alexametrics

Apresiasi Tokoh Bangsa, Larutan Penyegar Cap Badak Anugerahkan Legacy Makers 2021

Fabiola Febrinastri
Apresiasi Tokoh Bangsa, Larutan Penyegar Cap Badak Anugerahkan Legacy Makers 2021
Larutan Penyegar Cap Badak. (Dok: PT Sinde Budi Sentosa)

Larutan Penyegar Cap Badak merupakan pelopor minuman pereda panas dalam di Indonesia.

Suara.com - Masyarakat Indonesia sudah akrab dengan Larutan Penyegar Cap Badak. Produk ini membantu meredakan panas dalam yang disertai tenggorokan kering, sariawan, dan menyegarkan badan.

Larutan Penyegar Cap Badak merupakan pelopor minuman pereda panas dalam di Indonesia, yang diproduksi oleh PT Sinde Budi Sentosa. Sebagai bagian dari perayaan perjalanan Sinde Budi Indonesia ke-40 tahun, perusahaan ini telah meluncurkan Larutan Penyegar Cap Badak Legacy, sebagai limited edition.

Sepanjang tahun perjalanan tersebut, PT Sinde Budi Sentosa selalu melakukan investasi strategis dalam riset dan proses manufaktur terpadu, demi memastikan produknya sebagai yang terbaik bagi konsumen.

Saat ini PT Sinde Budi Sentosa menjadi perusahaan global dengan network operasional dan distribusi di Indonesia, Belgia, Brunei Darussalam, China, Hong Kong, Malaysia, Nigeria, Saudi Arabia, Singapura, Korea Selatan dan Timur Tengah.

Baca Juga: 100 Tokoh Bangsa Sebut Ketidakadilan Ditunjukan Pemerintah Saat Menanggulangi Pandemi

Legacy Makers Anak Bangsa
Sebagai bagian dari rasa syukur dalam rangka memperingati 40 tahun PT Sinde Budi Sentosa, sekaligus menggaungkan konsistensi berkarya sebagai anak bangsa, Larutan Penyegar Cap Badak bekerja sama dengan Kompas Media Group menganugerahkan Legacy Makers 2021.

Penghargaan ini diberikan kepada Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A (Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama), Didiet Maulana (Founder of IKAT Indonesia), dan William Wongso (Pakar Kuliner Indonesia).

Vice President Director PT Sinde Budi Sentosa, Jony Yuwono mengatakan, Larutan Penyegar Cap Badak Legacy dan Program Legacy Makers lahir atas dasar pemikiran bahwa banyak karya di Indonesia yang juga bisa dikatakan sebagai legacy.

“Empat puluh tahun menghadapi pasang surut sebagai brand dan produk kesehatan, kami menyadari bahwa orisinalitas dan konsistensi adalah dua hal yang membawa kami sampai pada di titik ini. Untuk memperingati hal tersebut, kami mengeluarkan produk terbatas Larutan Penyegar Cap Badak Legacy sekaligus membuat Program Legacy Makers. Banyak karya di Indonesia yang juga bisa dikatakan sebagai legacy dan perlu diapresiasi, perlu digaungkan, perlu ditularkan, terutama untuk menginspirasi generasi-generasi penerus,” ujarnya.

Sebagai salah satu penerima penghargaan, Didiet Maulana. Ia merupakan seorang perancang busana papan atas Tanah Air, yang mengangkat ikat tenun, busana etnik dan kebaya dalam setiap karyanya.

Baca Juga: Jokowi: Jakob Oetama Bukan Hanya Tokoh Pers, Tapi Tokoh Bangsa

Ketika menerima Legacy Makers 2021, ia mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi yang tinggi baginya.

Komentar