6 Area di Rumah yang Sering Menjadi Sarang Hewan Pengganggu

Vania Rossa

Sabtu, 01 Januari 2022 | 10:04 WIB
6 Area di Rumah yang Sering Menjadi Sarang Hewan Pengganggu
Ilustrasi Tikus, Hewan Pengganggu. (Shutterstock)

Suara.com - Sebersih apapun tempat tinggal atau hunian, selalu saja ada celah untuk hewan-hewan pengganggu seperti semut, kecoa, tikus, bahkan beberapa jenis reptil yang masuk ke dalam rumah. Ketika melihat, pasti ada perasaan jijik, geli, atau takut, apalagi jika hewan pengganggu yang masuk adalah ular atau biawak yang mungkin saja terjadi.

Rumah yang rajin dibersihkan dan dirawat saja bisa menjadi sarang hewan-hewan pengganggu ini. Apalagi rumah yang kotor dan tidak terawat. Banyak sudut atau celah yang tidak kasat mata dan sulit dijangkau oleh manusia pada sebuah hunian.

Lubang di tembok, celah di area servis, garasi, gudang, atau ruangan-ruangan lain yang tidak ditempati, saluran air ke kamar mandi, kolong furnitur, serta tempat tersembunyi yang kotor, gelap, dan lembap, yang menjadi kesukaan dari para hama rumah tangga ini.

Maka dari itu, setiap beberapa bulan sekali, hunian Anda perlu dilakukan deep cleaning atau pembersihan besar-besaran. Untuk mengusir hewan-hewan pengganggu ini sambil juga menghilangkan area-area kotor dan tersembunyi yang biasanya menjadi sarang tikus atau kecoa.

Sebagai panduan, Dekoruma akan memberikan informasi mengenai beberapa area di rumah yang berpotensi menjadi sarang hewan pengganggu. Dengan begitu, Anda bisa selalu waspada dan tidak melewatkan area-area ini setiap membersihkan rumah.

1. Loteng, Plafon, dan Atap Rumah
Bagian loteng atau ruang kosong di atap rumah jadi salah satu area yang paling jarang dijangkau oleh penghuni rumah. Seringkali loteng hanya digunakan sebagai gudang atau bahkan dibiarkan kosong begitu saja. Tempat seperti inilah yang menarik perhatian hewan pengganggu untuk membuat sarang.

Terutama jika kondisinya berdebu, kotor, dan lembap karena lubang di plafon atau kebocoran pada atap. Hewan-hewan seperti tikus dan kecoa akan datang dan mulai beranak-pinak di loteng atau atap rumah.

Lama-kelamaan, hewan-hewan pengganggu ini akan turun ke area tinggal yang akan sangat mengganggu dan tidak higienis. Sebenarnya, mengetahui bahwa ada hewan pengganggu di loteng cukup mudah.

Bila Anda sering mendengar suara lari-lari kecil yang cepat dan berulang, itu bisa menjadi tanda bahwa banyak tikus yang bersarang dan saatnya menghubungi pembasmi hama.

baca juga

2. Area Dapur Terutama dekat Makanan dan Tempat Sampah
Makanan yang disimpan di dalam kabinet atau bau tidak sedap dari tempat sampah di dapur sering kali mengundang hewan pengganggu, mulai dari semut, lalat, kecoa, sampai tikus yang memang mencari sumber makanan. Hewan-hewan pengganggu ini bisa masuk dari sela-sela lemari atau kabinet yang terbuka atau bahkan melubangi furnitur-furnitur tersebut.

Kalau sudah kejadian, makanan dan minuman kemasan, bumbu dapur, serta produk-produk lainnya yang disimpan di dapur bisa berantakan dan dimakan oleh hewan-hewan ini.

Tempat sampah yang dibiarkan bertumpuk dan jarang dibuang juga akan mengundang kecoa, lalat, dan tikus yang akan mengagetkan penghuni rumah yang akan membuang sampah.

Area lain di dapur yang biasanya dijadikan tempat bersarang hewan-hewan ini adalah di bawah bak cuci piring karena suasananya yang lembap, gelap, dan tertutup.

3. Di Belakang Furnitur Besar Seperti Lemari Atau Kabinet
Bagian belakang furnitur-furnitur besar juga merupakan tempat yang sering kali menjadi sarang hewan-hewan pengganggu. Suasananya yang gelap, berdebu, dan jarang dijangkau penghuni rumah dianggap menjadi sarang yang aman bagi tikus atau kecoa.

Tikus yang mampu melubangi dinding dan furnitur akan masuk melalui bagian belakang atau samping lemari dan kabinet. Kemudian, bersarang dan berkembang biak di dalam lemari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Emak-emak Tak Gentar Serang Tikus Pakai Sapu, Warganet: Ras Terkuat kok Dilawan

Viral Emak-emak Tak Gentar Serang Tikus Pakai Sapu, Warganet: Ras Terkuat kok Dilawan

Hits | Jum'at, 31 Desember 2021 | 15:45 WIB

Serem! Wanita Syok Saat Temukan Hewan Ini di Es Krimnya: Topping Baru

Serem! Wanita Syok Saat Temukan Hewan Ini di Es Krimnya: Topping Baru

Hits | Rabu, 29 Desember 2021 | 18:51 WIB

Pegawai Minimarket Multitalenta, Tangkap Tikus Dikala Gabut

Pegawai Minimarket Multitalenta, Tangkap Tikus Dikala Gabut

Hits | Rabu, 22 Desember 2021 | 20:03 WIB

Terkini

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×