Meski Sulit, Ini 3 Kebaikan dari Memaafkan Masa Lalu

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:40 WIB
Meski Sulit, Ini 3 Kebaikan dari Memaafkan Masa Lalu
Ilustrasi (Pexels.com/Charlotte May)

Suara.com - Memaafkan seseorang yang telah menyakiti Anda mungkin tidak mudah. Akan ada rasa trauma yang membekas yang mungkin masih melekat di benak, sehingga Anda sulit untuk damai dengan masa lalu.

Meski sulit memaafkan, dampaknya Anda akan diliputi rasa kemarahan dan dendam. Bahkan, Anda akan sulit berkembang di kemudian hari jika ada dendam yang masih menetap di diri Anda.

Jika Anda benar-benar ingin melanjutkan hidup dengan tenang dan damai, maka penting bagi Anda untuk memaafkan orang yang telah menyakiti Anda. Sehingga tidak ada rasa dendam dan sakit yang masih membekas.

Mengutip dari Healthshots, ternyata ada tiga kebaikan dari sebuah memaafkan yang perlu Anda tahu. Berikut kebaikannya.

Ilustrasi pria merenung. (pexels.com/Khoa Võ)
Ilustrasi. (pexels.com/Khoa Võ)

Memaafkan bisa membuat Anda menjadi orang yang lebih tabah

Rasa sakit tentu Anda rasakan dari orang yang telah menyakiti Anda, sehingga Anda merasa tidak adil dan merasa terluka atas tindakan mereka kepada Anda.

Tidak apa-apa untuk merasa hancur dan marah, karena itu merupakan emosi yang wajar Anda rasakan.

Tapi, jika Anda mampu memaafkan orang yang telah menyakiti Anda, itu membuat Anda menjadi orang yang lebih tabah, dan kemungkinan Anda dapat mengendalikan hidup Anda dan menetapkan batasan untuk diri sendiri.

Pandang secara positif dari memaafkan

baca juga
Ilustrasi merenung. (pexels.com/Ron Lach)
Ilustrasi. (pexels.com/Ron Lach)

Mungkin Anda adalah orang yang sulit memaafkan orang lain, sehingga Anda lebih memilih untuk tidak memaafkan mereka yang telah menyakiti Anda.

Meski demikian, Anda perlu memandang secara positif dari sebuah memaafkan. Dengan menemukan sisi baiknya, ini akan berdampak pada perkembangan sekaligus melepaskan diri dari yang namanya dendam.

Walau ini tidak terjadi secara instan dan dibutuhkan waktu yang lama, pada kenyataannya hanya keputusan dari diri Anda sendiri. Mau memaafkan atau tidak.

Latih untuk mencintai diri sendiri

Amalan tentang memaafkan bisa membuat Anda melatih untuk mencintai diri sendiri, setelah melewati bagian dari masa lalu yang cukup menyakitkan buat Anda.

Meski menyakitkan, praktik mencintai diri sendiri bisa membuat Anda berkembang lebih baik lho. Salah satunya mulai lakukan me time dengan keluarga atau teman terdekat, maupun melakukan hobi yang Anda suka.

Ilustrasi wanita sedih. (pexels.com/Liza Summer)
Ilustrasi. (pexels.com/Liza Summer)

Intinya, sebelum memahami perasaan orang lain, akan lebih baik pahami perasaan diri sendiri dulu. Setelah itu, Anda akan tahu bagaimana Anda dapat menerima, mencintai, dan memaafkan diri sendiri di masa lalu Anda.

Dengan kondisi yang mampu menerima ini, pada akhirnya Anda akan mampu memaafkan orang lain yang telah menyakiti Anda di masa lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Semua Serangan Panik Memiliki Gejala yang Sama, Ketahui 3 Faktanya

Tidak Semua Serangan Panik Memiliki Gejala yang Sama, Ketahui 3 Faktanya

Health | Minggu, 24 Oktober 2021 | 12:24 WIB

Luka Masa Lalu

Luka Masa Lalu

Your Say | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 20:44 WIB

4 Cara Bijak Menghadapi Orang yang Suka Menyindir, Tak Perlu Balas Dendam

4 Cara Bijak Menghadapi Orang yang Suka Menyindir, Tak Perlu Balas Dendam

Your Say | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 14:30 WIB

Terkini

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 11:08 WIB

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa

Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Jatim | Minggu, 13 September 2026 | 11:04 WIB

Siapa Nama Asli Betrand Peto? Ini Profil Putra Ruben Onsu yang Sedang Disorot

Siapa Nama Asli Betrand Peto? Ini Profil Putra Ruben Onsu yang Sedang Disorot

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 11:04 WIB

Bukan Orang Lokal, Warga Negara Ini Paling Sering Naik Kereta Cepat Whoosh!

Bukan Orang Lokal, Warga Negara Ini Paling Sering Naik Kereta Cepat Whoosh!

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 11:01 WIB

BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas

BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 11:01 WIB

5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur

5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 10:56 WIB

×