Bisa Jadi Lebih Awet, Pria Ini Eksperimen Keringkan Rambutan Binjai untuk Camilan

Arendya Nariswari, Hiromi Kyuna

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:33 WIB
Bisa Jadi Lebih Awet, Pria Ini Eksperimen Keringkan Rambutan Binjai untuk Camilan
Ilustrasi rambutan (Unsplash/Andrew Coop)

Suara.com - Salam dari Binjai belakangan kerap disebut oleh warganet karena video seorang pemuda meninju pohon pisang viral. Ucapan penutup dari seorang pria Binjai ini rupanya membuat banyak orang mengikutinya.

Video tersebut rupanya membuat seorang pria penasaran dan mencari tahu tentang Kota Binjai, Sumatera Utara. Ternyata, ia menemukan bahwa Binjai terkenal dengan rambutannya yang menggoda.

Rambutan Binjai memang sangat terkenal karena rasanya yang manis dan daging tebalnya. Ia pun hendak bereksperimen membuat rambutan Binjai kering.

Proses eksperimen tersebut pun ia bagikan melalui akun TikTok @naktekpang. Pertama, ia mengupas 1 kilogram rambutan dan membuang bijinya.

Rambutan tersebut lantas ditata rapi di dehidrator atau alat pengering. Rambutan tersebut pun dikeringkan selama 8 jam dengan suhu 55 derajat.

Rambutan Binjai dikeringkan (TikTok @naktekpang)
Rambutan Binjai dikeringkan (TikTok @naktekpang)

Rambutan tersebut kemudian Dennis tinggal tidur dan langsung dicek pada esok paginya. Ternyata, setelah proses selama 8 jam, bagian luar rambutan jadi benar-benar kering.

Meski demikian, saat dicoba bagian dalam rambutan tetap kenyal. Rambutan Binjai kering itu juga tetap terasa manis dan nikmat seperti sebelum dikeringkan.

Dennis kemudian menaruh semua rambutan binjai kering di dalam toples. Rambutan binjai kering itu siap dimakan kapan pun dan jadi lebih awet.

Video ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.

baca juga

"Rambutan Binjai emang nggak ada lawan. Enak banget," komentar seorang warganet.

Warganet lainnya ikut berkomentar. "Rambutan Binjai gede-gede. Airnya lumer, beuuhh manis banget," ujar warganet ini.

"Nah ini bisa jadi pengganti camilan yang lebih sehat nih," tulis warganet lainnya di kolom komentar.

Sementara itu, hingga Selasa (26/10/2021), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 1 juta kali di TikTok.

Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arti Salam Dari Binjai yang Viral di TikTok

Arti Salam Dari Binjai yang Viral di TikTok

Hits | Senin, 25 Oktober 2021 | 19:42 WIB

Keren! Pria Ini Bereksperimen Bikin Gelas dari Rumput Laut, Bisa Dimakan

Keren! Pria Ini Bereksperimen Bikin Gelas dari Rumput Laut, Bisa Dimakan

Lifestyle | Senin, 25 Oktober 2021 | 13:58 WIB

Kelewat Kreatif! Pria Ini Bereksperimen Ubah Rumput Laut Jadi Jeli Kenyal

Kelewat Kreatif! Pria Ini Bereksperimen Ubah Rumput Laut Jadi Jeli Kenyal

Lifestyle | Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:55 WIB

Terkini

Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla

Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla

Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:41 WIB

DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet

DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau

Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi

Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Pembangunan Papua Masih Diiringi Konflik, Sejarawan Pertanyakan: Untuk Siapa?

Pembangunan Papua Masih Diiringi Konflik, Sejarawan Pertanyakan: Untuk Siapa?

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Beli Buku Lebih Murah! Nikmati Diskon 20 Persen di Kinokuniya Pakai BRI

Beli Buku Lebih Murah! Nikmati Diskon 20 Persen di Kinokuniya Pakai BRI

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:33 WIB

Menhut Tegaskan Penegakan Hukum bagi Pelaku Karhutla di Kalsel

Menhut Tegaskan Penegakan Hukum bagi Pelaku Karhutla di Kalsel

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Bukan Sekadar Lari, Aktivitas Fisik Juga Bisa Jadi Jalan untuk Kesehatan dan Kepedulian

Bukan Sekadar Lari, Aktivitas Fisik Juga Bisa Jadi Jalan untuk Kesehatan dan Kepedulian

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:28 WIB

1.926 Hektare Lahan Terbakar di Sumsel, Mengapa Baru 17 Tersangka?

1.926 Hektare Lahan Terbakar di Sumsel, Mengapa Baru 17 Tersangka?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:26 WIB

×