facebook

5 Langkah Penting untuk Memulai Bisnis Hijab

Vania Rossa
5 Langkah Penting untuk Memulai Bisnis Hijab
Ilustrasi bisnis hijab. (Shutterstock)

Seperti halnya memulai bisnis produk lain, ada sejumlah cara yang bisa Anda tempuh dalam merintis bisnis hijab dengan brand sendiri.

Suara.com - Bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri menjadi momen bagi para pebisnis busana muslim, termasuk hijab, untuk meningkatkan volume penjualan produknya. Termasuk juga bagi para pebisnis pemula yang ingin mencoba untuk memulai bisnis hijab.

Peningkatan jumlah pembelian kain oleh para produsen pakaian modest mulai terlihat di platform Zilingo sejak awal 2022. Hal ini menjadi sinyal baik pemulihan sektor usaha modest fashion di tahun ini setelah dua tahun berturut-turut lesu akibat pandemi, terlebih lagi penjualan produk modest fashion di Indonesia mengungguli rata-rata global.

“Persiapan produsen modest fashion biasanya sudah dilakukan sejak 6 bulan sebelum Idul Fitri dengan mulai memilih kain-kain sebagai bahan produksi. Awal tahun ini, pembelian kain di Zilingo naik signifikan. Permintaan sempat turun di pertengahan Februari karena gelombang ketiga Covid-19, sebab produsen masih memantau perkembangan untuk menambah volume produksi. Pertengahan April diprediksi menjadi puncak kenaikan pembelian bahan produksi modest fashion,” ungkap Kang Ay Lie, Head of Enterprise Zilingo Indonesia.

Nah, apakah Anda termasuk salah satu pebisnis pemula yang ingin memulai bisnis hijab? Seperti halnya memulai bisnis produk lain, ada sejumlah cara yang bisa Anda tempuh dalam merintis bisnis hijab dengan brand sendiri. Ini dia langkah penting yang harus dilakukan, mengutip siaran pers yang diterima Suara.com:

Baca Juga: Ingin Raup Berkah Ramadhan dengan Mengembangkan Usaha Online? Begini Strateginya

1. Riset bahan dan model
Lakukan riset untuk melihat model, warna, cara promosi dan harga hijab yang banyak diminati pasar. Pengguna hijab tentu tidak hanya mempertimbangan model saja, tapi juga kenyamanan bahan saat dikenakan. Anda bisa pilih bahan katun, rayon, linen, dan sifon sebagai bahan utama produksi.

2. Siapkan modal usaha
Usaha bisa dirintis dari skala kecil sesuai jumlah modal yang Anda miliki. Setelah arus kas bisnis berjalan lancar, Anda bisa mempertimbangkan pinjaman modal untuk memperbesar skala usaha.

3. Temukan supplier terbaik untuk produksi
Agar tidak kerepotan mencari dan membandingkan harga bahan, Anda bisa memanfaatkan teknologi, salah satunya mengakses supplier melalui platform B2B satu atap Zilingo. Platform bisnis Zilingo memiliki beragam layanan untuk meningkatkan pertumbuhan usaha melalui digitalisasi dan efisiensi rantai pasok di industri fesyen, kecantikan, dan gaya hidup.

4. Buatlah Katalog Produk Berkualitas
Memiliki katalog produk yang jelas merupakan hal krusial untuk dimiliki oleh pelaku usaha yang baru mulai merintis. Katalog produk yang memperlihatkan detail warna dan produk dengan tampilan yang menarik dapat meningkatkan minat calon konsumen dalam memilih produk Anda.

5. Pasarkan produk di marketplace
Selain tidak memerlukan modal besar untuk membuka toko, berjualan di marketplace dinilai bisa menjangkau lebih banyak calon pembeli sesuai target pasar Anda. Agar lebih mudah mengelola usaha, Anda bisa memanfaatkan layanan berbasis teknologi. Salah satunya Zilingo Connect yang merupakan solusi omnichannel terintegrasi untuk memudahkan Anda dalam mengelola berbagai toko offline dan online, termasuk berbagai marketplace online di Indonesia.

Baca Juga: Dijadikan Konten, King Faaz Minta Arsy Pakai Hijab, Warganet Justru Merasa Kasian

Tidak perlu ragu memulai usaha Anda sendiri. Dengan rencana bisnis dan dukungan sistem yang tepat, usaha yang Anda rintis bisa berkembang sesuai harapan.

Komentar