Cegah Karyawan Melakukan Fraud, Lakukan 4 Background Check Ini Saat Proses Rekrutmen

Vania Rossa

Selasa, 26 April 2022 | 16:17 WIB
Cegah Karyawan Melakukan Fraud, Lakukan 4 Background Check Ini Saat Proses Rekrutmen
Ilustrasi wawancara kerja dan background check. (unsplash.com/@vantaymedia)

Suara.com - Proses rekrutmen karyawan membutuhkan waktu yang panjang dengan banyak pertimbangan. Pada umumnya, unit Human Resources Development (HRD) dari sebuah perusahaan akan mempertimbangkan beberapa aspek baik soft skill maupun hard skill saat merekrut kandidatnya. Mulai dari budaya perusahaan, motivasi, kompetensi, hingga kompensasi penawaran yang cocok antara perusahaan dengan kandidat.

Namun, dalam pencarian kandidat untuk posisi yang lebih strategis dengan tanggung jawab yang lebih besar, apalagi jika tanggung jawab karyawan terkait dengan keuangan perusahaan, dibutuhkan pemeriksaan yang lebih teliti dari keempat aspek diatas.

Berkaca dari kasus yang sempat ramai pada awal bulan April 2022, di mana seorang oknum pegawai bank swasta nasional nekat merampok bank padahal menduduki jabatan yang tergolong nyaman dengan gaji Rp 60 juta per bulan, setelah diselidiki, pria berinisial BS (43) itu ternyata memiliki utang sebesar Rp 1,5 miliar. Kejadian ini menjadi sinyal yang perlu diwaspadai oleh setiap perusahaan dalam merekrut bahkan melakukan evaluasi berkala terhadap karyawan.

Haryo Suryosumarto, Managing Director PT Headhunter Indonesia, menceritakan salah satu pengalaman dirinya saat melakukan rekrutmen.

“Kami pernah ketemu kandidat yang cocok, sudah mau diteruskan kepada klien, tapi saat dicek riwayat kreditnya ternyata masih punya utang puluhan juta dari kartu kredit. Dan sempat ada riwayat periode enam bulan tidak dibayar. Hal ini jadi pertimbangan kami untuk ngerem, apalagi posisi yang akan dia tempati cukup krusial.”

Haryo menambahkan, terdapat empat latar belakang yang perlu dicek oleh HRD perusahaan agar terhindar dari risiko merekrut karyawan yang bermasalah, apalagi bila ditempatkan pada posisi yang penting seperti di bidang keuangan, level manager, senior manager, C-level, atau posisi strategis lainnya. Ini dia, mengutip siaran tertulis dari IdScore.

1. Latar belakang pendidikan
Verifikasi gelar, jurusan, dan kinerja akademik kandidat perlu dilakukan HRD terutama bagi perusahaan yang mensyaratkan pengetahuan yang relevan. Riwayat pendidikan dapat dikonfirmasi dengan menghubungi institusi pendidikan secara langsung agar terhindar dari informasi atau ijazah palsu.

2. Riwayat pekerjaan sebelumnya
Pengecekan latar belakang pekerjaan kandidat merupakan salah satu tugas HRD yang penting untuk mengetahui apa saja kontribusi kandidat pada perusahaan sebelumnya dan bagaimana etika kerja dari kandidat tersebut.

Selain itu, reference check pun dapat membantu HRD mengetahui alasan berhentinya calon karyawan dan menghindari potensi job hopping. Rekruter dapat menghubungi kontak referensi sehingga ada tambahan sudut pandang dari orang lain atau orang yang sudah pernah bekerja langsung dengan kandidat di perusahaan-perusahaan sebelumnya.

baca juga

3. Riwayat kredit dan skor kredit
Setelah memastikan kandidat sesuai dengan karakteristik yang dicari oleh perusahaan, HRD perlu melakukan pengecekan riwayat kredit dan kredit skornya untuk melihat apakah kandidat masih memiliki hutang, jumlahnya berapa, bagaimana perilaku pembayarannya selama ini, sudah berapa lama kredit tersebut macet (kalau ada) dan statusnya bagaimana, serta tentu saja, berapa nilai skor kreditnya.

Memeriksa riwayat kredit menjadi penting untuk mendalami profil keuangan kandidat guna mencegah potensi risiko yang dapat merugikan perusahaan di kemudian hari. Pengecekan riwayat kredit karyawan bisa dibantu oleh pihak ketiga yaitu Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan (LPIP).

“Cek riwayat kredit tidak hanya dilakukan untuk merekrut karyawan di posisi atau industri yg berhubungan dengan keuangan. Tapi, ini juga sangat relevan untuk sebagian besar posisi lainnya, karena karyawan yang memiliki pengelolaan kredit tidak sehat, secara psikologis akan mempengaruhi kinerjanya dan ada potensi terjadi seperti kasus pegawai bank yang merampok bank tempat dia bekerja karena terlilit utang” tambah Haryo.

Yohanes Arts Abimanyu, Direktur Utama IdScore (PEFINDO Biro Kredit), menambahkan bahwa pengecekan akan lebih optimal jika tidak berhenti kepada riwayat kredit saja, melainkan mengecek juga skor kredit dari kandidat.

“Agar HRD bisa mengenali lebih dalam karakter dari kandidat karyawan, dan untuk meminimalisir risiko, laporan kredit dari IdScore bisa menghadirkan data kredit komprehensif yang berisi pengecekan riwayat kredit, skor kredit, profil risiko, kemungkinan gagal bayar, serta informasi relevan lainnya dari kandidat yang akan direkrut,” katanya.

4. Catatan kejahatan dan kasus pidana
Pengecekan terakhir yang perlu dilakukan adalah catatan kriminal dari kandidat untuk mencegah potensi masalah yang belum selesai atau terjadi kembali di kemudian hari saat kandidat sudah diterima bekerja. Selain dapat berdampak pada reputasi perusahaan, riwayat kriminal juga mempengaruhi kinerja, fokus kerja dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dari kandidat di kemudian hari.

Beberapa jenis kejahatan yang umumnya dihindari oleh rekruter adalah tindak korupsi, pencurian, penipuan, pelecehan seksual, narkoba, dan tindakan kekerasan lainnya. Selain mempertimbangkan jenis kejahatan yang dilakukan, HRD pun perlu menganalisa rentang waktu kasus tersebut terjadi. Latar belakang kriminal calon kandidat umumnya didapatkan oleh HRD melalui kerja sama dengan pihak ketiga yaitu kepolisian dan/atau pengadilan negeri.

Keempat background check yang dilakukan tentunya harus atas izin dari kandidat dengan cara kandidat menandatangani surat persetujuan untuk dilakukan pengecekan terkait latar belakang pendidikan, pekerjaan, riwayat keuangan dan riwayat kriminal dicek oleh perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebanyak 40 Perusahaan di Jakbar Dilaporkan Belum Bayar THR Karyawan

Sebanyak 40 Perusahaan di Jakbar Dilaporkan Belum Bayar THR Karyawan

Jakarta | Selasa, 26 April 2022 | 15:24 WIB

Rekrutmen BPJS Kesehatan 2022: Syarat, Kuota Lowongan hingga Link Pendaftaran

Rekrutmen BPJS Kesehatan 2022: Syarat, Kuota Lowongan hingga Link Pendaftaran

News | Selasa, 26 April 2022 | 13:26 WIB

Parah, Karyawan Swasta Ini Dipecat Gegara Minta THR

Parah, Karyawan Swasta Ini Dipecat Gegara Minta THR

Sumbar | Selasa, 26 April 2022 | 04:15 WIB

Terkini

Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Foto | Senin, 21 September 2026 | 06:00 WIB

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

×