Resep Bubur Sumsum Lembut, Cocok Disantap Bersama Keluarga saat Lebaran

Arendya Nariswari

Jum'at, 29 April 2022 | 13:32 WIB
Resep Bubur Sumsum Lembut, Cocok Disantap Bersama Keluarga saat Lebaran
Ilustrasi sajian bubur sumsum. (Pexels/Riki Risnandar)

Suara.com - Bubur sumsum merupakan makanan tradisional yang banyak ditemui di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah. Makanan yang terbuat dari bahan utama tepung beras dan kuah gula merah ini memiliki tekstur yang lembut serta rasa yang manis.

Nama bubur sumsum sendiri diambil karena makanan manis ini dapat mengembalikan tenaga, mengembalikan sumsum setelah melakukan pekerjaan berat. Namun, bubur sumsum juga kerap dijadikan sebagai pilihan sarapan untuk mempersiapkan tenaga beraktivitas.

Selain dapat dengan mudah menemukannya di pasar tradisional, kamu juga bisa membuat bubur sumsum dengan tekstur lembut sendiri loh. Bahan-bahannya pun sangat sederhana dan waktu pembuatannya tidak terlalu lama.

Dilansir dari kanal YouTube Dapur Kiki, berikut resep bubur sumsum enak dan lembut.

Bahan:

  • 700 ml air
  • 100 gram tepung beras
  • 130 ml santan kara
  • 2 lembar daun pandan
  • ½ sendok teh garam

Bahan Kuah:

  • 1 sendok teh tepung maizena
  • 160 gram gula merah
  • 300 ml air

Cara Membuat Bubur Sumsum:

  1. Pertama, campurkan tepung beras, santan,Setegaram, dan setengah bagian air. Aduk sambil rata sambil menambahkan air yang tersisa, aduk sampai merata.
  2. Setelah itu, masak adonan dengan api kecil cenderung sedang dan tambahkan daun pandan. Masak sambil terus diaduk-aduk sampai adonan bubur sumsum mengental.
  3. Jika bubur sumsum mulai meletup-letup, masak kembali 1 sampai 2 menit sambil terus diaduk supaya tidak gosong. Setelah letupan semakin besar dan merata, matikan kompor karena bubur sumsum sudah matang.
  4. Selanjutnya, tuangkan bubur sumsum ke dalam wadah dan biarkan sampai dingin atau uap panasnya menghilang.
  5. Sementara itu, buat kuah bubur sumsum dengan memanaskan gula merah sisir dengan sejumlah air dan 1 lembar daun santan. Masak sampai mendidih dan gula larut.
  6. Setelah itu, saring kuah gula merah untuk memisahkan dengan sisa-sisa gula merah.
  7. Berikutnya, masak kembali kuah gula merah dengan tepung maizena yang sudah dilarutkan. Aduk terus sampai mendidih.
  8. Setelah mendidih, matikan kompor, dan aduk-aduk kembali sampai gelembung-gelembung udaranya menghilang.
  9. Langkah berikutnya, tuangkan kuah gula merah ke dalam wadah terpisah.
  10. Setelah itu, campurkan gula merah dengan bubur sumsum sesuai takaran yang kamu inginkan.
  11. Bubur sumsum siap disajikan.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Panjang Umur? Pola Makan Ini Bisa Menambah Usia Harapan Hidup Hingga 10 Tahun

Ingin Panjang Umur? Pola Makan Ini Bisa Menambah Usia Harapan Hidup Hingga 10 Tahun

Health | Jum'at, 29 April 2022 | 13:30 WIB

Viral Video Seorang Ibu Kasih Makan Bayi Baru Lahir Hitungan Jam dengan Bubur Instan, Ini Sederet Bahaya yang Mengancam

Viral Video Seorang Ibu Kasih Makan Bayi Baru Lahir Hitungan Jam dengan Bubur Instan, Ini Sederet Bahaya yang Mengancam

Health | Jum'at, 29 April 2022 | 07:05 WIB

Duh! Baru Lahir Beberapa Jam, Bayi Ini Malah Disuapi Bubur oleh Ibunya Sendiri, Publik Dibikin Geram

Duh! Baru Lahir Beberapa Jam, Bayi Ini Malah Disuapi Bubur oleh Ibunya Sendiri, Publik Dibikin Geram

News | Rabu, 27 April 2022 | 18:26 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×