alexametrics

Jarang Ditemukan di Kota Lain, Ini 10 Makanan Khas DKI Jakarta yang Wajib Dicoba

Rima Sekarani Imamun Nissa
Jarang Ditemukan di Kota Lain, Ini 10 Makanan Khas DKI Jakarta yang Wajib Dicoba
Kerak Telor Betawi. (Shutterstock)

Apa saja makanan khas DKI Jakarta yang sudah pernah kamu cicipi kelezatannya?

Suara.com - Berkunjung ke Ibu Kota Jakarta, jangan terlena dengan kemegahan gedung-gedung dan pusat perbelanjaannya saja, tapi Anda juga harus mencicipi makanan khasnya. Apa saja makanan khas DKI Jakarta yang harus dicoba?

Salah satu suku yang menetap dan tinggal di Jakarta sejak lama ialah Suku Betawi. Tak hanya budaya dan sejarahnya yang unik, ragam kulinernya juga menarik. Nah, jika Anda berkunjung ke Jakarta, jangan lewatkan makanan khas DKI Jakarta berikut ini, ya!

Sayur Babanci

Makanan khas Betawi yang satu ini bisa dibilang langka di kota-kota lain, bahkan di Jakarta. Meskipun nama makanan ini 'sayur' babanci, tidak ada campuran sayur di dalamnya. Ini merupakan kuliner dengan campuran bahan-bahan seperti ketupat, potongan daging sapi yang dimasak dengan aneka rempah, dan santan.

Baca Juga: Rekomendasi 8 Makanan Khas Jawa Timur, Pedas Gurih Bikin Ketagihan

Sayur Babanci. (Instagram/@terasaculinary)
Sayur Babanci. (Instagram/@terasaculinary)

Laksa Betawi

Kuliner yang satu ini merupakan perwujudan dari akulturasi budaya Betawi dengan Arab sehingga menciptakan rasa yang khas. Laksa Betawi berbeda dengan laksa Aceh, laksa Bogor, maupun Medan. Sebab, dalam kuah laksa Betawi terdapat udang rebon yang menjadikan cita rasanya semakin gurih.

Soto Tangkar

Ini merupakan salah satu kuliner Jakarta yang banyak dijumpai di warung-warung pinggir jalan. Rasanya mirip dengan soto Betawi namun dengan kuah yang lebih medok dan rempah yang lebih gurih.

Sayur Besan

Baca Juga: 7 Makanan Khas Jawa Barat Harga Bersahabat, Jangan Takut Jajan!

Umumnya, panganan ini banyak dijumpai saat acara-acara pernikahan sebagai simbol penghormatan terhadap keluarga baru. Makanan ini dibuat khusus dari tebu telur, lalu dicampur dengan bahan-bahan lain seperti petai, ebi, dan kentang.

Nasi Ulam yang tersaji di Kedai Nasi Uduk dan Nasi Ulam Ibu Yoyo, di Gang Dogol, Karet Pedurenan, Jakarta. (Foto: Suara.com/Dinda Rachamawati)
Nasi Ulam yang tersaji di Kedai Nasi Uduk dan Nasi Ulam Ibu Yoyo, di Gang Dogol, Karet Pedurenan, Jakarta. (Foto: Suara.com/Dinda Rachamawati)

Nasi Ulam

Nasi ulam mirip dengan nasi uduk dengan cita rasa gurih. Cara memasaknya pun menggunakan rempah-rempah seperti lengkuas, serai, dan daun salam. Setelah masak, nasi ulam disajikan dengan taburan bawang mewah, ketumbar, jintan, cabai, dan terasi yang membuat aromanya semakin sedap.

Pecak Lele

Pecak lele terbuat dari campuran santan, saus kacang, air asam jawa, dengan cita rasa gurih, pedas, dan asam dalam satu gigitan. Rasanya pasti ingin nambah terus!

Lontong Sayur

Nah, makanan khas Jakarta satu ini banyak ditemukan pada pagi hari sebagai salah satu menu sarapan yang mengenyangkan. Selain itu, menu kuliner ini jadi menu wajib ketika lebaran tiba. Lontong sayur merupakan makanan yang terbuat dari lontong yang disiram dengan kuah sayur yang mirip dengan gule.

Sajian semur jengkol. (Unsplash/Anisa Wulan Asri)
Sajian semur jengkol. (Unsplash/Anisa Wulan Asri)

Semur Jengkol

Bagi Anda pecinta kuliner jengkol, jangan lewatkan menu makanan yang satu ini. Dimasak dengan cara disemur menjadikan jengkol sebagai salah satu kuliner kesukaan banyak orang karena menyamarkan rasa pahit dan bau menyengatnya.

Asinan Betawi

Asinan betawi berbeda dengan asinan berkuah encer pada umumnya. Asinan ini dibuat dengan saus kacang yang di dalamnya terdiri dari berbagai sayuran mentah seperti kubis, sawi, dan tauge. Untuk pelengkap, Anda juga bisa menambahkan tahu dan kerupuk.

Kerak Telor

Kerak telor merupakan salah satu makanan khas DKI Jakarta yang terdiri dari nasi kemudian dicampur dengan telur dan serundeng. Selanjutnya, dibakar di atas tungku api, kemudian dimakan sebagai camilan yang mengenyangkan.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Komentar