Puncak Carstensz Papua, Satu-Satunya Gunung Salju di Indonesia yang Mencuri Perhatian Dunia

Arendya Nariswari

Kamis, 13 Januari 2022 | 10:09 WIB
Puncak Carstensz Papua, Satu-Satunya Gunung Salju di Indonesia yang Mencuri Perhatian Dunia
Gambar seorang pendaki menyusuri Lembah Kuning menuju puncak Carstensz Papua (National Geographic Indonesia/Agus Sulistioro)

Suara.com - Puncak gunung salju di Indonesia hanya ada satu di Puncak Jaya, alias Carstenz Pyramid, sekaligus gunung tertinggi di Indonesia. Gletser-gletser kecil terdapat di Puncak yang memiliki ketinggian 4884 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Mungkin terdengar tidak masuk akal, terdapat puncak gunung salju di Indonesia yang memiliki iklim tropis. Namun, kondisi ini memang benar dan terjadi.

Puncak gunung yang diselimuti es atau lebih dikenal istilah gletser merupakan harta geografis bagi daerah tropis seperti Indonesia. Satu-satunya gletser yang menutupi puncak gunung salju hanya terdapat di Puncak Jaya, Barisan Sudirman, Papua.

Gletser memberikan limpasan berharga bagi petani dan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan gunung sebagai sumber air segar. Anak sungai yang mengalir keluar dari gletser bersifat abadi, yang artinya tak pernah mati dan selalu mengalir. 

Puncak Jaya Wijaya. (Wikimedia commons/Alfindra Primaldhi)
Puncak Jaya Wijaya. (Wikimedia commons/Alfindra Primaldhi)

Mencairnya gletser yang menyelimuti puncak gunung salju di Indonesia beberapa tahun belakangan - dan beberapa gletser lainnya, seperti Puncak Kilimanjaro, Pegunungan Andes, Dataran Tinggi Tibet dan Himalaya.

Pencairan gletser ini karena efek dari perubahan iklim global. Hal ini karena naiknya suhu udara di puncak gunung dapat mengubah segalanya. Gletser hanya ada di daerah dengan suhu di bawah nol derajat Celcius.

Gletser yang terdapat di daerah tropis, seperti Puncak Jaya, Papua, adalah kawasan tercepat yang menanggapi perubahan iklim secara langsung. Mengapa demikian? Hal ini sehubungan posisi geografis yang berada di daerah paling hangat di dunia, tepatnya di garis khatulistiwa, dan hanya dapat hidup di daerah dengan ketinggian tertinggi yang terdingin di iklim tropis. 

Saat terjadi hujan di sekitar kawasan puncak gunungs salju di Indonesia ini, atmosfer di atasnya akan menghangat. Kondisi ini membuat curah hujan turun bak salju.

Namun menurut beberapa penelitian NASA yang dirangkum oleh National Geographic Indonesia, kini hujan jatuh dalam bentuk air dan mempercepat pencairan es di puncak yang tertutupi gletser. Sehingga disimpulkan jika kawasan tropis kini lebih sedikit menopang es di titik ketinggian tertinggi.

baca juga

Kontributor : Yulia Kartika Dewi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Atmosfer, Selimut Gas yang Lindungi Bumi dari Kejatuhan Benda Langit

Mengenal Atmosfer, Selimut Gas yang Lindungi Bumi dari Kejatuhan Benda Langit

Lifestyle | Rabu, 12 Januari 2022 | 13:23 WIB

Operasi Buru OPM Jadi Damai Cartenz, Amnesty Minta Pemerintah Kurangi Aparat di Papua

Operasi Buru OPM Jadi Damai Cartenz, Amnesty Minta Pemerintah Kurangi Aparat di Papua

News | Selasa, 11 Januari 2022 | 18:01 WIB

Eks Tapol Sebut Ganti Nama Operasi Damai Cartenz Tak Akan Ubah Situasi di Papua

Eks Tapol Sebut Ganti Nama Operasi Damai Cartenz Tak Akan Ubah Situasi di Papua

News | Selasa, 11 Januari 2022 | 15:45 WIB

Terkini

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

×