Kafe di Jepang Ini Viral, Cuma Buat Penulis yang Lagi Dikejar Deadline

Vania Rossa

Selasa, 26 April 2022 | 13:56 WIB
Kafe di Jepang Ini Viral, Cuma Buat Penulis yang Lagi Dikejar Deadline
Ilustrasi penulis (Pexels.com/Burst)

Suara.com - Sebuah kafe di Tokyo, Jepang, menjadi viral di media sosial karena hanya melayani para penulis yang tengah menghadapi tenggat waktu atau deadline.

Pemilik kafe Takuya Kawai mengatakan bahwa kafe tersebut hanya bisa dimasuki oleh para penulis yang sedang menghadapi deadline, seperti yang ditulisnya di depan pintu masuk:

"Kafe hanya mengizinkan penulis yang sedang deadline! Hal ini untuk menjaga konsentrasi dan suasana tegang di dalam kafe! Terima kasih atas pengertiannya."

Dan para penulis tidak dapat pergi sampai pekerjaan mereka selesai.

Manuscript Writing Cafe. (Instagram)
Manuscript Writing Cafe. (Instagram)

Kafe bernama Manuscript Writing Cafe itu berharap aturan ketat yang diterapkan di sana akan membantu orang fokus menyelesaikan pekerjaan mereka.

Takuya mengatakan bahwa banyak orang menganggap aturan yang diterapkan di kafenya menakutkan. Namun, ia mengatakan bahwa kehadiran kafe ini justru sangat membantu para penulis.

"Apa yang mereka pikir akan memakan waktu sehari, ternyata bisa selesai dalam waktu tiga jam. Atau tugas yang biasanya memakan waktu tiga jam, ternyata selesai dalam satu jam," kata Takuya yang juga seorang penulis, seperti dilansir dari Japan Today.

Manuscript Writing Cafe memiliki ruangan yang bersih dan terang dengan 10 kursi yang disediakan untuk penulis, editor, seniman manga, atau siapapun yang bergulat dengan deadline.

Kafe tersebut menyediakan kopi dan teh yang tidak terbatas dan dapat diambil sendiri, Wi-Fi berkecepatan tinggi, dan colokan listrik yang dipasang di setiap kursi.

baca juga

Ketika pelanggan masuk, mereka akan diminta untuk menuliskan nama, tujuan, dan lama waktu yang mereka rencanakan. Manuscript Writing Cafe juga menyediakan tiga pilihan layanan untuk meminta cek kemajuan saat bekerja atau memastikan pekerjaan pelanggan selesai.

Pelanggan dapat memilih layanan "ringan" jika ingin staf kafe hanya sekadar bertanya apakah pekerjaan mereka telah selesai sesuai yang telah dibayarkan, layanan "normal" yang memungkinkan pelayan bertanya setiap jam, dan layanan "keras" jika penulis ingin terus diawasi dari belakang oleh staf kafe.

Kafe tersebut mengenakan biaya 130 yen atau sekitar Rp 14 ribu untuk 30 menit pertama, dan kemudian menjadi 300 yen (Rp 33 ribu) setiap jam berturut-turut. Meskipun beberapa pelanggan tetap bertahan hingga melewati waktu tutup kafe, mereka semua akhirnya menyelesaikan pekerjaannya.

Kafe tersebut awalnya merupakan ruangan untuk live streaming. Namun, akibat pandemi Covid-19, terpaksa harus mengubah konsepnya. Dan kini Takuya berharap kafenya dapat bertahan dengan format baru ini, seiring dengan viralnya di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Bumbu Dasar di Masakan Jepang yang Menambah Kelezatan

5 Bumbu Dasar di Masakan Jepang yang Menambah Kelezatan

Your Say | Selasa, 26 April 2022 | 12:18 WIB

Ulasan Novel My Real Boy, Persahabatan dan Segala Suka Dukanya

Ulasan Novel My Real Boy, Persahabatan dan Segala Suka Dukanya

Your Say | Selasa, 26 April 2022 | 12:00 WIB

SM Entertainment Umumkan SMTOWN LIVE 2022: SMCU Express di Tokyo

SM Entertainment Umumkan SMTOWN LIVE 2022: SMCU Express di Tokyo

Your Say | Selasa, 26 April 2022 | 11:57 WIB

Terkini

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:10 WIB

×