Bantu Masyarat Tetap Bugar, Good Doctor Rilis Sports Medicine Clinic

Risna Halidi Suara.Com
Jum'at, 04 Maret 2022 | 16:10 WIB
Bantu Masyarat Tetap Bugar, Good Doctor Rilis Sports Medicine Clinic
Ilustrasi olahraga (Pexels)

Suara.com - Karena semakin banyak orang Indonesia menghabiskan lebih banyak waktu di rumah untuk belajar, bekerja atau memulihkan diri, maka sangat diimbau bagi mereka untuk tetap aktif dan berolahraga sebagai cara untuk menjaga kekebalan tubuh.

Berolahraga terbukti dapat menjadi pertahanan yang membantu melawan berbagai jenis penyakit termasuk yang disebabkan oleh virus.

Untuk membantu masyarakat tetap menjaga kebugaran, aplikasi kesehatan Good Doctor menyediakan Sports Medicine Clinic yang secara khusus diisi dokter spesialis kedokteran olahraga bersertifikat.

Dikatakan Head of Medical Good Doctor Technology Indonesia (GDTI) Adhiatma Gunawan, alasan utama Good Doctor mendirikan klinik tersebut adalah karena olahraga telah menjadi tren gaya hidup masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia.

"Selama masa pandemi dan lockdown, lebih banyak pengguna yang tertarik untuk berbicara dengan konsultan olahraga mengenai jenis kegiatan olahraga yang paling cocok untuk mereka selama lockdown dan aktivitas normal baru agar mereka dapat mempertahankan status kebugaran dan memperkuat imunitas mereka,” katanya dikutip dari siaran pers, Jumat (4/3/2022).

Berdasarkan pengamatan dr. Adhiatma dan timnya, konsultasi yang paling banyak ditangani oleh klinik adalah berat badan yang tidak ideal (25 persen), nyeri otot dan nyeri punggung serta saran olahraga untuk pasien obesitas.

Dengan tersedianya dokter spesialis kedokteran olahraga yang aktif di Sports Medicine Clinic, maka diharapkan semakin banyak orang di Indonesia yang dapat berkonsultasi dan memperoleh panduan olahraga yang disesuaikan untuk pengelolaan kesehatan yang lebih baik.

Berbicara dalam webinar bertajuk #GoodHealthGoodKnowledge, Spesialis kedokteran olahraga di Good Doctor dr. Alvin Wiharja, SpKO mengatakan bahwa meski baik, masyarakat diminta untuk tidak olahraga berlebihan.

"Pastikan Anda tidak berolahraga terlalu berat untuk menghindari kelelahan berlebihan yang dapat menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Namun, apabila intensitas latihannya ditingkatkan, justru akan menurunkan imunitas tubuh sehingga meningkatkan risiko infeksi," tambahnya.

Baca Juga: Sibuk Beraktivitas? Ini 4 Olahraga Ringan yang Tetap Bisa Kamu Coba

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI