Kisah di Balik Generasi Terakhir Pengrajin Tusuk Konde dengan Teknik Patri Tiup

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 16 Desember 2021 | 10:27 WIB
Kisah di Balik Generasi Terakhir Pengrajin Tusuk Konde dengan Teknik Patri Tiup
Pengrajin Tusuk Konde dengan Teknik Patri Tiup. (Dok. Royal Enfield)

Suara.com - Royal Enfield, merek sepeda motor tertua di dunia yang terus berproduksi, berkomitmen terhadap misi sosialnya, yakni Responsible Travel, lewat video dokumenter berjudul ‘Mendokumentasikan Generasi Terakhir Pengrajin Tusuk Konde dengan Teknik Patri Tiup’.

Video dokumenter yang dibuat bersama Nusantara Documentary tersebut menandai komitmen dan keterlibatannya secara langsung dalam melestarikan budaya, termasuk di Indonesia.

Berbicara mengenai pelestarian warisan budaya Indonesia, telah disampaikan oleh .

“Royal Enfield berfokus untuk menyemangati komunitas berkendara kami. Dan kami berkomitmen untuk saling melindungi dan melestarikan aset alam dan lingkungan setempat, selama kegiatan riding komunitas kami,” ungkap Business Head For APAC Markets Royal Enfield, Vimal Sumbly, dalam acara Royal Enfield secara virtual, Selasa (14/12/2021).

Vimal mengatakan bahwa pembuatan tusuk konde Jawa yang ikonik lewat teknik Patri Tiup hampir hilang saat ini. Dan video dokumenter ini merupakan penegasan dari Royal Enfield untuk melestarikan warisan budaya dan otentisitas, di mana ini juga dilakukan lewat kegiatan promosi sosialnya.

“Kolaborasi kami dengan Nusantara Documentary merupakan langkah kecil dengan harapan besar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mengarsipkan secara visual warisan budaya Indonesia yang sungguh tak ternilai,” lanjut Vimal.

Proses pembuatan video dokumenter Patri Tiup ini dilakukan untuk mengarsip secara visual mengenai proses pembuatan tusuk konde Jawa yang ikonik, yang saat ini dikerjakan oleh Pak Bardian yang berusia 67 tahun.

Pengrajin Tusuk Konde dengan Teknik Patri Tiup. (Dok. Royal Enfield)
Pengrajin Tusuk Konde dengan Teknik Patri Tiup. (Dok. Royal Enfield)

Salah satu pendiri Nusantara Documentary, Bonfilio Yosafat, menyebut bahwa perjalanan dokumenter bersama Royal Enfield ini mengusung misi baik untuk membuat arsip warisan budaya Indonesia, yang mungkin suatu saat tidak akan ada lagi.

“Kepedulian dan fokus saya terhadap pelestarian warisan budaya telah mempertemukan saya dengan Royal Enfield, sebuah brand yang telah melestarikan warisannya selama lebih dari 120 tahun,” ungkap Bonfilio.

baca juga

“Mengenai kisah Patri Tiup dan Pak Bardian, saya kemudian mengajak Royal Enfield untuk membantu melestarikan warisan budaya ini dengan video dokumenter,” kata Bonfilio.

“Dalam pembuatan karya ini, saya mengendarai Royal Enfield Classic 500 ke Kotagede, daerah yang memiliki sejarah luar biasa. Bermula dari Seturan, Depok, Sleman, Yogyakarta ke Jembatan Janti,” ungkapnya.

Bonfilio berharap proses pembuatan video dokumenter ini dapat membantu mengenalkan tradisi warisan budaya Indonesia, serta membantu menceritakan ke masyarakat luas mengenai kisah Patri Tiup dan Pak Bardian, yang merupakan generasi terakhir lewat dedikasinya dalam melestarikan warisan budaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik! UNESCO Tetapkan Gamelan Jadi Warisan Budaya Asli Indonesia

Kabar Baik! UNESCO Tetapkan Gamelan Jadi Warisan Budaya Asli Indonesia

News | Kamis, 16 Desember 2021 | 09:06 WIB

Malamang dan Tambua Tasa, Dua Tradisi Budaya Padang Pariaman Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Malamang dan Tambua Tasa, Dua Tradisi Budaya Padang Pariaman Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Sumbar | Rabu, 15 Desember 2021 | 20:15 WIB

30 Tahun Candi Prambanan Jadi World Heritage, PHDI dan TWC Gelar Tumpengan

30 Tahun Candi Prambanan Jadi World Heritage, PHDI dan TWC Gelar Tumpengan

Jogja | Selasa, 14 Desember 2021 | 09:18 WIB

Terkini

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×