3 Penyebab Bumi Alami Perubahan Iklim, Pergantian Cuaca Jadi Sulit Diprediksi

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 26 April 2022 | 13:20 WIB
3 Penyebab Bumi Alami Perubahan Iklim, Pergantian Cuaca Jadi Sulit Diprediksi
Proses Terjadinya Perubahan Iklim. (Pexels)

Suara.com - Jika kamu merasa pergantian cuaca kini sulit diprediksi, bisa jadi itu tanda perubahan iklim. Secara alami, iklim akan berubah terus menerus karena adanya interaksi antara komponen-komponen dan faktor eksternal seperti erupsi vulkanik, variasi sinar matahari, dan faktor-faktor disebabkan oleh kegiatan manusia, seperti perubahan pengunaan lahan dan penggunaan bahan bakar fosil.

Perubahan iklim dapat disebabkan secara langsung maupun tidak langsung akibat aktivitas manusia sehingga mengubah kompoisi dari atmosfer global dan variabilitas iklim alami pada perioda waktu yang dapat diperbandingkan.

Komposisi atmosfer global yang dimaksud merupakan komposisi material atmosfer bumi berupa Gas Rumah Kaca (GRK) yang terdiri dari karbondioksida, metana, nitrogen, dan lainnya.

Dikutip dari Ruang Guru, berikut tiga faktor yang sebabkan perubahan iklim dan pergantian cuaca jadi tak menentu.

1. Efek Rumah Kaca

Emisi rumah kaca. [Marcinjozwiak/Pixabay]
Emisi rumah kaca. [Marcinjozwiak/Pixabay]

Efek rumah kaca atau ‘Greenhouse effect’ adalah keadaan ketika panas (radiasi matahari) terperangkap di atmosfer (lapisan troposfer). Hal tersebut membuat suhu permukaan bumi menjadi lebih hangat. Fenomena itu disebabkan oleh gas rumah kaca yang dihasilkan alam maupun aktivitas manusia. 

Kegiatan manusia yang tidak ramah lingkungan menjadi penghasil gas rumah kaca paling berlebihan. Akibatnya, semakin banyak panas yang terperangkap dan membuat bumi menjadi lebih hangat. Inilah yang menyebabkan terjadinya pemanasan global.

Gas rumah kaca adalah gas di atmosfer yang dapat menyerap dan memantulkan radiasi matahari. Aktivitas manusia yang menghasilkan gas rumah kaca dalam jumlah besar antara lain, pembakaran bahan bakar fosil seperti mengendarai kendaraan bermotor, limbah pertanian dan peternakan, penggunaan cholorofluorocarbon (CFC) untuk lemari es dan aerosol, serta limbah gas industri.

2.Pemanasan Global

baca juga

Fenomena perubahan iklim berawal dari pemanasan global. Kondisi itu ditandai dengan suhu bumi yang meningkat dari sebelumnya. Kenaikan suhu tersebut disebabkan adanya peningkatan emisi gas karbondioksida dan gas rumah kaca lainnya. Akibatnya, gas rumah kaca akan memerangkap panas di bumi sehingga terjadi kenaikan suhu. Hal tersebut akhirnya memengaruhi keadaan iklim yang berdampak kepada perubahan pola cuaca.

3. Kerusakan Lapisan Ozon

Lapisan ozon (O3) terletak di stratosfer dan berfungsi untuk menghalau radiasi ultraviolet B (UV-B) dari matahari. Jika terjadi kerusakan pada lapisan ozon, maka bumi akan mudah terpapar radiasi sinar UVB. Radiasi UVB berbahaya karena dapat merusak susunan DNA. 

Pada manusia, UVB menyebabkan timbulnya penyakit kanker kulit dan katarak. UVB juga berbahaya bagi makhluk hidup lain sehingga berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem. Gas rumah kaca yang menyebabkan kerusakan lapisan ozon ialah CFC.

Pemanasan global yang terjadi di lapisan troposfer (bumi) menyebabkan kerusakan lapisan ozon semakin parah. Hal itu dikarenakan semakin sedikit panas yang dilepaskan ke luar troposfer, sehingga stratosfer menjadi lebih dingin. 

Semakin rendah suhu pada stratosfer, maka semakin besar kerusakan pada lapisan ozon. Selain itu, dampak lain yang ditimbulkan dari hilangnya lapisan ozon ialah perubahan pola cuaca. Perubahan pola cuaca ini terjadi di daerah dengan garis lintang bumi yang lebih tinggi. Pola cuaca yang mengalami perubahan adalah salah satu faktor terjadinya perubahan iklim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prakiraan Cuaca Hari Ini Sulawesi Selatan Selasa 26 April 2022

Prakiraan Cuaca Hari Ini Sulawesi Selatan Selasa 26 April 2022

Sulsel | Selasa, 26 April 2022 | 09:13 WIB

Cuaca Denpasar Dan Mataram Hari Ini Diprediksi Cerah Berawan

Cuaca Denpasar Dan Mataram Hari Ini Diprediksi Cerah Berawan

Bali | Selasa, 26 April 2022 | 09:08 WIB

Prakiraan Cuaca Kaltim Selasa 26 April 2022, Diperkirakan Hujan Ringan Bakal Terjadi di Beberapa Wilayah Ini

Prakiraan Cuaca Kaltim Selasa 26 April 2022, Diperkirakan Hujan Ringan Bakal Terjadi di Beberapa Wilayah Ini

Kaltim | Selasa, 26 April 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Apakah Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Masih Sah Dipakai? Ini Penjelasan B

Apakah Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Masih Sah Dipakai? Ini Penjelasan B

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 13:05 WIB

5 Pilihan Sunscreen Korea Antioksidan untuk Kulit Glowing dan Terlindungi

5 Pilihan Sunscreen Korea Antioksidan untuk Kulit Glowing dan Terlindungi

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 13:00 WIB

Lim Yoona Perankan Ahli Forensik di Remake Korea Unnatural, Tayang 2027

Lim Yoona Perankan Ahli Forensik di Remake Korea Unnatural, Tayang 2027

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:58 WIB

UU Reforma Agraria Disahkan, 13 Aturan soal Konflik hingga Batas Kepemilikan Tanah Disiapkan

UU Reforma Agraria Disahkan, 13 Aturan soal Konflik hingga Batas Kepemilikan Tanah Disiapkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 12:54 WIB

Topan Dujuan Tewaskan 2 Orang, Lumpuhkan Listrik Puluhan Ribu Rumah di Jepang

Topan Dujuan Tewaskan 2 Orang, Lumpuhkan Listrik Puluhan Ribu Rumah di Jepang

News | Selasa, 22 September 2026 | 12:53 WIB

Sisi Lain Anne of Green Gables: Benarkah Dunia Anne Tak Ramah Perempuan?

Sisi Lain Anne of Green Gables: Benarkah Dunia Anne Tak Ramah Perempuan?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:50 WIB

Kebiasaan Menyalakan Mesin Mobil saat Parkir Ternyata Bikin Rusak Komponen

Kebiasaan Menyalakan Mesin Mobil saat Parkir Ternyata Bikin Rusak Komponen

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 12:50 WIB

Kenapa HP Cepat Panas Saat Video Call? Begini Cara Mengatasinya

Kenapa HP Cepat Panas Saat Video Call? Begini Cara Mengatasinya

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 12:49 WIB

Harga Tiket Ed Sheeran Anjlok Setelah Macklemore Dikeluarkan dari Tur

Harga Tiket Ed Sheeran Anjlok Setelah Macklemore Dikeluarkan dari Tur

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:49 WIB

Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan 10 Ribu Bibit Patin Dukung GSMP

Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan 10 Ribu Bibit Patin Dukung GSMP

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 12:46 WIB

×