facebook

Viral Cerita Wanita yang Jadi Pekerja Konstruksi, Tetap Bisa Bangun Rumah Meski Pakai Kuku Palsu

Arendya Nariswari | Amertiya Saraswati
Viral Cerita Wanita yang Jadi Pekerja Konstruksi, Tetap Bisa Bangun Rumah Meski Pakai Kuku Palsu
Ilustrasi Kuku palsu (Pixabay)

Wanita tersebut sempat dihujat karena melakukan plester tembok dengan kuku palsu.

Suara.com - Seorang wanita membagikan bahwa dirinya tetap bisa bekerja meski menggunakan kuku palsu. Padahal, wanita tersebut adalah seorang pekerja konstruksi.

Melansir The Sun, wanita bernama Hannah Uddin tersebut viral setelah mengunggah video dirinya yang tengah melakukan plester tembok sambil memakai kuku palsu.

Meski begitu, Hannah panen kritikan karena melakukan pekerjaan konstruksi dengan kuku palsu. Ia juga dianggap hanya mencari perhatian.

Hannah, yang berusia 18 tahun, memang bersekolah di bidang konstruksi. Ia juga sudah ikut bekerja di bidang tersebut bersama ayahnya sejak umur 12 tahun.

Baca Juga: Curhat Wanita Disindir Ibu Pacar karena Tak Bisa Mengupas Mangga, Warganet: Contoh Calon Mertua Red Flag

Di sisi lain, hal tersebut tidak menghalangi Hannah untuk tampil feminin saat bekerja.

Bukan hanya memakai kuku palsu, Hannah juga menunjukkan penampilan dirinya yang bekerja membangun rumah dengan memakai makeup.

Curhat Wanita Pekerja Konstruksi Tetap Bisa Pakai Kuku Palsu (The Sun/tiktok.com)
Curhat Wanita Pekerja Konstruksi Tetap Bisa Pakai Kuku Palsu (The Sun/tiktok.com)

Dengan kuliah di jurusan konstruksi, Hannah sendiri berharap agar dirinya bisa menginspirasi wanita untuk bekerja di bidang yang didominasi pria.

"Hanya karena aku memakai makeup dan punya kuku panjang, itu tidak menghentikanku dari melakukan apa yang kusuka. Itu inti dari videoku."

"Aku melihatnya seperti, jika aku terlihat cantik, aku merasa senang, dan aku bisa bekerja dengan baik," tambah Hannah.

Baca Juga: Wanita Pamer Bayinya Jadi Anak Amanda Manopo di Ikatan Cinta, Ternyata Begini Kisahnya

Hannah sendiri sudah memasang kuku palsu sejak usianya 13 tahun. Dengan begitu, ia sudah terbiasa bekerja meski memiliki kuku panjang.

"Aku pernah mematahkan kuku ketika membawa kantong semen, tapi itu tidak membuatku marah atau semacamnya. Itu hanya terjadi sekali padaku," lanjutnya.

Curhat Wanita Pekerja Konstruksi Tetap Bisa Pakai Kuku Palsu (The Sun/tiktok.com)
Curhat Wanita Pekerja Konstruksi Tetap Bisa Pakai Kuku Palsu (The Sun/tiktok.com)

Meski panen kritikan, Hannah sendiri juga dipuji dalam videonya karena membuktikan wanita bisa bekerja di bidang konstruksi.

Namun, ia juga mengungkap bahwa dirinya sering mendapat pertanyaan dari orang-orang yang tidak percaya dengan pilihan pekerjaannya.

"Ketika aku mendaftar kuliah, aku berbicara kepada seorang guru laki-laki. Dia harus bertanya beberapa kali apakah aku yakin mau melakukan ini? Apakah ada yang memaksamu?"

"Beberapa orang susah percaya bahwa wanita yang feminim mau melakukan hal seperti ini, karena ini pekerjaan yang didominasi pria dan ini sedikit susah, aku tidak akan berbohong."

Hannah juga merupakan satu-satunya wanita di departemen kuliahnya. Saat pertama masuk, ia sempat dikomentari salah masuk kelas.

Meski begitu, Hannah memilih untuk mengabaikan komentar buruk yang ada. Ia juga mengungkap keinginannya untuk bekerja di bidang real estate sekaligus merenovasi rumah sendiri.

"Jika ini adalah sesuatu yang kau sukai, ini lebih seperti hobi daripada pekerjaan. Aku suka aspek fisik dari pekerjaan ini, dan aku suka usaha yang harus dilakukan."

"Ini bukan hanya soal konstruksi, tapi soal pekerjaan yang didominasi pria. Aku harap suatu saat ini akan menjadi normal, hanya saja ini mungkin butuh waktu," tambahnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar