Perang Opium dan Sejarah Terjadinya Revolusi Tiongkok

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 29 November 2021 | 09:49 WIB
Perang Opium dan Sejarah Terjadinya Revolusi Tiongkok
Ilustrasi tumbuhan opium, awal mula penyeba Revolusi Tiongkok (Pixabay/Adege)

Mereka marah karena dibuat hukum palsu bagi mereka untuk membangun waduk, padahal tujuannya hanya untuk mendapatkan pajak.

Akhirnya, para petani mengamuk dan pemerintah Korea yang ketakutan meminta bantuan pada Dinasti Qing (Tiongkok).

Setelah Tiongkok mengirimkan bantuan, Jepang marah karena posisi Jepang saat itu sedang menguasai Semenanjung Korea.

Tiongkok dianggap tidak menghormati Jepang karena mengirim bantuan untuk Korea tanpa meminta izin Jepang.

Akhirnya perang tidak bisa dihindari. Tiongkok mengalami kekalahan dalam perang ini dan harus menandatangani Perjanjian Shimonoseki pada 19 Maret 1895.

Akibatnya, Tiongkok harus menyerahkan Pulau Formosa (Taiwan) kepada Jepang.

Masuknya paham-paham baru seperti nasionalisme dan liberalisme memunculkan kaum terpelajar. Salah satunya adalah dr. Sun Yat-Sen (1866-1925).

Penyebab revolusi dari internal Tiongkok
Tiongkok harus menghadapi perlawanan dari dalam, yaitu rakyatnya sendiri. Di antaranya adalah:

  • Pemberontakan Taiping (1850-1864), merupakan perang saudara di Tiongkok yang berlangsung dari tahun 1850 hingga 1864.

Terjadi antara Dinasti Qing yang dipimpin oleh suku Manchu dan gerakan milenarianisme Kristen dari Kerajaan Surgawi Perdamaian.

  • Pemberontakan Nian (1853-1868), merupakan pemberontakan senjata. Meski gagal menjatuhkan Dinasti Qing, pemberontakan ini menyebabkan kekacauan dalam berbagai aspek.
  • Pemberontakan Panthay (1855-1873), adalah gerakan separatis yang terdiri dari suku Hui dan Muslim Tiongkok yang menentang Dinasti Qing di Yunnan Barat Daya. Gerakan ini muncul sebagai bagian dari gelombang ketidakpuasan etnis.
  • Gerakan Boxer (1900-1901), merupakan pemberontakan terhadap kekuasaan asing di sektor perdagangan, politik, agama, dan teknologi.

Boxer memulai aksinya sebagai gerakan antiasing, antiimperialis, dan merupakan pergerakan berdasarkan petani di Tiongkok utara.

Mereka menyerang orang asing yang membangun jalur kereta api dan melanggar Feng Shui, dan juga orang Kristen yang dianggap bertanggung jawab untuk dominasi asing di Tiongkok.

Proses terjadinya revolusi Tiongkok
Proses Revolusi Tiongkok terjadi pada 11 Oktober 1911 dipimpin oleh dr. Sun Yat-Sen dan berhasil meruntuhkan Dinasti Qing.

Revolusi ini terjadi sebab rakyat kecewa dengan kepemimpinan Dinasti Qing, seperti kekalahan perang atas bangsa Barat, ketidakcakapan kaisar-kaisar dalam memimpin, serta penderitaan rakyat yang semakin berat menyebabkan revolusi tak terhindarkan lagi.

Pada 1 Januari 1912, dr. Sun Yat-Sen diangkat sebagai presiden dan Republik Tiongkok dianggap mulai berdiri pada tanggal tersebut. dr. Sun Yat-Sen mengundurkan diri dan mendirikan partai Kuo Min Tang lalu digantikan oleh Yuan Shih Kai pada 12 Februari 1912.

Masa pemerintahan Yuan Shih Kai tak berlangsung lama karena tahun 1916 ia meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Kabupaten Lamongan, Sosok Mbah Langon Hingga Soal Soto

Sejarah Kabupaten Lamongan, Sosok Mbah Langon Hingga Soal Soto

Jatim | Minggu, 28 November 2021 | 19:35 WIB

Sejarah Hari Korpri 29 November yang Penting Untuk Diketahui

Sejarah Hari Korpri 29 November yang Penting Untuk Diketahui

News | Minggu, 28 November 2021 | 19:09 WIB

Haedar Nashir: Kepentingan Politik Kekuasaan Kerap Mengubah Realitas Sejarah

Haedar Nashir: Kepentingan Politik Kekuasaan Kerap Mengubah Realitas Sejarah

Jogja | Sabtu, 27 November 2021 | 21:26 WIB

Terkini

5 Sabun Cuci Muka yang Tidak Berbusa, Kulit Lembap Anti Ketarik

5 Sabun Cuci Muka yang Tidak Berbusa, Kulit Lembap Anti Ketarik

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 14:50 WIB

5 Rekomendasi Parfum Lokal Pria yang Aromanya Disukai Wanita dan Tahan Lama

5 Rekomendasi Parfum Lokal Pria yang Aromanya Disukai Wanita dan Tahan Lama

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 14:41 WIB

Apakah Pinjol Memengaruhi Skor Kredit untuk KPR Subsidi? Ini Trik Supaya Pengajuan DIterima

Apakah Pinjol Memengaruhi Skor Kredit untuk KPR Subsidi? Ini Trik Supaya Pengajuan DIterima

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 14:38 WIB

Siapa Zaki Abbas? Bocil Gaul yang Viral, Gaya Main Bola Jadi Tren Idol KPop

Siapa Zaki Abbas? Bocil Gaul yang Viral, Gaya Main Bola Jadi Tren Idol KPop

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 14:22 WIB

4 Body Lotion Ukuran Jumbo yang Melembapkan Kulit dan Ramah di Kantong

4 Body Lotion Ukuran Jumbo yang Melembapkan Kulit dan Ramah di Kantong

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 14:19 WIB

5 Sepatu Jalan Lokal Paling Empuk dan Stylish, Auto Jadi Bintang Tongkrongan

5 Sepatu Jalan Lokal Paling Empuk dan Stylish, Auto Jadi Bintang Tongkrongan

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 14:18 WIB

Dibeli Murah untuk Dijual Mahal Idul Adha, Inilah 5 Ciri Kambing Muda Berkualitas

Dibeli Murah untuk Dijual Mahal Idul Adha, Inilah 5 Ciri Kambing Muda Berkualitas

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 14:18 WIB

Eye Cream Apa yang Bagus untuk Atasi Mata Panda? Ini 5 Pilihan Mulai Rp28 Ribuan

Eye Cream Apa yang Bagus untuk Atasi Mata Panda? Ini 5 Pilihan Mulai Rp28 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 14:17 WIB

5 Sepeda Lipat Kokoh yang Boleh Masuk TransJakarta, Rangka Super Kuat Anti Ribet

5 Sepeda Lipat Kokoh yang Boleh Masuk TransJakarta, Rangka Super Kuat Anti Ribet

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 14:15 WIB

Sunscreen VS Sunblock, Mana yang Paling Ampuh Melindungi Kulit dari Sinar UV?

Sunscreen VS Sunblock, Mana yang Paling Ampuh Melindungi Kulit dari Sinar UV?

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 14:12 WIB