3 Cara Membuat Pisang Hijau Cepat Masak dan Siap Makan

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Minggu, 23 Januari 2022 | 16:42 WIB
3 Cara Membuat Pisang Hijau Cepat Masak dan Siap Makan
Ilustrasi pisang. (Shutterstock)

Suara.com - Pisang menjadi salah satu buah yang sering dikonsumsi masyarakat. Buah pisang umumnya dikonsumsi saat sudah berwarna kuning. Lalu, bagaimana dengan pisang berwarna hijau?

Umumnya, pisang berwarna hijau merupakan pisang yang belum matang atau masak. Tapi sebenarnya pisang hijau juga bisa dibuat cepat masak.

Menurut Direktur Komunikasi Korporat Dole Food Company, William Goldfield, pisang menghasilkan gas etilen yang memicu proses pematangan.

"Semakin kuning kulitnya, semakin matang buahnya. Begitu juga bintik-bintik gula merah yang muncul, di mana pisang mencapai puncak kematangannya," ungkap William melansir Insider.

Ilustrasi pisang (Pexels/Dom J)
Ilustrasi pisang (Pexels/Dom J)

Pisang berwarna hijau disebut mengandung sedikit gula. Sedangkan pisang kuning dengan bintik-bintik memiliki kandungan gula yang lebih banyak.

William menambahkan, indikator kematangan pisang meliputi kemudahan mengupas, kelembutan buah, serta aroma pisang saat dipotong. Sedangkan pisang yang kurang matang dan berwarna hijau memiliki tekstur yang lebih kencang dan sulit dikupas.

Bahkan saat dikonsumsi, pisang ini memiliki aroma seperti mentimun. Berbeda dengan pisang yang sudah matang, pisang kuning memiliki warna yang lebih cerah, serta lebih manis saat dikonsumsi.

Bila Anda punya pisang belum matang alias masih berwarna hijau, ada tiga cara termudah untuk mematangkannya. Apa saja? Ini jawabannya!

1. Kumpulkan Pisang Hijau
Pisang hijau memiliki jumlah gas etilen, di mana jika dikumpulkan bersama akan mempercepat pematangan. Tentu yang harus Anda lakukan adalah, mengumpulkan buahnya dan letakkan di meja dapur. Setelah itu, periksa pisangnya setiap hari, dan lihat seberapa besar kematangannya sebelum dikonsumsi.

baca juga

2. Masukkan Ke Kantong Kertas Cokelat
Menurut William Goldfield, metode ini menjadi paling efektif untuk mematangkan pisang hijau lebih mudah. Caranya adalah, Anda bisa masukkan pisang hijau ke dalam kantong kertas coeklat. Dengan kantong kertas yang tertutup, pisang akan mengeluarkan gas etilen, sehingga pisang akan cepat matang.

3. Campur Dengan Potongan Apel
Jika Anda ingin mematangkan pisang hijau lebih cepat, Anda bisa campur dengan beberapa potongan apel ke dalam kantong kertas cokelat.

"Beberapa orang berteori bahwa memotong apel dan memasukkannya ke kantong cokelat berisi pisang, itu akan meningkatkan pematangan. Karena apel memiliki gas etilen yang sama dengan pisang," ungkap William Goldfield.

Tak hanya pisang dan apel, buah lainnya pun juga memiliki gas etilen yang sama. Adapun beberapa buahnya adalah alpukat, mangga, hingga pir.

Tapi sebelum mematangkannya, hati-hati untuk tidak memberikan tekanan panas berlebihan pada pisang. Karena itu dapat membuat pisang akan menghasilkan daging buah yang lunak dan lembek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Memutihkan Gigi dengan Murah, dari Soda Kue, Minyak Kelapa Hingga Kulit Pisang, Bisa Diracik di Rumah

Cara Memutihkan Gigi dengan Murah, dari Soda Kue, Minyak Kelapa Hingga Kulit Pisang, Bisa Diracik di Rumah

Jabar | Kamis, 20 Januari 2022 | 12:07 WIB

Buka-bukaan Bisnisnya Dibantu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep: Asal Halal Nggak Masalah

Buka-bukaan Bisnisnya Dibantu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep: Asal Halal Nggak Masalah

Surakarta | Senin, 17 Januari 2022 | 09:39 WIB

Berkunjung ke Makassar, Penjual Pisang Epe Teriak Airlangga Hartarto Presiden

Berkunjung ke Makassar, Penjual Pisang Epe Teriak Airlangga Hartarto Presiden

Sulsel | Minggu, 16 Januari 2022 | 16:06 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×