8 Manfaat Sabut Kelapa untuk Media Tanaman di Kebun, Jangan Terburu-buru Dibuang!

Arendya Nariswari

Senin, 22 November 2021 | 15:30 WIB
8 Manfaat Sabut Kelapa untuk Media Tanaman di Kebun, Jangan Terburu-buru Dibuang!
Ilustrasi kelapa dan sabutnya. (Pixabay/Couleur)

Suara.com - Kita tahu pohon kelapa memiliki manfaat dari seluruh bagiannya, mulai dari buah, batang, daun, hingga sabut kelapa. Buah kelapa memiliki daging dan air yang bergizi dan mengandung potassium. Bagian kulit luar buahnya, yang dikenal sebagai sabut kelapa, sangat bermanfaat untuk tanaman. Sabut kelapa bagus dijadikan media tanam untuk tanaman di kebun. Selengkapnya, simak manfaat sabut kelapa disadur dari laman Grow Organic, Minggu (21/11/2021).

Manfaat Sabut Kelapa untuk Tanaman

Serat sisa pada tempurung luar kelapa ini disebut sebagai sabut kelapa. Sabut kelapa bermanfaat sebagai alternatif media tanam yang bagus di kebun Anda dan pasti lebih ramah lingkungan. Adapun manfaat sabut kelapa untuk tanaman di kebun adalah:

  1. Sabut kelapa dapat terurai secara hayati dan perlahan dibanding lumut gambut dan bahan organik lainnya.
  2. Sabut kelapa adalah produk bebas gulma dan bebas bau tanah.
  3. Sebagai amandemen tanah yang organik
  4. Membantu memperbaiki struktur tanah
  5. Memberi tanah dan akar tanaman udara yang sangat bagus
  6. Meningkatkan kapasitas menahan air. Bertindak sebagai spons untuk menahan air di zona akar, sehingga menjadi cadangan air untuk tanaman. Sabut kelapa memiliki kapasitas menahan air yang lebih baik dibanding lainnya.
  7. Pada saat bersamaan menahan air, sabut kelapa juga akan membuang kelebihan air sehingga tanaman tidak tergenang air
  8. Meskipun tidak memiliki nilai nutrisi yang signifikan, manfaat sabut kelapa ini mempertahankan nutrisi sehingga tetap tersedia untuk tanaman. 

Cara Menggunakan Sabut Kelapa

Serat sabut kelapa yang digunakan sebagai amandemen tanah untuk tanaman ini biasanya berbentuk blok padat. Anda harus merendam dahulu sabut kelapa blok padat ini dalam air, kemudian dipecah untuk digunakan.

Pastikan dan perluas balok sabut kelapa dalam wadah yang berukuran besar. Tambahkan air dalam wadah dan biarkan sabut kelapa menyerap dan mengembang. Langkah perendaman ini mungkin memakan waktu sekitar 15 menit atau lebih. Setelah itu, ANda bisa menggunakan sekop atau garpu penggali untuk memecahkan bongkahan besar yang tersisa. Terakhir mengaduk hingga mengembang. Sabut kelapa siap digunakan.

Itulah beberapa manfaat sabut kelapa yang baik sebagai media tanam untuk tanaman Anda di kebun. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Yulia Kartika Dewi

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seru Banget! Ada Hutan di Kedai Kopi Ini, Suasananya Super Asri

Seru Banget! Ada Hutan di Kedai Kopi Ini, Suasananya Super Asri

Jogja | Jum'at, 19 November 2021 | 18:09 WIB

Virtual Tour Keberlanjutan Sawit Berlandaskan RSPO

Virtual Tour Keberlanjutan Sawit Berlandaskan RSPO

Bisnis | Jum'at, 19 November 2021 | 15:14 WIB

Ancaman La Nina di Depan Mata, Kementan Minta Seluruh Komponen Bergerak di Lapangan

Ancaman La Nina di Depan Mata, Kementan Minta Seluruh Komponen Bergerak di Lapangan

Bisnis | Jum'at, 19 November 2021 | 13:29 WIB

Terkini

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

×