Berkaca dari Kasus GoFundMe, Medsos Berteknologi Blockchain Usul Ada Solusi Desentralisasi dalam Aktivisme

Risna Halidi

Minggu, 10 April 2022 | 20:14 WIB
Berkaca dari Kasus GoFundMe, Medsos Berteknologi Blockchain Usul Ada Solusi Desentralisasi dalam Aktivisme
Ilustrasi donasi, wakaf. (Elements Envato)

Suara.com - Belum lama ini, platform urun dana GoFundMe menuai kecaman setelah memblokir pengumpulan dana untuk Freedom Convoy, sebuah aksi yang memprotes aturan wajib vaksin COVID-19 dan berbagai pembatasan yang dilakukan pemerintah Kanada.

Secara tiba-tiba, GoFundMe membekukan akun pengumpulan dana yang telah berhasil mengumpulkan USD10 juta atau setara Rp143 miliar. Hal ini pada akhirnya menciptakan isu tentang pentingnya desentralisasi dalam aktivisme.

Meskipun akhirnya diralat, GoFundMe sempat secara sepihak memutuskan bahwa sumbangan yang tidak direfund sebelum waktu yang ditentukan akan dialihkan ke yayasan GoFundMe. Pernyataan ini diprotes banyak tokoh dunia dan dianggap sebagai sebuah upaya penipuan.

Pengusaha sekaligus salah satu orang paling kaya di dunia, Elon Musk, bahkan termasuk yang mengungkapkan kekesalannya dengan memposting meme logo GoFundMe dengan tulisan “professional thieves" atau berarti maling profesional.

Namun pendukung protes memiliki jalan keluarnya sendiri, dengan membuka pengumpulan dana melalui jaringan cryptocurrency. Dengan desentralisasi, maka pemerintah tidak bisa ikut campur dan menghalangi pengumpulan dana yang ditujukan untuk sebuah protes damai. 

Platform jaringan terdesentralisasi dan media sosial berteknologi blockchain Myriad Social misalnya, memungkinkan penggunanya mengirimkan dan menerima donasi secara anonim. Pihak Myriad juga ikut memantau percakapan mengenai topik di banyak media sosial seperti di Twitter, Reddit, hingga Facebook.

"Myriad Social ingin memperjuangkan teknologi desentralisasi bagi para aktivis, namun di sisi lain tetap bisa menerapkan aturan bagi penggunanya sehingga jadi jalan tengah bagi semua pihak," ungkap Pandu Sastrowardoyo, Founder Myriad Social melalui pernyataan tertulisnya.

Visi ini, kata Pandu, tetap membutuhkan banyak dukungan dari komunitas dan para aktivis yang mendukung diterapkannya transparansi dalam banyak hal.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelar Festival Indo NFT, Rektor ISI Yogyakarta: Ini Merupakan Jembatan dalam Memasuki Dunia Blockchain

Gelar Festival Indo NFT, Rektor ISI Yogyakarta: Ini Merupakan Jembatan dalam Memasuki Dunia Blockchain

Jogja | Minggu, 10 April 2022 | 10:57 WIB

Komunitas Capai 600 Ribu Orang dalam Setahun, Tokocrypto Upayakan TKO Makin Ramah Semua Kalangan

Komunitas Capai 600 Ribu Orang dalam Setahun, Tokocrypto Upayakan TKO Makin Ramah Semua Kalangan

Bisnis | Jum'at, 08 April 2022 | 10:33 WIB

Luar Biasa, Jumlah Investor Kripto di Indonesia Capai 12,4 Juta

Luar Biasa, Jumlah Investor Kripto di Indonesia Capai 12,4 Juta

Sumut | Sabtu, 02 April 2022 | 14:06 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×