Kategori Sedang, Literasi Digital Masyarakat Indonesia Masih Perlu Ditingkatkan

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 10 November 2021 | 14:59 WIB
Kategori Sedang, Literasi Digital Masyarakat Indonesia Masih Perlu Ditingkatkan
Ilustrasi tingkat literasi digital.

Suara.com - Literasi digital masyarakat Indonesia hingga hari ini masih terbilang belum tinggi. Hal itu terbukti dari Survei Indeks Literasi Digital Nasional 2020 yang didakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Dalam survei tersebut terungkap bahwa tingkat literasi digital masyarakat Indonesia masih termasuk kategori sedang, dari skala 1 sampai 5.

"Hal ini berarti Indonesia masih punya pekerjaan rumah dalam meningkatkan kecakapan digital masyarakat secara merata," kata Direktur Pemberdayaan Informatika, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Kominfo, Bonifasius Wahyu Pudjianto, dikutip dari ANTARA.

Berdasarkan survei tersebut, nilai tertinggi literasi digital adalah untuk kemampuan informasi dan literasi data serta kemampuan teknologi, yaitu skor 3,66.

Ilustrasi laptop. [CoWomen/Unsplash]
Ilustrasi laptop. [CoWomen/Unsplash]

Pada kemampuan keamanan digital, literasi masyarakat berada di angka 3,38, sementara pada kemampuan komunikasi dan kolaborasi berada di skor 3,17.

Kemampuan literasi digital masyarakat semakin mendesak karena sekarang ini Indonesia sedang berada di masa percepatan transformasi digital. Untuk mencapai hal tersebut, perlu sumber daya manusia yang berkualitas dalam aspek literasi digital.

Menurut Bonifasius, masyarakat tidak hanya mampu mengoperasikan perangkat yang tersambung ke internet sehari-hari, namun, juga bagaimana mengoptimalkan penggunaan gawai supaya bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain.

"Salah satu nilai penting, kemampuan berpikir kritis tentang media dan data. Ini sangat penting," kata Bonifasius.

Kominfo saat ini memiliki program Indonesia Makin Cakap Digital untuk meningkatkan kecakapan digital masyarakat. Program ini bermitra dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dengan empat kurikulum yaitu kecakapan digital, etika digital, budaya digital dan keamanan digital.

baca juga

Pemerintah menargetkan gerakan ini bisa menjangkau 12,4 juta peserta setiap tahun. Pada tahun 2024 nanti, program Indonesia Makin Cakap Digital ini diharapkan bisa melatih 50 juta masyarakat.

Program ini antara lain berupa kelas dalam jaringan, yang bisa diakses di aplikasi Siberkreasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kehadiran Bank Digital Memicu Pertumbuhan Ekonomi Syariah

Kehadiran Bank Digital Memicu Pertumbuhan Ekonomi Syariah

Bisnis | Rabu, 10 November 2021 | 13:56 WIB

Huawei Indonesia Siapkan Talenta Digital demi Pekerjaan Masa Depan

Huawei Indonesia Siapkan Talenta Digital demi Pekerjaan Masa Depan

Tekno | Rabu, 10 November 2021 | 11:08 WIB

Inovasi Layanan Digital, ATR/BPN Luncurkan Loketku dan Aplikasi Informasi Publik Online

Inovasi Layanan Digital, ATR/BPN Luncurkan Loketku dan Aplikasi Informasi Publik Online

News | Rabu, 10 November 2021 | 10:21 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×