Ternyata Begini Pembuktian Wujud Hantu Lewat Teori Fisika

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 28 November 2021 | 14:30 WIB
Ternyata Begini Pembuktian Wujud Hantu Lewat Teori Fisika
Ilustrasi hantu. [Pixabay]

Suara.com - Jika kamu gemar menonton film horor dari Barat mungkin pernah melihat adegan pemainnya sedang mendeteksi keberadaan hantu menggunakan alat Electromagnetic Field (EMF) meter.

EMF meter digunakan karena dapat mendeteksi gelombang elektromagnetik di sekitar manusia. Kepercayaan budaya barat, bisa mendeteksi keberadaan hantu melalui gelombang elektromagnetik.

Gelombang elektromagnetik merupakan gelombang yang perambatannya tidak membutuhkan medium. Tetapi juga bisa merambat melalui medium gas, air, ataupun kaca.

Meski begitu, keberadaan makhluk astral memang masih sulit dibuktikan dengan ilmu pengetahuan. 

Ilustrasi hantu. (Shutterstock)
Ilustrasi hantu. (Shutterstock)

Namun, legenda tentang hal-hal mistis terkait hantu telah sangat melegenda sejak dulu. Bahkan, fisikawan Albert Einstein pun pernah memberikan penjelasan terkait 'arwah' manusia melalui hukum termodinamika. 

Dikutip dari Ruang Guru, hukum termodinamika I yang dicetuskan Einstein menjelaskan kalau energi tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan, melainkan hanya berubah bentuk saja.

Oleh sebab itu, ketika seseorang meninggal dunia, energi dalam tubuhnya akan menyatu dengan alam. Saat dikubur, tubuhnya akan dimakan oleh dekomposer seperti cacing dan belatung. Artinya, energinya pun akan berpindah ke cacing dan belatung, bukannya berubah bentuk menjadi jenis hantu tertentu 

Joe Nickell, satu-satunya orang yang bekerja secara full time menjadi investigator paranormal berbasis ilmu pengetahuan, dalam wawancaranya dengan Vox, mengungkapkan kalau sampai saat ini belum ada hantu yang keberadaannya telah dibuktikan ilmu pengetahuan. 

Menurutnya, salah satu hal yang menyulitkan dari mendeteksi hantu justru karena begitu beragamnya definisi tentang wujud makhluk astral itu.

baca juga

Meski wujud hantu belum terbukti, namun, ilmu pengetahuan membenarkan kalau manusia memang bisa saja merasakan keberadaan hantu.

Salah satu yang paling sering disinggung karena terjadi frekuensi rendah. Percaya atau tidak, suara dengan frekuensi infrasonik, kurqng dari 20 Hz, dapat membuat manusia bisa “merasakan” keberadaan hantu. 

Berdasarkan jurnal dengan judul The Ghost in the Machine menjelaskan kalau paparan gelombang infrasonik dapat menyebabkan depresi, menimbulkan perasaan “ditatap seseorang”, bahkan halusinasi.

Neil deGrasse Tyson, seorang astrofisikawan, mengungkapkan bahwa suara dengan frekuensi 18Hz dapat menggetarkan struktur dari bola mata manusia. Apabila mendengar suara dengan frekuensi serendah itu, akan mempengaruhi penglihatan. Misalnya, merasa melihat hantu dari sudut mata.

Akan tetapi, frekuensi infrasonik sebenarnya di luar kemampuan indera pendengaran manusia yang hanya mampu menangkap gelombang frekuensi antara 20-20.000 Hz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bunuh Diri Saat Siaran Langsung, Abu Selebgram Ini Dicuri untuk Pernikahan Hantu

Bunuh Diri Saat Siaran Langsung, Abu Selebgram Ini Dicuri untuk Pernikahan Hantu

News | Sabtu, 27 November 2021 | 10:16 WIB

5 Makanan Burung Hantu yang Wajib Diketahui, Jangan Asal-asalan untuk Asupan Harian

5 Makanan Burung Hantu yang Wajib Diketahui, Jangan Asal-asalan untuk Asupan Harian

Lifestyle | Jum'at, 26 November 2021 | 19:07 WIB

Komplotan 'Becak Hantu' di Medan Ditangkap Polisi

Komplotan 'Becak Hantu' di Medan Ditangkap Polisi

Sumut | Senin, 22 November 2021 | 13:06 WIB

Terkini

Nelayan Sergai Disambar Petir di Tengah Laut, 2 Tewas

Nelayan Sergai Disambar Petir di Tengah Laut, 2 Tewas

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 12:39 WIB

Respons Tak Terduga Erick Thohir Usai Calvin Verdonk jadi Pemain Indonesia Pertama Raih MOTM

Respons Tak Terduga Erick Thohir Usai Calvin Verdonk jadi Pemain Indonesia Pertama Raih MOTM

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 12:38 WIB

7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan

7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 12:35 WIB

Gus Ipul Ajak Pemda Bangkitkan Agen dan Gerakkan ASN untuk Percepatan Perlinsos Digital

Gus Ipul Ajak Pemda Bangkitkan Agen dan Gerakkan ASN untuk Percepatan Perlinsos Digital

News | Jum'at, 06 November 2026 | 12:32 WIB

Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Batal Hadapi Yordania, PSSI Siapkan Plan B

Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Batal Hadapi Yordania, PSSI Siapkan Plan B

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 12:30 WIB

Begadang Demi Me Time: Hati-hati Jeda Palsu Revenge Bedtime Procrastination

Begadang Demi Me Time: Hati-hati Jeda Palsu Revenge Bedtime Procrastination

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 12:30 WIB

Rahasia di Balik Secangkir Kopi Enak, Brewer Harus Paham Suhu hingga Ekstraksi

Rahasia di Balik Secangkir Kopi Enak, Brewer Harus Paham Suhu hingga Ekstraksi

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 12:23 WIB

Ekspor Makanan Olahan Meningkat, Indonesia Bidik Peluang Bisnis di Pasar Internasional

Ekspor Makanan Olahan Meningkat, Indonesia Bidik Peluang Bisnis di Pasar Internasional

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 12:17 WIB

Ratusan Tersangka Ditetapkan, Tapi Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak ke Masyarakat

Ratusan Tersangka Ditetapkan, Tapi Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak ke Masyarakat

News | Jum'at, 06 November 2026 | 12:17 WIB

Strategi Pemprov DKI Tangkal Copet dan Narkoba di Halte Transjakarta

Strategi Pemprov DKI Tangkal Copet dan Narkoba di Halte Transjakarta

News | Jum'at, 06 November 2026 | 12:17 WIB

×