Dear Ladies, Ini 7 Tips Kembangkan Bisnis Online dari Para Pengusaha Perempuan

Vania Rossa

Senin, 21 Maret 2022 | 16:23 WIB
Dear Ladies, Ini 7 Tips Kembangkan Bisnis Online dari Para Pengusaha Perempuan
Ilustrasi bisnis online. (Pexels)

Nadjani, sebuah merek fesyen yang dibangun oleh Nadya Amatullah di Indonesia, mengubah lini produksi mereka untuk memproduksi masker kain yang bisa digunakan kembali, celemek dan perlengkapan berkebun untuk pelanggan yang tinggal di rumah selama pandemi.

“Penjualan saya sempat menurun karena pembatasan di masa pandemi ini. Agar dapat bertahan, kami memproduksi masker kain, celemek hingga perlengkapan berkebun dengan sentuhan desain Nadjani. Kemudian kami juga berkolaborasi dengan influencer dan Lazada untuk mendorong penjualan, salah satunya dengan berpartisipasi dalam Jakarta Fashion Week di mana Nadjani mendesain khusus dan hanya menjual desain itu di Lazada. Alhamdulillah, strategi ini membuat penjualan kami langsung naik," jelas Nadya.

Sama seperti Nadya, Nguyn Th Kim Oanh, pemilik 1994food di Vietnam, menyadari adanya peningkatan ketertarikan akan produk kesehatan di tengah pandemi. Ia dengan cepat memanfaatkan tren ini dan mulai mengimpor produk-produk makanan sehat dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat. Selain itu, ia juga mengubah produksi pabriknya untuk menghasilkan biskuit diet biscotti – yang kini menjadi penjualan terbaiknya.

4. Manfaatkan kampanye mega untuk mendorong penjualan

Kampanye mega seperti 11.11 dan 12.12 adalah periode waktu yang penting di dunia eCommerce. Kampanye mega diciptakan untuk mendorong penjualan, meningkatkan pendapatan bagi pengusaha, dan menawarkan akses bagi pelanggan terhadap banyak penawaran dan produk yang luar biasa. Lebih dari 800.000 brand dan penjual berpartisipasi dalam Festival Belanja 11.11 Lazada tahun lalu atau meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Salah satu pengusaha yang memanfaatkan kampanye mega untuk meningkatkan penjualannya adalah Liang Wee Ling, pemilik dari 8miles, sebuah toko perlengkapan ibu dan anak. Wee Ling mengakui bahwa kampanye mega angka kembar (9.9, 10.10, 11.11, 12.12) sangat berpengaruh pada pertumbuhan bisnisnya yang cepat, dimana kampanye mega membantu mendorong penjualan dan memperluas basis pelanggannya.

5. Mengintegrasikan pengalaman brand di kanal luring dan daring

Dengan lebih banyak pelanggan berbelanja di toko fisik di tengah pelonggaran pembatasan aktivitas sehubungan dengan upaya pengendalian pandemi, banyak bisnis memperkuat pendekatan ritel omnichannel untuk menarik pelanggan dari kedua kanal, luring dan daring.

Namun, penting untuk memastikan bahwa pengalaman brand tetap sama di seluruh touchpoint dalam perjalanan pelanggan, karena ini yang mendorong ingatan dan loyalitas akan sebuah brand.

baca juga

Pauline Ng, salah satu pendiri Porcelain, spa wajah mewah dari Singapura, beralih platform ke medium digital dan menghadirkan rangkaian lengkap produk perawatan kulitnya secara daring ketika pandemi melanda. Ia berfokus memberikan pengalaman layanan pelanggan yang terbaik dan serupa dengan pengalaman pelanggan di toko fisiknya, mempertahankan tampilan, rasa, dan kedekatan yang sama seperti yang brand-nya selalu tawarkan. Hasilnya, ia bisa mempertahankan basis pelanggan setianya seraya menarik pelanggan baru melalui saluran daring.

Strategi yang sama juga diadopsi oleh Elyse Janina P. Juan di Filipina, yang merupakan pemilik generasi kelima dari Papemelroti yang menjual kado, alat tulis, kerajinan dan barang-barang dekorasi rumah buatan lokal yang orisinal dan ramah lingkungan di lebih dari dua puluh toko fisik.

Elyse memastikan toko daringnya memiliki tampilan dan rasa seperti gerai fisiknya, sehingga pelanggan dengan segera mengenali brand-nya dan tahu bahwa mereka melakukan pembelian dari penjual yang terpercaya.

6. Mengambil keputusan berdasarkan data dari analisis pada dasbor penjual

Data merupakan bagian penting dari sebuah bisnis – sebagai kunci untuk mengetahui apa yang berhasil, dan apa yang tidak. Dengan menggunakan insights dan indikator kesuksesan berbasis data, penjual dapat memahami perilaku pembelian dari pelanggan dengan lebih baik, sehingga bisa mengambil keputusan yang mampu mendorong lebih banyak penjualan.

Dua penjual dari Malaysia dan Vietnam mengakui bahwa keberhasilan mereka di eCommerce didorong penggunaan data. Nurul Izzan Zamzuri, pemilik Niz-Craft di Malaysia yang menjual benang, melengkapi dirinya dengan pemahaman mendalam mengenai perilaku pencarian dan pembelian benang dari pelanggannya, sehingga ia dapat menawarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggannya.

oàn Trn Thùy Linh, pemilik Light Coffee di Vietnam, juga menggunakan perangkat data untuk memahami pelanggannya, membuatnya dapat mengantisipasi permintaan dan memperkenalkan rasa, produk, dan pilihan ukuran baru yang dicari oleh pelanggan yang berbeda.

7. Bereksperimen dengan voucher, diskon, dan gratis ongkir untuk mendorong konversi

Pelanggan di Asia Tenggara menyukai diskon, maka menawarkan banyak diskon kepada pelanggan akan sangat membantu membangun loyalitas dalam jangka panjang. Voucher, diskon, dan gratis ongkos kirim (ongkir) merupakan beberapa cara yang dapat digunakan penjual untuk mempertahankan pelanggan serta menarik pelanggan baru.

Kong Wai Then, pemilik dari Big Care Mart di Malaysia, mencoba menggabungkan voucher dan gratis ongkir untuk mendorong pembelian pelanggan dan belanjaan yang lebih banyak ketika mereka berbelanja di toko daringnya untuk produk-produk farmasi.

Strategi ini juga diikuti oleh Monalisa Gao di Filipina, pemilik Lucky HR, yang menjual produk elektronik untuk konsumen. Beranda toko daringnya dipenuhi dengan spanduk diskon dan penawaran spesial, khususnya untuk produk-produk baru. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu penjual terbaik di kategorinya.

Tips inspiratif ini berasal dari para pengusaha perempuan di eCommerce di Asia Tenggara, pemenang Lazada Forward Women Awards 2022, sebuah inisiatif dari Lazada yang merayakan serangkaian keberhasilan dan pencapaian perempuan-perempuan di Asia Tenggara yang diraih dengan mengatasi banyak tantangan di kehidupan personal, komunitas, dan budaya mereka. Tentu saja ketujuh tips ini sudah teruji, ya. Jadi, selamat mencoba!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tantangan Berbisnis Makanan Online

Tantangan Berbisnis Makanan Online

Your Say | Selasa, 15 Maret 2022 | 16:08 WIB

5 Cara Mudah Memulai Bisnis untuk Pemula, Rencanakan dengan Matang

5 Cara Mudah Memulai Bisnis untuk Pemula, Rencanakan dengan Matang

Bisnis | Jum'at, 04 Maret 2022 | 21:12 WIB

4 Jenis Bisnis untuk Menambah Penghasilan menurut Buku Finchickup Financial

4 Jenis Bisnis untuk Menambah Penghasilan menurut Buku Finchickup Financial

Your Say | Jum'at, 04 Maret 2022 | 19:34 WIB

Terkini

Bareskrim Polri-Polrestabes Medan Gerebek THM, Vape Narkoba Disita

Bareskrim Polri-Polrestabes Medan Gerebek THM, Vape Narkoba Disita

Sumut | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Mengapa Proyek Karbon Biru di Indonesia Masih Sulit Mendapatkan Pendanaan?

Mengapa Proyek Karbon Biru di Indonesia Masih Sulit Mendapatkan Pendanaan?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Menggali Mahitala: Merawat Kehidupan, Membangun Kemandirian di Bumi Kawasi

Menggali Mahitala: Merawat Kehidupan, Membangun Kemandirian di Bumi Kawasi

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:52 WIB

Syahrir: Penutupan Ekspor Benih Lobster Tak Cukup Hentikan Penyelundupan

Syahrir: Penutupan Ekspor Benih Lobster Tak Cukup Hentikan Penyelundupan

Sulsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:48 WIB

PLTU Sumut-1 Bisa Bebani Negara Rp4,8 Triliun, Energi Bersih Terbarukan Jadi Solusi?

PLTU Sumut-1 Bisa Bebani Negara Rp4,8 Triliun, Energi Bersih Terbarukan Jadi Solusi?

Sumut | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:45 WIB

A Waffle Lot of Love!: Kisah Persahabatan Manis yang Mengundang Tawa

A Waffle Lot of Love!: Kisah Persahabatan Manis yang Mengundang Tawa

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Persib Bandung Desak Penyerangan Bus Tim di Rest Area Batang Diusut Tuntas

Persib Bandung Desak Penyerangan Bus Tim di Rest Area Batang Diusut Tuntas

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:41 WIB

Tak Cukup Bicara soal Haid, Remaja Perempuan Perlu Edukasi Kesehatan Reproduksi

Tak Cukup Bicara soal Haid, Remaja Perempuan Perlu Edukasi Kesehatan Reproduksi

Health | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:39 WIB

SIGUMI Diluncurkan di Karangasem, Dorong Kesiapsiagaan Bencana di Kawasan Wisata

SIGUMI Diluncurkan di Karangasem, Dorong Kesiapsiagaan Bencana di Kawasan Wisata

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:34 WIB

Persib U-18 Diserang Suporter Ini di Rest Area KM 360 Batang, Kepolisian Didesak Usut Tuntas

Persib U-18 Diserang Suporter Ini di Rest Area KM 360 Batang, Kepolisian Didesak Usut Tuntas

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:33 WIB

×