap. Dan punya keyakinan tinggi, bahwa kita bisa menyelesaikan," papar Diina.

Diina juga memberikan beberapa langkah yang dapat dilakukan para perempuan untuk menjadi lebih baik, yakni dengan mengenali, memahami dan menghargai diri sendiri. Kenali betul apa kekuatan dan kelemahan kita.

"Terakhir adalah tetapkan tujuan. Sebagai ibu tujuan kita apa? Sebagai istri tujuan kita apa? Di sini lah pentingnya mengelola emosi dan kendalikan diri."

"Berbicara tentang bagaimana mengelola emosi yang kita punya, memanage emosi seperti apa. Kemudian terampil dalam bersosialisasi. Ini sangat berpengaruh terhadap peran-peran kita sebagai perempuan," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Mengenang Sejarah Pergerakan Perempuan

Pentingnya Mengenang Sejarah Pergerakan Perempuan

Your Say | Selasa, 12 Oktober 2021 | 09:55 WIB

Ditolak Calon Mertua, Perempuan Pedagang Sayur Ini Ungkap Tabungannya Per Hari

Ditolak Calon Mertua, Perempuan Pedagang Sayur Ini Ungkap Tabungannya Per Hari

Bekaci | Selasa, 12 Oktober 2021 | 09:05 WIB

Taliban Bisa Belajar dari Indonesia, Ini Ulasan Dosen Malaysia Tentang Sekolah Perempuan

Taliban Bisa Belajar dari Indonesia, Ini Ulasan Dosen Malaysia Tentang Sekolah Perempuan

Bekaci | Selasa, 12 Oktober 2021 | 06:45 WIB

Terkini

Hari Keenam Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal, Tim SAR Temukan 2 Terpal, 3 Life Jacket dan 1 Galon

Hari Keenam Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal, Tim SAR Temukan 2 Terpal, 3 Life Jacket dan 1 Galon

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 21:51 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

×