Bahaya Makan Mi Instan Pakai Nasi, Enak dan Hemat Namun Waspadai Hal Ini

Arendya Nariswari

Jum'at, 04 Maret 2022 | 17:50 WIB
Bahaya Makan Mi Instan Pakai Nasi, Enak dan Hemat Namun Waspadai Hal Ini
Ilustrasi mi instan rebus (Pexels/Karolina Grabowska)

Suara.com - Nikmatnya tiada dua, sebagian besar warga masyarakat Indonesia pasti setuju kalau mi instan menjadi salah satu makanan kebangsaan yang pantang untuk dilewatkan.

Harganya murah meriah, banyak variasi rasanya, tak jarang mi instan ini dijadikan lauk pendamping makan nasi putih.

Tentu saja, bukan lain alasannya yakni dengan tambahan nasi maka mi instan ini akan terasa mengenyangkan.

Memang sekilas terdengar hemat, namun kebiasaan makan mi instan pakai nasi ini bisa berbahaya bagi kesehatan jika terlalu sering dikonsumsi.

Dihimpun dari laman Hops.id---Jaringan Suara.com, makan mie instan pakai nasi memang enak, tapi ada efek yang kurang bagus untuk kesehatan. Apalagi kalau frekuensi konsumsinya sering. Seperti yang kamu tahu, nasi dan mie sama-sama sumber karbohidrat. Selain karbo, kandungan kalorinya juga tinggi.

Sebagai gambaran, dikutip dari Keepo-jaringan Suara.com, dalam sebungkus mie instan terkandung 310 kalori. Nah, kalori sebesar itu setara dengan seporsi nasi kumplit dengan lauk pauk.

Itu baru mie saja, kalau ditambah nasi maka jumlah kalori yang bakal masuk ke tubuh sekitar 600-700 kal. Rata-rata manusia membutuhkan 2.000 kalori per hari. Seharusnya enggak apa-apa dong, makan mie instan pakai nasi?

Enggak segampang itu itungannya. Paduan mie instan dan nasi bakal membuat tubuh melar. Hal ini dipengaruhi oleh jumlah karbohidrat dan gula yang terkandung dalam dua bahan tersebut. Buntutnya, meningkatkan risiko diabetes karena peningkatan gula darah. Belum lagi kandungan garam yang tinggi di dalam mie instan.

Ada cara lebih sehat untuk pendamping mie instan. Ganti nasi dengan sayur, protein seperti telur atau daging.

baca juga

Dr. Braden Kuo dari Massachusetts General Hospital pernah melakukan eksperimen bagaimana tubuh mencerna mie instan. Hasil penelitian tersebut disampaikan oleh dr Nina Amelia Gunawan, Konsultan Meet Doctor.

Ternyata mie instan tidak bisa langsung dicerna hingga berjam-jam. Makanya, proses penyerapan nutrisi tubuh jadi terganggu. Selain itu terlalu sering makan mie instan akan menghalangi terserapnya nutrisi penting seperti protein, kalsium, fosfor, zat besi, potassium, vitamin A, niacin dan vitamin C. Hal ini kalau dibandingkan mereka yang tidak memakan mie instan sama sekali.

Sebungkus mie instan sudah mengandung 2,700 miligram sodium, yang dapat menyebabkan menumpuknya lemak yang tidak menyehatkan. Buat perempuan, efeknya lebih terasa. Perempuan dapat dengan mudah mengalami obesitas, kenaikan tekanan darah, gula darah, triglycerides dan kadar kolesterol sehat HDL yang rendah, beberapa kelompok gejala gangguan metabolik.

Nah, kalau ada tiga saja dari gejala-gejala tersebut, maka risiko diabetes dan penyakit jantung ikut meningkat. Jadi usahakan untuk makan mi instan secukupnya saja tanpa nasi ya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Benjolan di Miss V dan Cara Mengatasinya

Penyebab Benjolan di Miss V dan Cara Mengatasinya

Health | Jum'at, 04 Maret 2022 | 17:45 WIB

Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Pasien Diabetes Sesuai Ilmu Kesehatan Ayurveda

Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Pasien Diabetes Sesuai Ilmu Kesehatan Ayurveda

Health | Jum'at, 04 Maret 2022 | 17:03 WIB

3 Strategi Tetap Aktif dan Bergerak Meski Hanya di Rumah Aja

3 Strategi Tetap Aktif dan Bergerak Meski Hanya di Rumah Aja

Lifestyle | Jum'at, 04 Maret 2022 | 17:05 WIB

Terkini

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

×