9 Makanan Khas Madiun yang Menggugah Selera dan Rasanya Bikin Candu

Arendya Nariswari

Selasa, 04 Januari 2022 | 18:37 WIB
9 Makanan Khas Madiun yang Menggugah Selera dan Rasanya Bikin Candu
Source: https://www.instagram.com/dapoeribu.fd/

Suara.com - Apa yang terbayang saat mendengar Kota Madiun? Tentu saja makanannya yang lezat dengan cita rasa bumbu kacangnya yang nikmat.

Namun di samping itu, Madiun juga masih memiliki beragam wisata kuliner yang menggugah selera. Selain itu, jangan lupa untuk membawakan oleh-oleh makanan untuk keluarga di rumah saat mengunjungi Kota Gadis ini.

Tertarik mencicipi makanan khas Madiun? Yuk, simak artikel di bawah ini sebagai referensi.

9 makanan khas Madiun penggugah selera

1. Soto Kutilang

Meski sudah terbilang lampau, soto kutilang masih menjadi salah satu makanan khas Madiun yang diburu sampai saat ini. Salah satu warung soto kutilang yang paling dikenal yaitu milik Bu Topo.

Penamaan kutilang ini diambil dari lokasinya yang berada di Jalan Kutilang. Selain daging sapi, soto kutilang biasa dilengkapi dengan babat, empal, perkedel kentang, dan juga keripik kentang.

2. Lontong tahu telur

Makanan khas Madiun yang menggugah selera selanjutnya adalah lontong tahu telur. Dari namanya, tentu kita tahu, kuliner satu ini akan memberikan rasa kenyang dengan perpaduan antara tahu, telur, lontong yang disiram bumbu kacang.

baca juga

Supaya lebih nikmat, tambahkan taburan bawang goreng serta daun bawang. Lontong tahu telur sangat cocok untuk kamu penggemar masakan pedas.

3. Nasi Jotos

Jika Yogyakarta dikenal dengan nasi kucing, maka Madiun juga memiliki santapan serupa yaitu nasi jotos. Dengan dibungkus daun pisang, kelezatan Nasi Jotos semakin terpancar, bahkan dari baunya.

Satu porsi nasi jotos terdiri dari tempe, tahu, bihun, dan telur sambal. Porsinya yang kecil membuat siapapun yang mencoba nasi jotos ingin terus tambah.

4. Ayam Panggang Madiun

Saat memasuki warung ayam panggang Madiun, aroma ketumbar dan pedas pasti akan langsung tercium. Salah satu wilayah di Madiun yang banyak menjual ayam panggang ini ada di Desa Gandu.

Dengan sensasi rasa pedas manis, ayam panggang Madiun paling cocok disantap dengan nasi putih hangat dan lalapan.

5. Nasi Pecel

satu porsi Pecel Madiun Pawon Mbah Uti di Festival Glodok Pancoran, Hublife, Jakarta Pusat. (Dok. Rizal/Suara.com)
satu porsi Pecel Madiun Pawon Mbah Uti di Festival Glodok Pancoran, Hublife, Jakarta Pusat. (Dok. Rizal/Suara.com)

Pecel dan Madiun merupakan dua hal yang tidak bisa terpisahkan. Salah satu keistimewaan nasi pecel Madiun ini bisa dilihat dari bungkusnya yang menggunakan daun pisang.

Selain sayuran seperti pecel pada umumnya. Nasi pecel juga dilengkapi dengan berbagai lauk tambahan seperti telur, ayam, dan rempeyek.

6. Pentol Corah

Bosan dengan makanan berat? Madiun juga memiliki makanan yang tidak terlalu mengenyangkan yaitu pentol corah.

Berbeda dengan pentol pada umumnya yang berbentuk bulat, pentol corah justru berbentuk kotak dadu. Rasanya yang gurih dengan saus pedas dijamin menggugah selera.

Pentol corah mudah ditemukan di pinggiran jalan Kota Madiun dengan harga ramah di kantong.

7.  Bluder Cokro

Teksturnya yang lembut dan bentuknya yang unik menjadikan bluder cokro menarik dijadikan salah satu buah tangan dari Kota Gadis ini. Kelezatan bluder cokro juga diperoleh dari proses pembuatannya yang masih dilakukan secara tradisional dan tanpa pengawet.

Seiring berjalannya waktu, bluder cokro dapat dinikmati dalam berbagai varian, seperti coklat, strawberry, kacang, keju, dan masih banyak lagi

8. Lento

Makanan khas Madiun selanjutnya adalah Lento yang terbuat dari campuran serutan singkong dengan tempe basi. Cita rasanya yang unik membuat lento menarik untuk dicoba saat berkunjung ke Madiun.

Lento sangat cocok dinikmati pecinta makanan pedas. Lento dapat dengan mudah ditemukan di pasar tradisional di Madiun dengan harga sangat terjangkau.

9. Rujak petis

Butuh makanan segar? Rujak petis Madiun solusinya. Salah satu hal yang membedakan rujak petis madiun dengan yang lainya adalah bumbu sambal petis yang digunakan. 

Buah yang biasa digunakan sebagai pendamping sambal petis diantaranya adalah mangga muda, nanas, dan kedondong. Sebagai pelengkap, rujak petis juga dilengkapi tahu dan tauge.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Demam Berdarah di Kota Madiun Meningkat Pesat di Awal Tahun Ini

Kasus Demam Berdarah di Kota Madiun Meningkat Pesat di Awal Tahun Ini

Jatim | Selasa, 04 Januari 2022 | 08:14 WIB

Antisipasi Penularan Omicron, Pemkot Madiun Siagakan RS Rujukan

Antisipasi Penularan Omicron, Pemkot Madiun Siagakan RS Rujukan

Jatim | Senin, 03 Januari 2022 | 20:50 WIB

Awal Tahun Nanti Tarif Tes Antigen di Tujuh Stasiun Daop 7 Madiun Jadi Rp 35 Ribu

Awal Tahun Nanti Tarif Tes Antigen di Tujuh Stasiun Daop 7 Madiun Jadi Rp 35 Ribu

Malang | Kamis, 30 Desember 2021 | 21:25 WIB

Terkini

Hari Ketujuh Pencarian ASN Bogor yang Jatuh: Penyelam Diterjunkan, Keberadaan Bayu Masih Misteri

Hari Ketujuh Pencarian ASN Bogor yang Jatuh: Penyelam Diterjunkan, Keberadaan Bayu Masih Misteri

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Naik Hercules TNI AU, 30 Ton Bantuan Pemprov Sulsel Meluncur ke Titik Gempa NTT

Naik Hercules TNI AU, 30 Ton Bantuan Pemprov Sulsel Meluncur ke Titik Gempa NTT

Sulsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Apa Itu Bilangan Prima? Ini Pengertian, Sifat, Contoh, dan Cara Menentukannya

Apa Itu Bilangan Prima? Ini Pengertian, Sifat, Contoh, dan Cara Menentukannya

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Praktis! 2 Produk Ini Bisa Hapus Makeup sekaligus Membersihkan Wajah

Praktis! 2 Produk Ini Bisa Hapus Makeup sekaligus Membersihkan Wajah

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU

Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU

Lampung | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:48 WIB

Timnas Indonesia Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026?

Timnas Indonesia Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026?

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:48 WIB

Tutorial Membuat Winged Eyeliner yang Rapi untuk Pemula, Ikuti 8 Langkahnya

Tutorial Membuat Winged Eyeliner yang Rapi untuk Pemula, Ikuti 8 Langkahnya

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Jelang Pengumuman Suku Bunga, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS

Jelang Pengumuman Suku Bunga, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Diduga Rugikan Negara Rp38 M Kasus Batu Bara, Manajer PT PPA dan Petinggi PT BAS Sidang Perdana

Diduga Rugikan Negara Rp38 M Kasus Batu Bara, Manajer PT PPA dan Petinggi PT BAS Sidang Perdana

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Tak Cuma Rp1 Miliar, Pemda DIY Desak Kampus Ringankan UKT Mahasiswa NTT

Tak Cuma Rp1 Miliar, Pemda DIY Desak Kampus Ringankan UKT Mahasiswa NTT

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:43 WIB

×