Asal Usul Kue Keranjang: Arti Warna dan Simbol Keberadaanya yang Identik dengan Perayaan Imlek

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 18 Januari 2022 | 09:53 WIB
Asal Usul Kue Keranjang: Arti Warna dan Simbol Keberadaanya yang Identik dengan Perayaan Imlek
Ilustrasi kue keranjang, asal usul kue keranjang (chinahighlights.com)

Suara.com - Kue Keranjang menjadi sajian khas selama imlek. Lantas seperti apa ya asal usul kue keranjang, kenapa ini selalu ada di hari Imlek?

Kue Keranjang terkenal juga disebut juga dengan nama Nian Gao, kadang-kadang disebut dengan kue Tahun Baru Imlek. Kue Keranjang dibuat dari tepung beras ketan dan dikonsumsi bersamaan dengan masakan Cina. Simak asal usul Kue Keranjang berikut ini.

Kue Keranjang juga dikenal dengan sebutan "kue beras". Kue Keranjang sebenarnya dapat dimakan sepanjang tahun, tapi secara tradisional akan sangat populer selama Tahun Baru Cina. Yuk, kita ketahui lebih lengkap asal usul Kue Keranjang ini. 

Ciri khas Kue Keranjang

Camilan manis lengket bernama Kue Keranjang ini diyakini sebagai persembahan kepada Dewa Dapur, dengan tujuan agar mulutnya akan terjebak dengan kue lengket, sehingga dia tidak bisa menjelek-jelekkan keluarga manusia di depan Kaisar Giok.  Selain dimakan saat tahun baru, Kue Keranjang ini juga disajikan selama Festival Duanwu.

Berasal dari China

Kue Keranjang menyebar di negara-negara Asia Tenggara dan Sri Lanka karena pengaruh China yang melakukan perjalanan ke luar negeri. Pembuatan Nian Gao  dapat ditelusuri kembali ke dinasti Utara dan Selatan (386-589 AD).

Nian Gao berarti "tahun yang lebih tinggi," menyiratkan harapan diperolehnya kemakmuran dari tahun ke tahun. Asosiasi ini membuat Nian Gao menjadi salah satu hadiah penting selama periode Tahun Baru karena sebagai simbol mendoakan kemakmuran untuk orang yang memberi dan menerima hadiah.

Nian Gao tradisional berbentuk bulat dengan dekorasi karakter dewa simbol untuk kemakmuran di atasnya. Karakter ini sering ditulis dalam naskah tradisional China.

baca juga

Sejarah Nian Gao sudah ada sejak lebih dari 2000 tahun. Setelah Kalender China didirikan pada Dinasti Zhou (abad ke-11 SM - 256 SM), orang China mulai memiliki konsep "tahun". Sejak saat itu, orang-orang menawarkan Nian Gao atau Kue Keranjang iini sebagai pengorbanan kepada dewa dan leluhur.

Pada Dinasti Tang (618 - 907 AD), Nian Gao menjadi makanan tradisional China yang dimakan selama Festival Musim Semi. Pada Dinasti Qing (1636-1912), Nian Gao berkembang menjadi camilan rakyat umum yang dimakan sepanjang tahun, tetapi masih merupakan suguhan khusus untuk festival.

Jenis-jenis Kue Keranjang

Jenis-jenis Nian Gao atau Kue Keranjang berbeda di setiap daerah asal usulnya. Di China utara, penduduk setempat biasanya makan nian gao putih, sementara di barat laut China, orang makan kuning Nian Gao.

Di daerah barat daya, Nian Gao buatan pabrik adalah makanan penutup yang populer. Kue beras merah, hijau, atau ungu yang terbuat dari pewarna sayuran adalah Kue Keranjang yang umum yang dimakan di China selatan. Kue Keranjang di China Selatan ini biasanya dimakan dengan sayuran dan daging.

Sebagai barang hadiah, Nian Gao dibuat menjadi berbagai bentuk dengan kemasan yang menarik agar sesuai dengan musim perayaan. Desain karakter yang populer umumnya:

  • ikan mas yang melambangkan surplus (perdagangan) setiap tahun.
  • ingot atau Dewa Kekayaan, sebagai simbol keberuntungan dan harapan baik untuk Tahun Baru.

Tujuan menghadirkan Kue Keranjang di hari imlek

Kue Keranjang memiliki makna berbeda untuk orang tua, kaum muda, dan anak-anak. Perbedaan makna itu adalah seperti ini:

  • Bagi orang tua, kehadiran Kue Keranjang atau Nian Gao selama Imlek menunjukkan keinginan untuk umur panjang.
  • Bagi kaum muda, kehadiran Kue Keranjang selama Imlek menunjukkan keinginan untuk promosi jabatan dan pendapatan tinggi.
  • Untuk anak-anak, kehadiran Kue Keranjang menjadi simbol keinginan untuk tumbuh dewasa.

Warna utama Kue Keranjang

Warna utama Kue Keranjang atau Nian Gao adalah kuning dan putih. Dalam budaya China, kuning melambangkan emas dan putih melambangkan perak.  Jadi Nian Gao juga melambangkan Dewa Kekayaan.

Demikian itu asal usul Kue Keranjang atau Nian Gao lengkap dengan arti warna dan jenis-jenisnya. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Cap Go Meh 2022 Dirayakan? Ini Tanggal Perayaan Lengkap dengan Sejarahnya

Kapan Cap Go Meh 2022 Dirayakan? Ini Tanggal Perayaan Lengkap dengan Sejarahnya

News | Selasa, 18 Januari 2022 | 07:44 WIB

3 Rekomendasi Kue Kering Enak, Bisa Dicoba untuk Rayakan Imlek Tahun Ini

3 Rekomendasi Kue Kering Enak, Bisa Dicoba untuk Rayakan Imlek Tahun Ini

Kalbar | Selasa, 18 Januari 2022 | 09:05 WIB

Cara Buat Kartu Ucapan Imlek Pakai Regards, Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Buat Kartu Ucapan Imlek Pakai Regards, Tanpa Aplikasi Tambahan

Jabar | Senin, 17 Januari 2022 | 19:53 WIB

Apa Arti Warna Merah saat Imlek? Ini Fakta Di Baliknya

Apa Arti Warna Merah saat Imlek? Ini Fakta Di Baliknya

Video | Selasa, 18 Januari 2022 | 07:00 WIB

50 Twibbon Imlek 2022 untuk Dipasang Jadi Foto Profil WA, IG dan FB

50 Twibbon Imlek 2022 untuk Dipasang Jadi Foto Profil WA, IG dan FB

News | Senin, 17 Januari 2022 | 13:01 WIB

Tahun Baru Imlek: Tujuan Perayaan dan 12 siklus Penuh Bulan

Tahun Baru Imlek: Tujuan Perayaan dan 12 siklus Penuh Bulan

Jakarta | Senin, 17 Januari 2022 | 11:39 WIB

Terkini

RAPBN 2027: Purbaya Turunkan Target Setoran Bea Cukai Jadi Rp 316,6 Triliun, Minus Rp 4 Triliun

RAPBN 2027: Purbaya Turunkan Target Setoran Bea Cukai Jadi Rp 316,6 Triliun, Minus Rp 4 Triliun

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol

Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?

Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?

Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:02 WIB

iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz

iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati

Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:59 WIB

21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya

Riau | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:54 WIB

×