Psikolog Ungkap Sifat Toxic Masculinity yang Kerap Terjadi di Masyarakat

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 25 November 2021 | 14:30 WIB
Psikolog Ungkap Sifat Toxic Masculinity yang Kerap Terjadi di Masyarakat
Ilustrasi lelaki memasak (shutterstock)

Suara.com - Toxic masculinity merupakan istilah yang populer di kalangan masyarakat. Istilah itu merujuk pada perilaku aspek negatif dari sifat maskulin yang terlalu berlebihan.

Sifat itu seringkali melekat pada banyak lelaki. Dalam masyarakat, lelaki yang tidak maskulin seringkali dianggap lemah.  Bahkan, nilai-nilai tersebut telah dikenalkan pada lelaki ketika mereka masih dini. 

Toxic masculinity mengharapkan lelaki tidak boleh menangis, dan selalu kuat dalam segala keadaan. 

Menanggapi hal tersebut, Psikolog Klinis Fajrin Trisnaramawati mengatakan, ada beberapa contoh perilaku toxic masculinity yang sering terjadi.

Ilustrasi toxic masculinity. (Shutterstock)

“Yang sering kita dengar adalah, lelaki tidak boleh mengeluh dan menangis. Juga melakukan tindak kekerasan pada orang lain, dan menunjukkan dominasi serta kekuatan terhadap orang lain,” ungkapnya dalam acara Untar: Threat of Toxic Masculinity And How To Fight It, Rabu (24/11/2021).

Selain itu, Fajrin mengatakan, contoh perilaku lain dari toxic masculinity juga terjadi pada lelaki yang harus melakukan kekerasan fisik, verbal, dan seksual terhadap pasangan.

Lebih parahnya, toxic masculinity menganggap bahwa lelaki merasa tidak perlu membela hak perempuan dan kaum marjinal lain.

“Dari toxic masculinity ini akan membatasi pertumbuhan seseorang untuk menjadi lelaki yang seperti apa. Dan ini akan menjadi konflik bagi dirinya dan juga lingkungannya,” ungkap Fajrin.

Fajrin menambahkan, perilaku seperti ini akan membuat seorang lelaki memandang dunia dari kacamata sempit. Selain mengandalkan kekuatan dan dominasi yang dianggap jantan.

baca juga

“Seperti kalau kita mau jadi pria yang sejati, kita harus jadi dominan. Juga perlu memiliki kekuasaan dan sebagainya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Toxic Relationship dalam Pacaran, Segera Sudahi jika Kamu Mengalaminya!

4 Toxic Relationship dalam Pacaran, Segera Sudahi jika Kamu Mengalaminya!

Your Say | Rabu, 17 November 2021 | 12:35 WIB

Waspadai 6 Tanda Toxic Masculinity, Termasuk Gila Hormat dan Arogan

Waspadai 6 Tanda Toxic Masculinity, Termasuk Gila Hormat dan Arogan

Lifestyle | Minggu, 24 Oktober 2021 | 07:29 WIB

Apa Itu Toxic Masculinity dan Dampaknya Pada Laki-Laki?

Apa Itu Toxic Masculinity dan Dampaknya Pada Laki-Laki?

Lifestyle | Senin, 18 Oktober 2021 | 12:51 WIB

Terkini

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:08 WIB

Bye Kusam dan Lelah di Siang Hari! 4 Spray Serum Vitamin C Bikin Glowing

Bye Kusam dan Lelah di Siang Hari! 4 Spray Serum Vitamin C Bikin Glowing

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:06 WIB

Digugat PPPSRS Kalibata City Rp1,03 Miliar, Wenwen Klaim Hanya Bantu Validasi Data Pemilih

Digugat PPPSRS Kalibata City Rp1,03 Miliar, Wenwen Klaim Hanya Bantu Validasi Data Pemilih

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:06 WIB

8 Rekomendasi Moisturizer Lokal Minimarket, Bisa Mencerahkan Wajah hingga Cegah Penuaan

8 Rekomendasi Moisturizer Lokal Minimarket, Bisa Mencerahkan Wajah hingga Cegah Penuaan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:03 WIB

Siak Kembali Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Level Tidak Sehat

Siak Kembali Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Level Tidak Sehat

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 14:02 WIB

×