Rantai Makanan adalah Apa? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya

Rima Sekarani Imamun Nissa

Senin, 29 November 2021 | 18:20 WIB
Rantai Makanan adalah Apa? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya
Tupai sedang makan kacang kenari. [Shutterstock]

Suara.com - Rantai makanan adalah urutan linier organisme di mana nutrisi dan energi ditransfer dari satu organisme ke organisme lainnya. Ini terjadi ketika satu organisme mengkonsumsi organisme lain. Prosesnya dimulai dengan organisme produsen, mengikuti rantai dan diakhiri dengan organisme pengurai.

Setelah memahami rantai makanan, kita menyadari bagaimana satu organisme bergantung pada spesies lain untuk bertahan hidup. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat aspek lain dari rantai makanan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik.

Apa itu rantai makanan?

Melansir dari situs Study, Senin (29/11/2021), rantai makanan menunjukkan hubungan timbal balik antara produsen dan konsumen dengan menggambarkan bagaimana energi dipertukarkan ketika satu organisme memakan organisme lain.

ILUSTRASI Rantai Makanan
ILUSTRASI Rantai Makanan

Rantai makanan adalah alur yang mewakili pertukaran energi dari satu organisme ke organisme lain. Dengan kata lain, itu adalah urutan kronologis siapa yang makan siapa dalam komunitas biologis. Rantai makanan berjalan seiring dengan jaring makanan, meskipun ada perbedaan di antara keduanya.

Rantai makanan juga menjelaskan pola makan atau hubungan antara organisme hidup. Tingkat trofik mengacu pada tahapan berurutan dalam rantai makanan, dimulai dengan produsen di bagian bawah, diikuti oleh konsumen primer, sekunder dan tersier. Setiap tingkat dalam rantai makanan dikenal sebagai tingkat trofik.

Cara Kerja Rantai Makanan

Setiap rantai makanan dimulai dengan sumber energi utama. Sumber energi yang paling jelas adalah matahari. Organisme berikutnya yang mendapat manfaat dari sumber awal ini disebut produsen utama. Ini adalah organisme yang dapat membuat makanan mereka sendiri dari sumber energi utama.

Contohnya adalah tanaman dan ganggang. Misalnya, tumbuhan merupakan produsen utama karena dapat memanfaatkan dan menggunakan energi dari matahari melalui proses yang disebut fotosintesis.

baca juga

Setelah tanaman melakukan fotosintesis, organisme lain akan datang dan memakan tanaman, mengambil energinya untuk digunakan sebagai miliknya.

Sebagai manusia, kita bukan produsen utama karena kita tidak dapat menciptakan energi sendiri untuk bertahan hidup, dan harus mengonsumsi energi dari sumber lain, seperti tanaman.

Dengan memakan tumbuhan, kita adalah bagian dari urutan berikutnya dalam rantai makanan yang disebut konsumen primer atau organisme yang mengkonsumsi produsen primer.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengertian Rantai Makanan, Fungsi, dan Contohnya

Pengertian Rantai Makanan, Fungsi, dan Contohnya

Tekno | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 18:54 WIB

Contoh Rantai Makanan di Darat, Gurun dan Laut

Contoh Rantai Makanan di Darat, Gurun dan Laut

Tekno | Rabu, 05 Mei 2021 | 20:17 WIB

Proses Fotosintensi pada Tanaman dan Manfaatnya

Proses Fotosintensi pada Tanaman dan Manfaatnya

Tekno | Kamis, 08 April 2021 | 17:44 WIB

Terkini

Mampu Tampung 700 Sapi, Pasar Hewan Jonggol Diperkuat untuk Peternak Bogor

Mampu Tampung 700 Sapi, Pasar Hewan Jonggol Diperkuat untuk Peternak Bogor

Bogor | Selasa, 25 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Perintah Prabowo ke Menhut Raja Juli: Urus Karhutla Jangan Omon-omon, Harus Aksi Nyata

Perintah Prabowo ke Menhut Raja Juli: Urus Karhutla Jangan Omon-omon, Harus Aksi Nyata

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Bukan Cuma Kabut Asap, 3 Kecamatan Palembang Kini Krisis Air Bersih

Bukan Cuma Kabut Asap, 3 Kecamatan Palembang Kini Krisis Air Bersih

Sumsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Ole Romeny Absen 2 Laga Usai Pasrah Terima Sanksi Kartu Merah KNVB

Ole Romeny Absen 2 Laga Usai Pasrah Terima Sanksi Kartu Merah KNVB

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 21:05 WIB

GEMPAR Hidupkan Pasar Godean, Pengunjung Naik 150 Persen

GEMPAR Hidupkan Pasar Godean, Pengunjung Naik 150 Persen

Foto | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:59 WIB

5 HP Murah dengan Performa Flagship, Nomor 1 Paling Ganas

5 HP Murah dengan Performa Flagship, Nomor 1 Paling Ganas

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Tukang Becak Masuk Desil 9, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Khusus

Tukang Becak Masuk Desil 9, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Khusus

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:42 WIB

6 Zodiak Bakal Ketiban Untung dan Rezeki Tak Terduga pada 26 Agustus 2026

6 Zodiak Bakal Ketiban Untung dan Rezeki Tak Terduga pada 26 Agustus 2026

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Posisi Tidur Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui dan Islam

Posisi Tidur Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui dan Islam

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Sehari Usai Rakor Prabowo, 15 Hektar Lahan Semi Gambut Ogan Ilir Terbakar

Sehari Usai Rakor Prabowo, 15 Hektar Lahan Semi Gambut Ogan Ilir Terbakar

Sumsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:19 WIB

×